Love & Sex

Lepaskan Diri dari Friendzone

  by: Silvya Winny       22/8/2015
  • Ya, kondisi friendzone sering kali membuat Anda kecewa, terlebih ketika si dia menganggap Anda tidak lebih dari sekadar teman saja. Well ladies, Cosmo mengakui keluar dari zona “teman” memang terbilang susah susah gampang. Beberapa tip dari Cosmo berikut bisa dijadikan jalan keluar dari zona pertemanan!

    Menyatakan Perasaan
    Bila Anda benar-benar menyukai sahabat dan ingin melangkah ke hubungan yang lebih intim, maka beranikan diri untuk mengungkapkan perasaan. Jangan takut ditolak, setidaknya Anda sudah jujur padanya. Positifnya, Anda tak lagi sibuk menerka seperti apa perasaannya terhadap Anda. Ingat! Jika ia tidak menerima Anda sebagai kekasih, masih ada kesempatan kok untuk tetap menjadi sahabatnya.

    Hentikan Fitur Keintiman
    Dalam lingkup dunia pertemanan, seringkali Anda memberikan banyak perlakuan layaknya seorang kekasih. Misalnya: Mendengarkan segudang curhatan-nya, menjadi plus one saat si dia tak memiliki kekasih untuk diajak ke pesta pernikahan, hingga mengajak anjing kesayangannya ke petshop. Tugas Anda adalah menghentikan seluruh perlakuan spesial itu secara drastis.




    Hindari Sentuhan
    Bagi banyak orang, perbedaan besar antara “persahabatan” dengan “hubungan romantis“ adalah cara mereka melakukan sentuhan. Nah, untuk beberapa jangka waktu ke depan, hindarilah beberapa sentuhan intim seperti mengelus rambut, pundak, atau punggungnya.

    Menghilang Sejenak



    Anda perlu “menghilang” dari peredaran atau sulit untuk ditemui agar dia menyadari nilai Anda yang sebenarnya layak dijadikan lebih dari sekadar teman. Lakukan ini selama mungkin agar dia merasa kehilangan.

    Membicarakan Pria Lain
    Coba ubah topik pembicaraan Anda. Sesekali munculkan tokoh di antara Anda dan si dia. Tak harus tokoh yang nyata kok. Yang penting bisa mengesankan bahwa Anda punya pria idaman lain selain si dia. (Salli Sabarrang/VP)