Better You

A to Z Manfaat Buah Apel

  by: Redaksi       1/8/2012
  • Anda mungkin terbiasa mengonsumsi buah apel sebatas makanan olahan saja (apple juice, anyone?) atau menjadikannya sebagai bagian penutup. Atau mungkin Anda malah sering melewatinya (dengan sengaja). Hey ladies, jangan mengesampingkan konsumsi peran apel, karena berbagai penyakit bisa Anda cegah hanya dengan melahapnya lho. Sebut saja kolesterol, jantung, kanker, asma, diabetes, hingga permasalahan pada tulang—semua bisa ditepis oleh konsumsi apel secara rutin. “An apple a day, keep the doctor away.” Is it true? Let's find out!

    Melindungi tulang

    Salah satu masalah yang akan dihadapi wanita kelak adalah osteoporosis, yaitu pengurangan massa tulang. Zat flavonoid—atau yang lebih dikenal phloridzin pada apel—bermanfaat untuk melindungi wanita pasca-menopause dari masalah osteoporosis. Oh ya dear, kandungan boron dalam apel juga ikut berpartisipasi untuk memperkuat tulang.



    Mengontrol Diabetes

    Tahu kan kalau salah satu penyebab penyakit diabetes adalah tingginya hormon insulin dalam tubuh? Nah, kandungan pectin dalam apel akan menyalurkan galacturonic acid untuk menurunkan kadar hormon insulin tersebut. Jadi saat produksi insulin meninggi dan berpotensi memicu diabetes—inilah yang akan mengontrolnya.

    Menurunkan Kolesterol



    Dalam tubuh terdapat dua jenis kadar kolesterol: kolesterol jahat (LDL) dan kolesterol baik (HDL). Sesuai dengan julukannya, LDL bisa menimbulkan penyakit seperti hipertensi ataupun stroke. Untuk itu, sebisa mungkin Anda harus mengurangi kadar LDL dalam tubuh, salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi apel setidaknya dua kali dalam sehari. Kandungan pectin yang ada dalam buah apel bisa mengurangi kolesterol jahat sebesar 16%.

    Menurunkan Berat Badan

    Apel menuntaskan rasa lapar hanya dengan sedikit kalori, sehingga tidak heran buah ini bisa dijadikan bagian dari menu diet sehat yang membantu penurunan berat badan. Peneliti dari Universitas Florida menilai antioksidan dan pectin dalam apel merupakan zat utama yang menyumbangkan berbagai manfaat kesehatannya. (Muhtar Rais/SL/Image: Hemera/Thinkstockphoto)