Fashion

Cara Modern Pakai Kain Tradisional

  by: Silvya Winny       22/8/2016
  • Masih dalam semangat kemerdekaan, Cosmo ingin mengajak Anda untuk menunjukkan nasionalisme dengan mengenakan kain tradisional Indonesia. Tentunya dengan model yang dikemas lebih modern! Sekarang ini sudah banyak kreasi anak bangsa yang mewujudkan penggunaan berbagai kain tradisional menjadi sederet pakaian yang bukan hanya mengikuti zaman, namun juga memiliki keunikan tersendiri terutama bagi yang mengenakan. Anda pun dapat memadankannya dengan pakaian sehari-hari sehingga tak akan terlihat terlalu formal. Jika dahulu batik dan kain tradisional lainnya dikenakan setiap hari, kenapa kita tidak bisa? Berikut adalah beberapa label lokal yang sedang mencuri perhatian!

     

    1. Sejauh Mata Memandang



    Sang desainer yang juga seorang movie stylist, Chitra Subiyakto, memang sudah lama mengagumi kain Batik. Kehidupan sehari-hari jadi inspirasi dari motif kain, seperti gambar ayam di mangkok mie hingga perahu nelayan yang dilihat dari atas langit. Motif batik nya pun playful dan tidak konvensional, serta dapat dimodifikasi menjadi celana, rok hingga dress! (Instagram: @sejauh_mata_memandang)

     

    2. Lekat di Hati

    Label yang sedang mencuri perhatian ini mengusung tenun Badui sebagai material utama. Namun kain tenun ini tampil lebih mengejutkan dengan penuh letupan warna, hingga ornamen seru seperti fringe. Hasilnya pun bergaya modern tanpa mengesampingkan unsur budaya. (Instagram: @lekatdihati)

     

    3. Populo Batik

    Meskipun muncul dari tahun 1994, Populo baru fokus meluncurkan pakaian Batik di tahun 2013. Duo desainer Bai dan Joseph menggabungkan kain tradisional Batik dengan motif kontemporer yang berbau Internasional. Baru-baru ini, Populo juga melansir koleksi khusus Star Wars dan Hi-Lo collection yang menggunakan teknik tiga dimensi. Very edgy! (Instagram: @populobatik)

     



    4. Lulu Lutfi Labibi

    Desainer asal Yogyakarta, Lulu Lutfi Labibi, memang tengah melejit saat ini. Terutama berkat ciri khas nya menggunakan kain lurik, yang diolah menjadi busana berpotongan drapery dan bertumpuk-tumpuk. Ia gemar mendesain pakaian yang seakan-akan “tidak teratur” namun memberikan kebebasan bagi sang pemakai untuk mix and match sesukanya. (Instagram: @lululutfilabibi)

     

    5. Kana Goods

    Tekstil indigo dan batik tulis menjadi keunggulan label ini. Pewarnaan dengan teknik celup mengunakan pewarna natural dari tumbuhan menghasilkan motif yang terlihat unik, dalam palet warna biru indigo. Modelnya pun effortless dan kasual, cocok dikenakan sehari-hari maupun dipadankan dengan item lain untuk acara formal.  (Instagram: kanagoods)

     

    (Nina Natasya / DA / Dok. Sejauh Mata Memandang, Dok. Lekat Di Hati, Dok. Populo, Dok. Lulu Lutfi Labibi, Dok. Kana Goods)