Better You

4 Hal Personal yang Jangan Anda Bawa ke Kantor

  by: Redaksi       10/8/2011
  • Pertanyaannya sederhana saja, apakah benar Anda harus terbuka sepenuhnya kepada teman-teman kantor? Apakah menceritakan hal-hal yang bersifat personal dapat merusak karier Anda? Dear, kantor adalah tempat di mana persaingan begitu ketat, maka sebaiknya Anda membuat batas tegas antara hal-hal pribadi dengan profesionalitas. Karena beberapa hal berikut bisa digunakan untuk menjatuhkan karier Anda. So, Cosmo akan memberikan Anda petunjuk beberapa hal berbahaya ini.

    Tidak bahagia dengan pekerjaan

    Suatu hal yang wajar jika Anda sesekali mengeluh dengan load pekerjaan yang terlalu banyak. Sesekali menceritakan kepada rekan yang tepat, dapat menolong Anda menyelesaikan pekerjaan. Namun menjadikan sesi curhat tentang ketidakbahagiaan atas pekerjaan itu sebagai kebiasaan, akan membuat Anda terlihat sebagai seorang yang negatif. Karena hal tersebut membuat rekan tersebut lama-lama enggan untuk bekerjasama dengan Anda. Dan yang terburuknya, jika sampai atasan tahu, bukan tidak mungkin Anda akan kehilangan pekerjaan secara tidak terhormat. Sebaiknya Anda menunggu beberapa bulan, mencoba untuk beradaptasi (kembali) dengan kondisi kerja, sebelum memutuskan untuk membenci pekerjaan Anda (and well, tentu saja mencari solusinya juga).



    Kolega yang bermasalah

    Terpaksa berhadapan dengan rekan kerja yang selalu membuat masalah atau mengganggu kinerja Anda? Pecahkan masalah itu secara personal, langsung dengan orangnya. Sebaiknya hindari untuk langsung membawa atasan Anda ikut campur ke dalamnya. Meminta bantuan kepada bos, hanya akan membuat Anda sebagai seseorang yang tidak mampu menangani orang lain. Well, kalau keadaan terus berlanjut semakin buruk saja, pada akhirnya Anda terpaksa harus meminta bantuan atasan. Jika kondisi seperti itu terjadi, mintalah saran dan petunjuk bagaimana menangani kolega tersebut, daripada memintanya untuk ikut campur menyelesaikan masalah yang terjadi.

    Pertengkaran dengan si dia



    Saat sedang memiliki masalah dengan si dia, memang sepertinya sulit untuk berkonsentrasi kerja secara penuh. Apalagi saat bertengkar besar, Cosmo tahu bahwa Anda membutuhkan seseorang untuk berbagi. Namun tidak semua rekan kerja perlu tahu atau ingin tahu tentang masalah pribadi Anda, terutama staf senior dan atasan di kantor. Pengecualian terjadi jika Anda memiliki hubungan yang sangat baik dengan mereka. Anda bisa sedikit sharing, untuk lebih mengakrabkan diri dengan rekan kerja, tapi tetap jelaskan bahwa pertengkaran dalam hubungan cinta, tidak akan memengaruhi performa kerja. Solusi paling efektif lainnya adalah mencari sahabat untuk bercerita saat makan siang atau happy hours after office. Lebih baik lagi, jika mereka tidak memiliki sangkut paut dengan kantor Anda.

    Kejadian saat mabuk

    Jika Anda ingin tetap menjaga citra Anda sebagai seorang profesional, maka tutup mulut Anda rapat-rapat tentang kejadian yang semalam Anda alami saat "party". Memang Anda baru saja bertemu pria yang hebat di club, dan Anda menikmati malam yang "luar biasa" dengannya. Atau mungkin, ada kepuasan diri karena Anda baru saja melabrak kekasih Anda, yang tertangkap sedang berselingkuh. Sehebat apapun kejadian yang Anda alami di club, tidak semua hal harus diketahui kolega Anda, terutama kejadian saat Anda mabuk. Karena atasan Anda akan melihat Anda sebagai orang yang kurang bertanggungjawab, dan hal ini buruk untuk kesempatan promosi Anda. (Calvin Hidayat/DI/ Iamge: dok. Google)