Lifestyle

Wow, Ini 5 Fakta Menarik di Olimpiade Tokyo 2020!

  by: Nadhifa Arundati       29/7/2021
  • Olimpiade Tokyo 2020 digelar dengan sangat sensasional. Gladly, Indonesia telah menyumbang 28 atlet – meski beberapa telah gugur, tetapi setidaknya mereka sudah berusaha semaksimal mungkin! Pertandingan yang berlangsung di Stadion Nasional Tokyo ini sempat memicu banyak perdebatan, yang dimana seharusnya olimpiade diselenggarakan pada tahun 2020, namun karena pandemi belum juga mereda, maka pertandingan diundur, dan resmi dimulai pada tanggal 23 Juli 2021.

    Good news, sejauh ini Indonesia sudah meraih tiga medali, diantaranya; satu perak (angkat beban pria), dan dua perunggu (angkat beban pria dan angkat beban wanita), woohoo! Well, tak hanya pertandingannya saja yang bikin seru, ternyata ada banyak sisi menarik lain yang bisa kita gali dari Olimpiade Tokyo 2020.

    Yup! Ada lima fakta menarik yang bakal bikin kamu semakin amaze – tanpa banyak kata pembukaan, langsung saja simak!




    1. Terdapat lima cabang olahraga baru

    Sejak tahun 2016 lalu, The International Olympic Committee (IOC) telah memutuskan untuk menambah lima cabang olahraga baru di Olimpiade 2020, yakni; skateboard, climbing, baseball/softball, karate dan surfing. Di antara lima cabang olahraga tersebut, Indonesia punya Rio Waida, merupakan satu-satunya atlet surfing yang mewakili Indonesia (ehm… talented and also hot). Meski Rio Waida tidak lolos dalam pertandingan, though he already did the best!



    2. Berkonsep sustainability development

    Kali ini Olimpiade Tokyo 2020 punya tujuan yang sangat progressive. Dilansir dari Olympics, Olimpiade Tokyo 2020 resmi memilih slogan: “Be better, together - For the planet and the people," sebagai bentuk dukungan terhadap lingkungan maupun sosial. Cosmo telah merangkum beberapa tema yang telah mereka terapkan:


    Climate Change

    Daya energi listrik yang ramah lingkungan, dengan penerapan zero carbon.


    Resource Management

    Menggunakan langkah 3R (reduce, reuse, recycle), seperti seragam olahraga, podium, serta medali, dibuat dengan bahan yang didaur ulang.


    Natural Environment and Biodiversity

    Konsep perkotaan yang dekat dengan alam, ‘city whitin nature’.


    Human Rights, Labour and Fair Business Practices

    Menjunjung kesetaraan, baik dalam pertandingan maupun di industri bisnis. Hal ini terbukti dari jumlah atlet, dimana Olimpiade Tokyo 2020 adalah pertandingan yang pertama kali menerapkan kesetaraan gender dalam sepanjang sejarah. Dikutip dari Statista, 51 persen atlet adalah laki-laki dan 49 persen adalah perempuan.


    Involvement, Coorperation and Communications

    Pertandingan diperuntukan untuk semua khalayak, memberi jalur komunikasi yang mudah untuk diakses (khususnya informasi terkait olimpiade).


    Sustainable Sourcing Code

    Setiap produk yang berkaitan dengan olimpiade akan diberi kode khusus (penanda), sebagai produk yang ramah lingkungan.


    3. Stadion berbahan dasar kayu




    Seperti yang sudah dikatakan di point sebelumnya, Olimpiade 2020 ingin menunjukkan perubahan melalui gerakan go green. Bukan hanya terlihat megah saja, tetapi Stadion Nasional Tokyo memiliki cerita menarik di balik proses renovasi – beberapa material terbuat dari kayu dan didesain khusus untuk menghasilkan sirkulasi udara terbaik, tanpa harus mengandalkan air conditioner. Fakta lain yang bakal bikin kamu terpukau: terdapat 47.000 tanaman disepanjang bagian bekalang tribun penonton… Wow.


    4. Kasur para atlet terbuat dari kardus!

    Kasur kardus di Athlete Village sempat menjadi perbincangan hangat di ruang publik – ada beberapa ‘mitos’ yang mengatakan kalau kasur tersebut didesain untuk mencegah aktivitas seksual yang memungkinkan terjadi oleh para atlet. Rumor tersebut sempat viral melalui tweet Paul Chelimo, atlet jarak jauh dari US yang pertama kali membeberkan opini seputar ‘kasur anti seks’.



    Namun pihak olimpiade tidak pernah memberi pernyataan kalau kasur kardus dibuat khusus untuk mencegah aktivitas seksual – sejatinya kasur kardus dibuat demi menerapkan konsep reusable (tak menjurus ke arah lain) dan memang hanya bisa menampung beban seberat 200 kilogram, fakta ini telah dipaparkan oleh Takashi Kitajima, selaku General Manager di Athlete Village. Kayu yang digunakan sebagai penahan kasur juga cukup kuat kok, bahkan para atlet bisa merubah bentuk kasur sesuai keinginan, so it doesn’t sound too bad. Kalau kamu penasaran seperti apa bentuk kasurnya, click here.


    5. Obor yang berbentuk bunga sakura


    Bayangkan, sebuah obor, tetapi berbentuk bunga sakura…. So beautiful! Obor tersebut memiliki lima sisi yang akan mengeluarkan api, jadi ibaratnya: bunga yang sedang berapi-api, nice. Kamu pasti sudah tidak kaget kalau obor sakura terbuat dari alumunium, hasil bahan daur ulang (ingat kan slogan mereka!). Namun yang membuat kita jadi terharu, bahan daur ulang tersebut diambil dari Fukushima – merupakan wilayah yang menjadi korban bencana nuklir pada tahun 2011 silam. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk peringatan, agar kejadian buruk tak lagi terulang (that’s why mereka sangat mengedepankan kesejahteraan lingkungan).


    (Nadhifa Arundati / Image: Dok. Olympics)