Better You

5 Hal yang Perlu Anda Tahu Tentang Zika

  by: Redaksi       13/8/2016
  • Bukan, Zika bukan nama seorang wanita. Zika adalah generasi baru penyakit akibat gigitan nyamuk. Yuk, “kenalan” dengan lima hal berikut yang berhubungan dengan Zika.

    1. Ya, Zika akibat gigitan penyakit Aedes Aegypti, jenis nyamuk yang juga dikenal penyakit penyakit demam berdarah, chikungunya, dan yellow fever. Hanya 1 dari 5 orang yang digigit nyamuk ini terjangkiti Zika. Tidak diketahui mengapa bisa terjadi munculnya penyakit baru ini kecuali bahwa pertama diketemukan di Zika, nama sebuah hutan di Uganda dari rhesus monyet yang terjangkiti yellow fever.

    2. Berikut tanda-tanda Zika: demam, conjunctivitis (mata merah atau merah muda), gatal-gatal, ngilu sendi atau pegal-pegal, malaise atau sakit kepala selama 2-7 hari. Setelah tes laboratorium dengan darah atau cairan kecing atau air liur si penderita penyakit, maka baru diketahui apakah ia terjangkiti Zika. Orang sering meremehkan gejalanya, padahal jika tidak tertangani bisa parah dan bukan tidak mungkin mengakibatkan kematian.



    3. Penularan bisa lewat seks! Ini yang membedakan dengan penyakit akibat gigitan nyamuk lainnya. Jangankan sudah terlihat sakit, jika pasangan Anda baru digigit nyamuk pembawa penyakit Zika ini dan berhubungan seks dengan Anda, Anda kemungkinan terkena. Dan jika Anda hamil, sudah dipastikan si bayi terkena dampak buruk Zika.

    4. Zika mengakibatkan bayi cacat. Ya, fetus bisa tumbuh abnormal dan ketika lahir si bayi bisa terdapat kelainan saraf atau pun Microcephaly (kepala kecil) dan Guillain-Barre Syndrome (kasus langka di mana sistem imun seseorang menyerang saraf-saraf penting dan bisa menyebabkan kelumpuhan). Tidak heran penyebarannya bisa sangat agresif dan harus serius ditangani karena bisa merusak masa depan anak yang lahir jika si ibu terjangkiti Zika. Lewat menyusui bayi pun bayi bisa terjangkiti. Zika juga bisa menular melalui transfusi darah.

    5. Pencegahannya? Memang belum ada obat khusus untuk Zika. Tenang, hindari risikonya. Jika pasangan terlihat sakit, jangan berhubungan badan dahulu. Anda kemungkinan juga tidak tahu jika sedang hamil atau tidak, kan? Tapi usah khawatir, usahakan untuk selalu terhindar dari gigitan nyamuk, terutama nyamuk Aedes. Nyamuk ini menggigit manusia di saat siang dan juga di sore atau malam hari. Ingin lebih pasti, kenakan pakaian berlengan panjang dan celana panjang (warna terang), terutama jika berada di alam bebas. Untuk ekstra proteksi, oleskan krim anti nyamuk (insect repellant) yang aman bagi kulit dan terdaftar di Environmental Protection Agency (EPA). Pastikan juga rumah dan sekeliling Anda bebas nyamuk. (Fira Basuki / SW / VP / Image: doc.  / Shutterstock / Clickphotos)

     



    Baca juga:

    Penyakit Yang Mudah Menyerang Wanita Di Usia 30 Tahun

    Cara Mengatasi Penyakit Saat Naik Gunung

    Penyakit yang Lebih Rentan pada Wanita Dibandingkan Pria

    5 Risiko Penyakit Akibat Gangguan Kesehatan Mulut-Gigi