Better You

Strategi Baru untuk Turunkan Berat Badan

  by: Redaksi       24/8/2014
  • Banyak wanita yang diam-diam berniat menurunkan berat badannya secara drastis (misalnya 10kg dalam 1-2 minggu). Tapi haruskah seperti itu? Bisa saja Anda jadi benar-benar langsing setelahnya, tapi apakah berarti sehat juga?

    Menurut Jenna Anding, PhD, RD, Dietitian of the department of nutrition and food science di the Texas A&M System, masuk akal bila Anda ingin menghilangkan 1-2kg berat badan dalam seminggu. Itu pun bila bobot tubuh Anda mencapai 100kg. Sebagai jalan keluar, Anda bisa mencoba strategi menurunkan berat badan dengan menghitung asupan kalori harian yaitu sekitar 1.200 kalori/hari. Here's the tricks!

    Hilangkan Kata Manis dari Minuman Anda
    Teh manis, soda, kopi, susu dengan perasa, semua dengan embel-embel kata manis pada minuman Anda harus disingkirkan. Cara ini telah dibuktikan oleh sekitar 810 peserta (dengan kisaran umur 25-79 tahun). Mereka berhasil menurunkan berat badannya lebih banyak dibanding orang-orang yang memangkas kalori dari makanannya. Pasalnya, tubuh Anda akan memberikan “alarm” hanya saat Anda kenyang setelah makan, tapi tidak memberi peringatan saat Anda kekenyangan minum.



    Tetap Aktif
    Membuat diri Anda tetap aktif atau rajin berolahraga juga bisa bantu membakar kalori dalam tubuh. Kalau Anda berencana memotong kalori yang masuk misalnya sebanyak 500 kalori, Anda bisa berolahraga 30-45 menit setiap harinya. Olahraga ini akan membakar kalori sebanyak 200 kalori. Jadi kalau dari olahraga Anda sudah dapat memotong 200 kalori, Anda tinggal memangkas asupan harian sebanyak 300 kalori.



    Buat Jurnal
    Mencatat hitungan kalori yang Anda potong dengan detail (mulai dari apa yang Anda makan dan porsi makan) akan membuat perubahan lebih banyak untuk pengaturan di masa depan. Dari jurnal tadi, Anda bisa melacak seberapa jauh perkembangan program ini, dan Anda juga bisa mengatur ide asupan baru untuk dikombinasikan. (Muhtar Rais/VP/Image: iStock/Thinkstock)