Fashion

YSL: Back to Couture

  by: RedaksiCosmopolitan       1/8/2015
  • Kabar bahagia bagi fans setia YSL! Akhirnya setelah lebih dari satu dekade meninggalkan lini couture, akhirnya rumah mode Yves Saint Laurent akan kembali hadir di ranah adibusana. Pagelaran terakhir rumah mode ini sendiri dilakukan di tahun 2002, tepat sebelum Yves Saint Laurent memutuskan untuk pensiun dari dunia rancang busana. Namun belum dapat dipastikan apakah rumah mode ini akan masuk dalam jadwal Paris Haute Couture Show atau hanya membuat busana pesanan untuk selebriti dan klien premium seperti yang dilakukan oleh Givenchy, yang pasti lini ini akan dihadirkan untuk pria maupun wanita. Melalui arahan dari sang Direktur Kreatif, Hedi Slimane, busana couture yang dihasilkan rumah mode ini akan diproduksi di bawah atelier barunya. Lokasi butiknya sendiri dibuat di  Hôtel de Sénecterre, Paris, yang terdiri dari 3 area berbeda: The Salon Couture, di mana klien bisa mencoba langsung busana yang dipesan; Atelier Flou untuk pengerjaan busana; dan Atelier Tailleur untuk proses penjahitan.

    Proyek ini sendiri sudah mulai digalang oleh Hedi sejak tahun 2012 yang lalu dan kini menjadi pusat perhatian sang Direktur Kreatif. Lini atelier ini juga secara khusus membuatkan aneka produk dan baju buatan tangan yang ditujukan kepada bintang film serta musisi beken. Hedi Slimane sendiri yang akan menentukan barang apa saja yang akan diberi label couture 'Yves Saint Laurent' dan dijahit tangan secara khusus. Label ini rencananya terbuat dari satin sutra berwarna putih gading yang diberi nomer dan tercatat secara khusus pada sebuah buku monogram berbahan emas. Super exclusive! (Amalta Rifani & Trisna Adiwibowo. Image: Guy Marineau/Fondation Pierre Bergé - Yves Saint Laurent/WWD.com.)