Career

Mudah dan Tak Menyiksa! 30 Trik Berhemat dalam 30 Hari

  by: Hana A. Devarianti       2/8/2018
  • Ayo akui deh, sudah berapa kali kamu harus mengais-ngais isi dompet dan tas demi mencari sisa uang ketika sudah tanggal tua. Sudah berapa kali pula kamu berjanji untuk lebih berhemat di awal bulan... Tapi, semua itu berakhir hanya jadi janji manis semata.


    Cosmo tahu bukan jadi hal yang mudah untuk tidak jadi Miss Boros. Melewatkan diskon? Tidak hangout dengan the girls? Menahan diri tidak membeli lipstick baru? Ugh, rasanya tidak mungkin deh. But darling, ada lho cara untuk berhemat yang mudah dan tidak menyiksa kamu. Yup, kamu masih bisa bersenang-senang meski on budget.




    Tak percaya? Cosmo sudah merangkum 30 cara mudah dan tidak menyiksa untuk berhemat selama 30 hari. Oh yes, kamu tak salah baca: 30 hari lamanya. Simak!


    1. First thing first: tulis seberapa banyak yang ingin kamu tabung, untuk apa tabungan tersebut, dan yang tak kalah penting mengapa kamu ingin menabung.

    Menabung akan terasa lebih sulit kalau kamu hanya melakukannya tanpa ada tujuan yang jelas. So, berikan alasan yang kuat mengapa kamu ingin menabung dan jadikan hal itu sebagai moto.

    Jangan hanya bilang, "Saya menabung untuk traveling ke Eropa selama dua minggu," tapi buat jadi lebih spesifik seperti, "Saya menabung untuk traveling ke Eropa selama dua minggu sendirian untuk mendapatkan pengalaman baru sebelum berusia 30 tahun." Dengan begitu kamu pasti lebih semangat dan disiplin untuk menabung.


    2. Bersihkan dompet.

    Kalau dompet kamu sudah menggembung... Karena puluhan bon, sudah saatnya kamu membersihkan isi dompet kamu. Setelah itu, let's go minimalist! Gunakan dompet yang lebih kecil dan bawalah kartu secukupnya saja. Saran Cosmo, cukup bawa kartu identitas (dan SIM kalau perlu), kartu debit, dan kartu kredit. Kemudian, bawa satu kartu reward dari toko yang paling sering kamu kunjungi, misalnya saja toko kopi favorit kamu.


    3. Lihat lagi akun langganan kamu.

    Apakah kamu benar-benar memanfaatkan akun langganan Netflix, Spotify, Apple Music, atau apapun itu? Kalau kamu hanya menggunakannya tidak lebih dari 15 kali dalam sebulan, lebih baik ditutup saja. Kalau dihitung ini bisa menghemat pengeluaran!


    4. Gunakan transportasi umum ke kantor selama seminggu.

    Tak perlu selama sebulan kok, darling. Cukup selama seminggu. Selain hemat, kamu juga turut menjaga lingkungan. Double win!


    5. Berhenti merokok.

    Rasanya kamu sudah tak perlu diingatkan lagi soal bahaya merokok. Tapi, sudah tahukah kamu kalau berhenti merokok kamu bisa berhemat hingga 5 juta per tahun?


    6. Cek promo dari provider kamu.

    Terutama kalau kamu tipe yang boros kuota. Kalau perlu tak ada salahnya melihat opsi dari provider lain. Tak menutup kemungkinan rumput tentangga memang lebih hijau, kan?


    7. Segera pisahkan uang yang ingin kamu tabung.

    Anggap saja hal tersebut sebagai "tagihan" yang harus segera kamu bayar. Sehingga, kamu tak tergoda menggunakannya untuk hal lain.



    8. Beri nama tabungan kamu.

    Tujuannya agar kamu selalu ingat tujuan kamu menabung.


    9. Siapkan celengan uang kembalian.

    Ada alasan mengapa waktu kecil celengan jadi cara untuk belajar menabung. Dengan menaruh uang di celengan kamu akan merasa lebih semangat menabung, sebab kamu melihat sendiri kalau uang yang disimpan semakin menumpuk.

    Kalau cara Cosmo, siapkan celengan untuk uang kembalian dengan nominal kecil. Misalnya saja 5 ribu atau 10 ribu. Memang hasilnya tak seberapa di akhir bulan, tapi ini bisa membangun kebiasaan disiplin untuk menabung.


