Lifestyle

Cosmo Loses a Legendary Editor-in-Chief

  by: Redaksi       15/8/2012
  • Cosmo akan selalu merindukannya, dan tentu akan selalu mengingat kontribusinya yang begitu besar pada wanita di seluruh dunia.

    Helen Gurley Brown, yang membantu membentuk Cosmo menjadi salah satu majalah terbesar seperti sekarang, akhirnya tutup usia di umur 90 tahun.

    Sejak tahun 1965 hingga 1997, Helen menjalani perannya sebagai Editor in Chief Cosmopolitan, juga menulis Sex and the Single Girl (SATSG) – salah satu buku terlaris miliknya yang kemudian diangkat ke layar lebar dibintangi Natalie Wood, Tony Curtis, dan Lauren Bacall. Di luar SATSG yang sudah jauh lebih dulu terkenal, Helen juga menulis The Single Girl's Cookbook dan Sex and The New Single Girls. Setelah selesai menulis SATSG, ia memutuskan untuk meluncurkan kembali Cosmo dengan lebih memfokuskan targetnya pada wanita modern.



    Satu hal yang selalu Helen tekankan kepada setiap wanita, bahwa mereka bisa memiliki segalanya, termasuk cinta, seks, dan uang. Seperti ungkapannya, “Good girls go to heaven, bad girls go everywhere.”



    Sepanjang hidupnya, Helen juga aktif menyuarakan kebebasan seksual wanita dan menyatakan bahwa seks seharusnya menyenangkan kedua pihak, pria dan wanita. Lihat saja kerja kerasnya untuk membuktikan kepada semua wanita kalau ia bisa memiliki segalanya. “Suatu kebanggaan terbesar untuk saya bisa mengikuti jejaknya. Ia mengubah majalah wanita ini dengan pesannya, menguatkan sekaligus menginspirasi seluruh wanita di dunia,” ujar Kate White, Editor in Chief Cosmopolitan.

    Cosmo masih terus berkembang mencapai kesuksesannya, dan Kate White sendiri yakin hal itu akan terjadi karena Cosmo terus mengikuti visi dari Helen. “I channel her all the time,” tutup White. (Korin Miller/Muhtar Rais/FT/ Image: doc. Cosmopolitan)

    tags: news, cosmo, hlen, gurley, brown