Beauty

Serba-serbi Selulit: Dos and Dont's

  by: Arinda Christy       2/8/2016
  • Faktanya, lebih dari 80% wanita pernah mengeluhkan keberadaan selulit yang setidaknya muncul pada salah satu anggota tubuh. Meski sebagian disebabkan karena faktor keturunan dan juga usia, bukan berarti Anda tak bisa mencegah atau melakukan sesuatu untuk mengurangi penampilan parutan-parutan yang membandel ini. Yuk, simak apa saja anjuran dan juga pantangan yang harus diwaspadai dalam membasmi “si kulit jeruk”!

     



     

    • Olahraga. Selulit enggan hinggap pada tubuh yang konstan bergerak karena metabolismenya relatif lebih baik. Bersepeda dan bahkan berdansa bisa menjadi beberapa pilihan aktivitas yang menarik, lho.

    • Ladies, asuplah banyak buah dan sayuran untuk menggantikan makanan berlemak ataupun memiliki kadar gula dan garam yang tinggi.

    • Kenakan sunblock setiap hari terutama saat akan beraktivitas di luar ruangan. Paparan matahari rawan menyebabkan kerusakan kolagen yang memperparah kondisi selulit. 

    • Jika ada biaya, lakukan tindakan seperti laser atau RF (radio frequency) di klinik kecantikan terpercaya.

     



    Don'ts:
     

    • Mengenakan pakaian dalam yang terlalu ketat karena bisa menyebabkan gangguan sirkulasi darah terutama di sekitar area bokong yang acap terkena selulit.

    • Sedot lemak. Liposuction berfungsi untuk menghilangkan lemak di bagian dalam tubuh dan bukan selulit yang justru berada tepat di bawah permukaan kulit. 

    • Menjalani gaya hidup yang kurang sehat seperti merokok serta mengkonsumsi minuman beralkohol lebih dari segelas dalam sehari.

    • Diet terlalu ketat. Baik kenaikan maupun penurunan berat badan secara drastis akan membuat kulit “terkejut” sehingga mengendur dan berpotensi memunculkan kantung-kantung selulit.

     

    (Melur Pinilih/AC/ Foto: Brt, IVASHstudio/ShutterStock/Clickphotos)