    10. Gunakan reward atau manfaatkan fasilitas member.

    Kalau kamu rutin mengunjungi toko, entah itu toko kopi, restoran, atau salon, tak ada salahnya untuk membuat kartu member di sana. Biasanya untuk menjadi member atau mendapatkan reward kamu perlu berbelanja beberapa kali di toko tersebut. Nah setelah itu kamu bisa mendapatkan penawarn menarik, seperti diskon atau buy one get one free.

    Tapi ingat, jadilah member hanya di toko yang memang sering kamu kunjungi saja, ya. Karena kalau tidak, akan sulit buat kamu untuk mendapatkan reward-nya.



    11. Lihat isi lemari dan ucapkan selamat tinggal ke baju yang sudah jarang dipakai.

    Aturannya, baju yang boleh disimpan adalah yang pernah kamu kenakan selama setahun terakhir. Sisanya? Untuk baju yang branded bisa kamu jual di e-commerce, baju yang streetwear kamu jual di garage sale, lalu untuk yang lain bisa kamu sumbangkan. Selain baju, lihat juga barang-barang lain yang sebenarnya kamu sudah tidak butuhkan.


    12. Coba clothes-swap.

    Jujur deh, akan menghadiri suatu event, entah itu pernikahan atau interview kerja, sering jadi alasan untuk membeli baju baru. Padahal, kamu tahu betul kalau kamu tidak membutuhkannya. Kalau kamu memang memakai sesuatu yang berbeda di event tersebut, mengapa tidak mencoba clothes-swap alias bertukar baju dengan the girls? Dijamin lebih hemat!


    13. Klaim reward kartu kredit kamu.

    Jangan hanya gunakan kartu kredit untuk bertransaksi saja, manfaat juga reward-nya! Setiap kartu kredit punya berbagai macam reward yang sayang untuk dilewatkan. Mulai dari diskon untuk transportasi online, gratis menonton, buy one get one free, hingga fasilitas upgrade kelas saat naik pesawat atau kereta.


    14. Biasakan membawa pouch "SOS".

    Berapa kali kamu terpaksa membeli pembalut ekstra saat tiba-tiba menstruasi datang, padahal stok pembalut di rumah masih menumpuk? Nah, agar hal itu tak terjadi biasakan untuk membawa pouch "SOS" yang isinya adalah pembalut juga beberapa obat-obatan penting. Tak hanya mencegah kamu berbelanja di apotek, kamu juga jadi siap sedia tiap kali ada "tamu" yang berkunjung.




    15. Coba meal prepping.

    Jajan makanan memang terdengar praktis. Padahal, kalau dihitung-hitung kebiasaan yang satu ini lebih mahal dibandingkan kalau memasak sendiri. Tak perlu merasa terintimidasi dulu. Coba deh lakukan meal prepping, metode memasak yang mudah, praktis, dan tak memakan banyak waktu. Trust us, setelah mencoba metode memasak ini kamu jadi tak malas untuk bermain ke dapur.


    16. Buat catatan yang ingin dibeli sebelum belanja di supermarket.

    Faktanya, kamu akan lebih mudah kalap ketika belanja di supermarket. Niatnya sih cuma beli yoghurt dan granola buat sarapan, ujung-ujungnya kamu juga beli... Pembersih lantai, sabun mandi, sampai kamper. Padahal, stok di rumah masih ada! Well well well, memang yang paling benar itu bikin catatan apa yang mau dibeli sebelum pergi berbelanja. Dan, stick to it!


    17. Belanja saat kamu kenyang.

    Menurut penelitian dari University of Minnesota’s Carlson School of Management, rasa lapar membuat kamu lebih ingin memiliki sesuatu. Yup, kamu akan lebih tergoda untuk membeli barang saat sedang lapar! Jadi, pastikan perut dalam keadaan kenyang saat akan pergi berbelanja.


    18. Coba tidak makan daging selama beberapa hari.

    Kalau bicara soal harga pangan, protein nabati seperti tempe dan tahu terhitung lebih murah dibandingkan protein hewani. Jadi, mengapa tidak coba untuk puasa daging selama beberapa hari? Tidak hanya berhemat, ini juga akan memaksa kamu untuk makan sayur dan buah lebih banyak. Tubuh pun jadi lebih sehat!



    19. Gunakan uang tunai.

    Memang sih memakai kartu itu lebih praktis. Tapi, ketika menggunakan kartu kamu akan lebih mudah untuk mengeluarkan uang. Sebab, kalau kamu menggunakan metode "gesek" kamu tidak benar-benar merasakan uang itu hilang dari dompet kamu. Saran Cosmo, lebih baik gunakan uang tunai untuk transaksi sehari-hari.


