Better You

Be Aware, Ini 5 Tanda Jelas Kamu Sedang Mengalami Stres

  by: Shamira Priyanka Natanagara       23/7/2021
  • "Are you okay? Kamu kelihatannya stres?". Hmm... Pernahkah kamu mendapatkan pertanyaan tersebut, tapi dalam hati kamu merasa, "Aku nggak stres, kok. I'm fine.". Well, Cosmo yakin kita semua pernah mengalami stres. Bahkan mungkin saking seringnya kita merasa kondisi tersebut menjadi biasa, sesuatu yang rasanya bisa kita manage sendiri. Tapi ingat: Your body doesn't lie, girls. Meski kamu meyakinkan diri bahwa pikiranmu jernih, ada tanda-tanda stres yang bisa terlihat jelas... dan itulah yang terlihat oleh orang-orang di sekitarmu.

    Don't deny it. Mari kita kenali tanda jelas stres yang bisa menjadi wake-up call agar kamu bisa menjadi lebih sehat dan tenang. Simak sampai akhir, karena Cosmo punya solusi yang bisa bantu mengurangi stres!




    Insomnia

    Yes, stres dapat mengganggu kualitas tidurmu—bahkan dapat menyebabkan gangguan tidur seperti insomnia. Para penderita insomnia tak hanya mengalami kesulitan tidur saja, tapi juga merasa lelah saat bangun dan beraktivitas. And it’s a cycle. Stres dapat menyebabkan gangguan tidur, dan gangguan tidur sendiri dapat membuatmu lebih stres.



    Dark circles

    Nah, apa hal lain yang bisa terjadi kalau kamu tidak mendapatkan tidur yang berkualitas? Dark circles! Area bawah mata dapat menghitam kalau pola tidurmu tidak teratur atau kamu tidak mendapatkan cukup tidur. Hal ini dapat terjadi karena saat kamu kurang tidur, pembuluh darah di area mata melebar, dan karena kulit mata tipis, bagian bawah mata akan terlihat lebih hitam dari biasanya.


    Mood swings

    Kalau belakangan ini kamu merasa dirimu terlalu ‘sensitif’, atau mungkin emosimu terasa seperti roller coaster, coba lihat hal-hal yang ada dalam hidupmu saat ini—apakah ada yang menyebabkan stres? Stres memicu ketidakseimbangan hormon yang seringkali menyebabkan mood swings! Ini bisa membuat banyak hal—termasuk hal-hal paling kecil—dalam hidupmu terasa mengganggu, membuatmu lebih mudah marah, sedih, atau tersinggung. You’re not sensitive, maybe you’re just stressed out!


    Acne and breakouts

    Rajin melakukan skincare routine tapi jerawat masih sering muncul? Well, bisa jadi penyebabnya adalah stres. Yup, stres pun bisa memicu timbulnya jerawat. Sama seperti mood swings, jerawat yang timbul akibat stres juga disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon. Saat stres, tubuhmu memproduksi lebih banyak kortisol (alias ‘hormon stres’) yang meningkatkan produksi minyak pada kulit, sehingga lebih mudah bagi pori-pori untuk tersumbat. That’s why when stress happens, acne happens!


    Hair loss

    Menurut sebuah studi, rambut rontok juga bisa menjadi salah satu tanda bahwa kamu stres. Penyebab rambut rontok terbagi menjadi dua: genetik dan reaktif. Stres adalah penyebab reaktif dan kondisi ini tak hanya berpengaruh pada helai-helai rambut saja, tapi juga pada kesehatan kulit kepala.

    Untuk mengurangi rambut rontok akibat stres, coba gunakan produk haircare dengan formula yang tepat. Cosmo merekomendasikan rangkaian Vegan Biotin Anti Hair Fall Shampoo & Conditioner dari Love Beauty and Planet yang mengandung vegan biotin, vitamin alami untuk membantu menguatkan rambut, menjaga kesehatan rambut, dan mencegah rambut rontok. Sampo dan kondisioner ini juga memiliki wangi sun-kissed mandarin yang calming, cocok sebagai mood booster dan untuk de-stress!






    (Shamira Natanagara / AG / Opening image: Liza Summer from Pexels)