Better You

Tak Perlu Pusing Memikirkan Opini Orang—Here’s Why!

  by: Adya Azka       27/8/2015
  • Ada orang yang memiliki kebiasaan buruk terlalu memikirkan opini orang lain tentang mereka. And Cosmo says...screw them! Berikut beberapa alasan Cosmo.

    Jika Hal Tersebut Tidak Benar
    Yup, kata-kata tersebut pernah diutarakan oleh aktris legendaris, Katharine Hepburn, ketika ditanya oleh wartawan tentang gosip-gosip yang ditujukan kepada dirinya. Inti dari responnya—“if it ain’t true then why should I care?”—merupakan suatu respon pintar yang semestinya kita ikuti juga: kalau memang rumornya tidak benar, untuk apa kita khawatirkan? Untuk apa Anda peduli bakal dipandang aneh oleh tetangga hanya karena keputusan Anda untuk freelance di rumah? Dan ngapain juga memikirkan apakah keputusan hidup Anda—entah itu tetap single atau gemar pakai bralette—bakal “disetujui” oleh mereka? Who cares—it’s your life!

    Hadapi Komentar Miring Dengan Normal
    “Persetujuan dari orang lain akan memberikan kita rasa kepercayaan diri yang tinggi,” ujar Tom Ferry, CEO dari situs YourCoach. “Kita tampaknya sangat yakin kalau pengakuan dari mereka akan berdampak besar pada self-worth kita.” That’s why, kita akan berusaha keras untuk berperilaku “senormal” mungkin untuk menghindari komentar miring dari orang. Nggak apa-apa sih mendengar komentar orang lain, apalagi kalau tujuannya untuk membuat kita beradaptasi dalam konteks situasi tertentu (semisal anjuran jangan membuang-buang air lantaran risiko terjadinya musim kering) tapi kalau tujuannya untuk meredam karakter atau mencegah Anda melakukan sesuatu yang Anda inginkan, well, that’s totally wrong, ladies!





    Find “Approval” the right way
    It’s okay to hear an opinion and follow it, apalagi kalau opini tersebut datang dari anggota keluarga—termasuk pasangan hidup—atau BFF. Tapi HANYA kalau Anda benar-benar dekat dengan mereka. “Beberapa orang akan menyukai dan ‘menyetujui’ Anda, dan beberapa bakalan tidak,” ujar Dr. Fredric Neuman dari psychology today. “Beberapa orang [termasuk anggota keluarga] akan selalu berpikir Anda ‘kurang’ sesuatu. Tapi orang lain akan berkenalan dengan Anda dan langsung approve—they will admire you for things you take for granted.” Find those people, ladies! (Sahiri Loing / SW / Image: Wavebreakmedia Ltd / Thinkstock)