Love & Sex

5 Kebiasaan yang Dapat Merusak Hubungan

  by: Silvya Winny       4/8/2015
  • Ladies, sebaiknya hentikan melakukan hal di bawah ini ketika sedang bersama si dia. Terlebih hingga menjadikannya sebuah kebiasaan. Jika terus berlanjut, hal-hal berikut dapat membuat hubungan Anda dan si dia kandas lho.

     

    Love Pleaser



    Sebagai pasangan, Anda pasti ingin selalu membuat si dia bahagia. Namun, berusaha terlalu keras untuk membuat si dia bahagia tanpa memikirkan kebahagian diri sendiri juga tidak baik. Hubungan yang sehat akan terjadi ketika kedua belah pihak sama-sama berusaha untuk membuat pasangannya bahagia. Hal ini pula yang dapat membuat hubungan mesra.

     

    Silent Treatment

    Alih-alih mengatakan yang dirasakan, Anda justru diam seribu bahasa ketika mengalami masalah dengan pasangan. Padahal, selalu mengomunikasikan perasaan kepada pasangan adalah hal yang penting. Berdiam diri malah dapat membuat si dia merasa bingung dan frustasi. Bahkan, menumbuhkan rasa benci kepada Anda.

     

    Selalu Menyalahkan Pasangan

    Memang mudah untuk menyalahkan pasangan ketika sedang bertengkar. Namun, selalu menyalahkan si dia setiap saat dapat membuat dia merasa tidak nyaman bahkan menyakiti hati dia. Cobalah untuk berkaca diri setiap terjadi masalah di antara Anda dan si dia. Menyadari dan mau mengatakan maaf atas kesalahan yang dilakukan tidak hanya menghindari pertengkaran, tetapi juga menunjukkan kalau Anda adalah seseorang yang dewasa.



     

    Tidak Membicarakan Masa Depan

    Menolak membicarakan masa depan sama saja dengan menolak memiliki hubungan yang langgeng dengan si dia, dear. Membicarakan masa depan penting untuk mengetahui mimpi dan target masing-masing. Hal ini membatu Anda dan si dia melihat arah dari hubungan yang dijalani.

     

    Berbohong

    Well, sudah tidak ragukan lagi kalau kebiasaan berbohong dapat dengan mudah mengakhiri hubungan yang dimiliki. Apapun alasan Anda, berbohong selalu memiliki efek negatif bagi kelangsungan hubungan. Hal ini akan meruntuhkan rasa percaya yang menjadi pondasi dalam hubungan. (Hana Devarianti / VP / Image: AntonioGuillem /iStock/475327624)