Better You

Oh, No! I Have Irregular Periods!

  by: Redaksi       22/8/2011
  • Saat “tamu bulanan” datang Anda kerap mengalami mood swing. Penyebabnya apalagi kalau bukan hal-hal kecil seperti sakit perut saat rapat penting dengan klien, tiba-tiba merasa kesal padahal Anda sedang mengikuti outing perusahaan, atau harus menghadapi peristiwa “tembus” yang rasanya membuat Anda ingin jadi makhuk invisible dalam sekejap. FYI, hal ini justru adalah hal wajar lho! Sebaliknya, kalau tak mengalami hal tersebut berarti ada sesuatu yang tidak beres dengan sistem menstruasi Anda!

    Irregular period harus dilihat dari ukuran normal setiap orang yang (memang) berbeda-beda. Siklus menstruasi biasanya masih labil di tahun-tahun pertama Anda mendapatkannya atau menjelang masa menopause. Menstruasi mulai teratur jika fungsi aksis hipotalamus hipofisis dan ovarium sudah matang sehingga terjadi siklus pembuahan. Hal ini tergantung faktor genetik, nutrisi serta faktor lingkungan setiap individu.

    Biasanya, periode menstruasi yang tidak teratur bisa disebabkan karena kehamilan. Jika Anda merasa sedang mengandung, perlakukan diri Anda seperti sedang benar-benar mengandung, sampai Anda yakin bahwa hal tersebut tidak terjadi. Gunakan test pack atau langsung pergi ke dokter kandungan untuk memastikannya.



    Nah, jika hasil menunjukkan bahwa Anda tidak hamil, penyebabnya bisa jadi karena beberapa alasan ini:

    • Berat badan yang turun/naik terlalu drastis, atau di bawah/di atas BMI normal. Perhatikan pula apa Anda memiliki eating disorder – anorexia atau bulimia.

    • Exercise yang berlebihan. Missed period sangat umum di kalangan atlet.

    • Stres berkepanjangan dan sangat emosional.

    • Anda sedang terserang suatu penyakit, semisal iritasi usus, TBC, hepatitis, dan penyakit metabolik seperti diabetes mellitus (kencing manis).

    • Pengaruh dari penggunaan obat-obatan tertentu, misalnya Anda sedang menerapkan metode KB, mengonsumsi obat diet atau obat-obatan terlarang.

    • Anda sedang berada dalam tindakan medis tertentu, misalnya operasi besar, atau kemoterapi.

    • Anda memiliki masalah dengan hormon.

    • Bermasalah dengan organ pelvic, seperti imperforate hymen, polycystic ovary syndrome, atau Asherman's syndrome.



    • Breast-feeding. Banyak wanita yang menstruasinya tidak teratur sampai mereka berhenti menyusui.

    Menurut dr. Dewi Anggraeni, SpOG, jika berbicara mengenai siklus menstruasi normal, maka beberapa hal berikut perlu Anda perhatikan:

    • Siklus. Normalnya, siklus menstruasi terjadi antara 25-35 hari. Artinya siklus tersebut mengalami ovulasi sehingga bisa terjadi fertilisasi. Kurang dari 25 atau lebih dari 35 hari bisa dipastikan siklus menstruasinya tidak bertelur sehingga tidak dapat dibuahi. Namun dilihat dari kepentingannya, bila tidak menginginkan kehamilan, tidak terdapat kelainan organ, maka tidak perlu dilakukan pengobatan.

    • Lama. Berkisar antara 2-7 hari, namun hal ini bervariasi terkadang pada orang yang memakai intrauterine device (IUD) atau AKDR (Alat kontrasepsi dalam rahim) dapat menyebabkan haid seseorang menjadi kebih panjang, 8-10 hari.

    • Volume. Biasanya tak lebih dari 80 cc/24 jam, atau tidak lebih dari lima kali ganti pembalut.

    Menstruasi teratur ada hubungannya dengan keinginan seseorang untuk memiliki keturunan. Jika belum ingin memiliki keturunan, pastikan Anda memeriksakan diri ke ginekolog untuk memastikan apakah ada kelainan organ reproduksi. Jika tidak ada, maka tak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun jika Anda ingin segera memiliki keturunan, maka siklus menstruasi harus berada dalam batas normal (teratur).

    Hal serius yang perlu Anda cemaskan karena irregular period ini sebenarnya adalah penyakit metabolik, misalnya diabetes mellitus dan polikistik ovarium sindrom yang berhubungan dengan resistensi insulin. Biasanya berhubungan dengan profil overweight dan siklus haid yang sedikit karena adanya gangguan dari pematangan sel telur. Akibatnya, tidak terjadi progesterone withdrawal bleeding yang menyebabkan pelepasan darah menstruasi tiap bulannya.

    But ladies, jika jadwal menstruasi Anda tiba-tiba tidak sesuai, jangan dulu panik. Cobalah untuk relaks dan mengatur emosi Anda sejenak. Ingat! Apa yang Anda lihat atau dengar mengenai masalah ginekologi seseorang belum tentu sama dengan masalah Anda. (Vidi Prima/II/Image: dok. Google)