    20. Bawa botol minum sendiri.

    Terdengar sederhana, tapi hal ini bisa menghemat pengeluaran kamu untuk membeli air minum kemasan. Plus, hal yang satu ini juga baik untuk pelestarian lingkungan. Yasss!


    21. Go paperless.

    Masih menerima tagihan kartu kredit lewat pos surat? Segera telepon bank kamu dan minta untuk dikirimkan tagihan lewat email. Bank biasanya meminta tambahan biaya untuk tagihan yang dikirimkan lewat pos surat. Sedangkan, tagihan yang dikirim lewat email tidak dipungut biaya tambahan.


    22. Minta fasilitas bebas biaya bulanan kartu kredit.

    Yup, kartu kredit punya lho fasilitas bebas biaya bulanan. Kalau kartu kredit kamu belum memiliki fasilitas ini, tanyakan pada bank kamu bagaimana cara mendapatkannya. Apabila perlu, ganti ke jenis kartu kredit lain yang memang memberikan fasilitas ini.


    23. Cuti membership gym selama sebulan.

    Let's be honest, terkadang olahraga di gym itu terasa membosankan. Tak jarang kamu melakukan itu hanya karena sayang dengan uang yang telah dibayar tiap bulan untuk jadi member. Sebenarnya, beberapa tempat gym menawarkan fasilitas untuk cuti dan bebas dari biaya membership selama sebulan, lho. Manfaatkan saja fasilitas tersebut, sehingga kamu bisa eksplor jenis olahraga lain yang sifatnya bebas dari biaya, misalnya lari atau hiking di luar ruangan. Ahh... Refreshing!


    24. Tantang untuk menghabiskan hanya Rp200.000 selama akhir pekan.

    Caranya? Ubah rencana party di club jadi pajamas party dengan nonton serial TV favorit bersama the girls. Lagi pula, akhir pekan itu tidak selamanya harus diisi dengan berpesta atau nongkrong, kok. Kadang kamu butuh istirahat dan bersantai di rumah. Dan, hal ini tak hanya bikin kamu relaks tapi juga membuat kamu memikirkan kembali pengeluaran yang sering membengkak di akhir pekan.


    25. Manfaatkan ladies night.

    Dengan begitu kamu tetap bisa have fun, tanpa harus khawatir tagihan membengkak setelah pesta bersama the girls.


    26. Jangan buru-buru check out.

    Belanja online memang kadang begitu menggoda. Salah satu trik yang bisa kamu terapkan adalah tidak langsung check out setelah memilih barang. Biarkan saja barang itu bertengger di keranjang belanja selama, misalnya, beberapa hari. Kalau memang setelah didiamkan kamu masih merasa perlu membelinya, baru deh lanjutkan ke check out. Kalau tidak? Kosongkan lagi keranjang belanja kamu.


    27. Jangan masukkan nomor kartu kredit dan debit.

    Kalau belanja online, sering kali terdapat setting untuk memasukkan otomatis nomor kartu kredit atau debit setiap kali berbelanja. Saran Cosmo, jangan gunakan setting tersebut. "Paksa" diri kamu untuk harus memasukkan nomor kartu kredit atau debit setelah check out. Ini akan memberikan waktu untuk kamu berpikir ulang apakah kamu benar-benar membutuhkan barang tersebut. Kemungkinan lainnya, kamu akan malas berbelanja karena terlalu mager memasukkan nomor kartu.


    28. Catat setiap pengeluaran kamu.

    Well, jelas saja pengeluaran kamu sulit menabung kalau kamu tidak pernah tahu ke mana uang kamu pergi. Kalau ini kasusnya, kamu jadi sulit untuk mengetahui pengeluaran apa yang bisa dipangkas. So, catatlah pengeluaran kamu dengan detail supaya kamu tahu kebiasaan kamu mengeluarkan uang dan kamu pun lebih mudah untuk berhemat.


    29. Gunakan aplikasi.

    Merasa kalau mencatat pengeluaran itu repot? Eits, sekarang sudah ada lho aplikasi yang bisa membantu kamu melakukan hal ini. Coba deh download Money Lover, Mint, atau Wallet. Selain menjadi "diary" untuk catatan keuangan, aplikasi ini juga memberikan gambaran akan pos-pos pengeluaran kamu.



    30. Ask for a payrise.

    Kalau rasanya kamu sudah berhemat, tapi gaji masih saja tak cukup sudah waktunya kamu meminta kenaikan gaji ke bos dan perusahaan. Tak perlu merasa sungkan melakukan hal ini kalau kamu merasa kamu telah memberikan kontribusi yang baik ke kantor. You deserve it, gurl. Jadi, bicarakan soal hal ini ke atasan kamu.


    (Image: David Franklin©123RF.com)