Beauty

Do’s & Dont’s: Kebiasaan Saat Membersihkan Kulit Wajah

  by: Fariza Rahmadinna       26/7/2021
  • Membersihkan kulit wajah adalah rutinitas esensial dalam perawatan kulit. Tidak hanya berfungsi untuk menghindari masalah kulit, mengangkat sisa makeup dan kotoran yang menyumbat di dalam pori-pori juga membantu mempersiapkan kulit untuk menerima serangkaian produk perawatan kulit, serta mendukung dalam proses regenerasi kulit yang baru.


    Apakah membersihkan wajah hanya sekadar memakain sabun dan membilasnya? Tidak. Kamu harus mengikuti tips do’s & dont’s berikut ini untuk mendapatkan hasil perawatan kulit yang signifikan, sehat, glowing, dan cerah.




    So, siap untuk mendapatkan kulit wajah seperti itu? Ikuti hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat membersihkan wajah di bawah ini!



    Do : Hapus semua riasan wajah terlebih dahulu


    Faktanya, formula sabun pembersih wajah tidak dapat mengangkat sisa makeup dengan optimal. Jadi, gunakan produk makeup remover seperti micellar water, cleansing oil, atau cleansing balm untuk membersihkan wajah secara menyeluruh — terutama sebelum tidur pada malam hari.


    Selanjutnya, barulah kamu bisa membersihkan wajah dengan menggunakan facial wash. Sedikit tips dari Cosmo, pilihlah sabun pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit kamu.


    Jika kamu memiliki kulit kering atau sensitif, pilih dan gunakan sabun pembersih wajah yang menghidrasi dan tidak berbusa. Ini karena, kandungan dalam face wash yang membuatnya berbusa cenderung bisa mengeringkan kulit. Menurut Dr. Erum Ilyas, dermatologist bersertifikat, ada kecenderungan orang mencari face wash yang berbusa karena dianggap lebih mampu membersihkan wajah. Padahal kenyataannya, bahan yang membuatnya berbusa justru dapat menghilangkan lebih banyak minyak alami pada kulit wajah.


    Jika kamu memiliki kulit berminyak atau berjerawat, pilih dan gunakan face wash berbahan dasar asam salisilat, karena dapat membantu menghilangkan minyak secara efektif dari kulit.


    Don’t: Hindari menggunakan sabun badan untuk membersihkan wajah


    Saat memilih produk pembersih wajah, hindari penggunaan sabun yang diciptakan untuk membersihkan badan. Kedua produk itu memiliki formula dan keseimbangan pH yang berbeda, sehingga jika digunakan pada kulit dapat menyebabkan masalah baru. Uh, oh!


    Do: Gunakan air hangat suam kuku


    Mencuci wajah dengan menggunakan air panas agar membuka pori-pori adalah mitos. The truth is, suhu air yang ekstrim justru dapat menyebabkan iritasi dan kemerahan pada kulit. Ahli dermatologis merekomendasikan untuk menggunakan air suam-suam kuku saat membilas wajah setelah menggunakan face wash, terlebih jika kamu memiliki kulit sensitif atau kondisi kulit rosacea. Ini dapat menyebabkan kemerahan dan memperburuk kondisi kulit.


    Don’t: Hindari menggunakan alat pembersih yang tidak higienis


    Sebuah studi menunjukan adanya bakteri yang menumpuk di spons loofah. Alat pembersih wajah seperti ini memang bisa mengangkat kotoran dan sel-sel kulit mati dengan lebih optimal. Maka dari itu, pastikan kamu menjaga kebersihannya meski sering terbilas oleh air dan sabun.


    Lalu apakah membersihkan wajah dengan tangan saja tidak cukup? That’s not a problem. Akan tetapi, kamu wajib mengaplikasikan face wash setidaknya selama satu atau dua menit Sebelum membersihkan wajah, pastikan kamu mencuci tangan sampai benar-benar bersih — dengan begitu kamu dapat menghindari perpindahan bakteri dari jari-jari ke wajah.


