Career

Apa yang Sebenarnya Dicari Oleh Recruiter di Media Sosial Anda

  by: RedaksiCosmopolitan       28/8/2015
  • Sejauh ini mungkin yang Anda tahu sebatas LinkedIn adalah CV online yang gampang diakses head hunters dan dilarang pasang foto provokatif di social media Anda lainnya. Tapi ada banyak hal lain yang wajib Anda ketahui, and they are...

    Tak Melulu Foto yang Diperhatikan
    Menurut studi yang dilakukan oleh Jobvite pada 2014, ternyata job hunters tak hanya memerhatikan berapa gelas alkohol yang Anda tenggak (47%), tapi juga profanity atau kata-kata kasar (65%) dan tata bahasa (61%). Selain itu, mereka juga akan memantau apakah Anda sering memasang foto provokatif, mem-posting komentar diskriminatif dan menjelek-jelekkan mantan bos atau kolega. So, bila sekarang Anda lagi cari kerja, check your social media account now and delete those wild happy hour pics!

    Ketahui Akun Mana yang Lebih Penting
    Dan jawabannya adalah, you guessed it, LinkedIn. Yup, seorang recruiter akan melirik social profile untuk menentukan apakah seorang job seeker cocok dengan perusahaan mereka (yang termasuk blog Anda), dan sebesar 94% akan membuka akun LinkedIn Anda. Sayangnya, 36% job seekers justru malah mengandalkan akun Facebook mereka untuk cari pekerjaan. Well, now at least you know...





    Yang Dicari oleh Recruiter
    Selain elemen yang disebut poin di atas, mereka akan mengamati apakah personality Anda cocok dengan perusahaan, professional images (seperti foto-foto kegiatan volunteering), dan minat Anda di luar pekerjaan. Bila ingin merombak tampilan konten social media Anda, coba ikuti trik oleh Priska Andrini, PR Manager Studio One, berikut ini: “Saya menggunakan Twitter untuk beropini, Facebook untuk fun social stuff, dan Instagram untuk posting foto-foto hobi saya.” Hasilnya: she got a job offer twice. Untuk komentar nyeleneh, save it for Path with your closest BFF, dear. (Sahiri Loing / SW / Image: Jirsak / iStock / Thinkstock)