    Do: Bersihkan area garis rahang dan leher


    Garis rahang (jawline) dan leher adalah area yang paling sering terlupakan pada saat proses membersihkan wajah. Padahal, dua area ini juga sangat rentan terhadap penumpukan kotoran dan debu. So, mulai sekarang jangan sampai terlewatkan lagi, ya Cosmobabes!


    Don’t: Terlalu kasar saat membersihkan wajah


    Good skin care is all about treating your skin kindly, itu artinya kamu tidak perlu terlalu kasar pada kulit. Menggosok wajah terlalu kasar dapat merusak skin barrier kulit, termasuk dapat memperburuk kondisi kulit bagi kamu yang memiliki kondisi kulit berjerawat.


    Do: Keringkan wajah dengan handuk lembut


    Setelah membersihkan wajah, keringkan dengan menggunakan handuk antimikroba yang lembut. Berhati-hatilah saat mengeringkan area wajah yang sensitif, seperti di sekitar area mata .

    Seperti yang sudah Cosmo sampaikan sebelumnya, semua tentang bersikap lembut saat melakukan perawatan kulit. Menjadi terlalu agresif saat mengeringkan kulit wajah bisa menyebabkan iritasi.


    Don’t: Berlebihan membersihkan wajah


    Menurut Dr. Jennifer Haley, ahli dermatologi, menjelaskan bahwa kamu disarankan untuk mencuci wajah dua kali dalam sehari — sekali di pagi hari dan sekali lagi di malam hari, meskipun tidak memakai makeup atau wajah tidak terlihat kotor. Jangan malas, ya!


    Do: Gunakan toner


    Setelah mencuci wajah dengan face wash, gunakan toner agar proses pembersihan lebih optimal. Tahap ini berfungsi untuk mengembalikan keseimbangan pH dan menyegarkan kulit.


    Toner merupakan produk skincare yang memiliki formula cair ringan yang digunakan untuk menyeimbangkan kembali pH kulit wajah. Carilah toner dengan bahan-bahan seperti:

    • Air mawar: Memiliki sifat anti-penuaan dan mampu menghidrasi kulit

    • Chamomile: Dikenal karena kemampuan menenangkannya yang baik

    • Asam salisilat atau witch hazel: Memiliki kemampuan melawan jerawat




    Untuk mengaplikasikan toner, cukup tuangkan sedikit pada kapas lalu usapkan pada semua area wajah. Hindari area sekitar mata saat menggunakan toner. Tunggu hingga kering, kemudian lanjutkan langkah skincare routine selanjutnya.


    Urutan membersihkan wajah yang benar


    Setelah kamu mengetahui mengenai apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat membersihkan wajah, penting juga untuk mengetahui urutan membersihkan wajah yang benar, agar wajah bersih maksimal.


    Pertama, bersihkan secara menyeluruh riasan wajah kamu. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, untuk menghapus riasan wajah secara maksimal, kamu bisa menggunakan produk makeup remover seperti micellar water, cleansing oil, atau cleansing balm, terutama sebelum tidur pada malam hari. Note: Sebelum membersihkan wajah, pastikan tangan kamu dalam kondisi bersih, ya

    Kedua, bersihkan wajah kamu dengan menggunakan facial wash yang sesuai dengan jenis kulit kamu. Gunakan air suam-suam kuku saat membilas wajah setelah menggunakan face wash. Pastikan kamu membersihkan wajah hingga garis rahang dan leher secara menyeluruh. 

    Ketiga, keringkan wajah dengan menggunakan handuk kering dan bersih. Saat mengeringkan wajah dengan menggunakan handuk, cukup tepuk-tepuk bagian wajah secara lembut dan perlahan hingga kering. Mengusap wajah terlalu keras justru dapat meningkatkan risiko iritasi pada kulit. 

    Keempat, gunakan toner agar proses pembersihan lebih optimal, sekaligus mengembalikan keseimbangan pH dan menyegarkan kulit.

    Kelima, lanjutkan langkah skincare routine selanjutnya, seperti serum, eye cream, dan pelembap. 



    Nah, itulah apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat membersihkan wajah, serta urutan membersihkan wajah yang benar.  (Fariza Rahmadinna/VA/Image: Doc. Ron Lach on Pexels)