Better You

Yes! Ini Enam Cara Mudah Kurangi Penggunaan Plastik

  by: Alvin Yoga       5/8/2018
  • Tanpa sadar, setiap orang pasti sering menggunakan barang-barang berikut: mulai dari sedotan plastik ketika membeli frappuccino favorit di toko kopi, botol plastik ketika membeli air mineral dalam kemasan, sampai kantong belanja. The sad news is, rata-rata penggunaan plastik tersebut hanyalah sekitar 15 menit, dan setelahnya, barang-barang tersebut hanya akan berakhir di tempat sampah.

    Padahal, barang-barang tersebut tak langsung terurai begitu saja ketika kamu buang. Dibutuhkan waktu hingga bertahun-tahun sebelum sebuah kantong belanja biasa bisa terurai dengan sempurna. Nah, yang mengejutkan, berdasarkan data yang didapat oleh National Geographic, penggunaan ketiga barang tersebut (sedotan plastik, kemasan botol mineral plastik, serta kantong belanja) ternyata mencapai 40% dari penggunaan plastik di seluruh dunia. Dan setiap tahunnya, sekitar 8,8 juta ton dari sampah plastik tersebut berkumpul di lautan, tak terurai seperti seharusnya. Hal ini jelas membahayakan kehidupan para binatang dan tumbuhan di laut, menciptakan polusi di air, serta mengancam kesehatan manusia.

    Melirik fakta tersebut, sepertinya sudah saatnya kita mengurangi penggunaan sampah plastik. Mulai saja dari yang termudah. Ingin tahu caranya? Simak di bawah ini:




    Gunakan sedotan alternatif

    Saat ini, beberapa restoran fast food bahkan sudah mendukung pengurangan sedotan plastik di beberapa negara. Tak mengejutkan, karena di Amerika Serikat saja, sekitar 500 juta sedotan plastik digunakan setiap harinya. Nah, bagi kamu yang ingin mengurangi penggunaan sedotan plastik, ganti dengan sedotan bambu, metal atau kaca yang kini banyak dijual di pasaran. Jangan lupa untuk membawanya ketika kamu akan mengunjungi restoran atau kafe favorit, lalu cuci setelah digunakan.


    Pilih ice cream cone

    Jika kamu dihadapkan pada pilihan cone atau cup ketika akan membeli es krim, pilih cone untuk mengurangi penggunaan sendok dan wadah plastik. Terkesan simple, namun dengan begitu kamu sudah berhasil mengurangi dua sampai tiga sampah plastik.


    Hindari menggunakan kertas pembungkus kado

    Kertas kado memang membuat tampilan hadiah menjadi cantik, namun di sisi lain kertas tersebut hanya akan berubah menjadi sampah begitu selesai digunakan. Tak jadi masalah jika kamu hanya menggunakannya sesekali, namun di beberapa kesempatan, coba gunakan kertas koran atau jika perlu ganti hadiahnya dalam bentuk voucher belanja sehingga tidak perlu menggunakan kertas pembungkus.




    Pikirkan baik-baik sebelum membeli

    Semisal, kamu ingin membeli sekotak sereal, atau mungkin kamu suka sekali dengan salah satu produk camilan. Dibanding membelinya dalam dua kemasan berukuran kecil, lebih baik kamu beli satu kemasan berukuran besar, kemudian simpan sisanya untuk kamu konsumsi kemudian. Dengan begini, kamu sudah "menghemat" satu sampah plastik.


    Jangan diletakkan sembarangan

    Salah satu kebiasaan buruk yang sering dilakukan oleh orang-orang adalah membiarkan sampah mereka tergeletak begitu saja di suatu tempat. Hal ini sering terjadi di lokasi-lokasi konser, di dalam bioskop, atau bahkan di pinggir pantai. Terutama untuk sampah yang ditinggalkan di pinggir pantai, tak jarang sampah di area ini akhirnya terbawa ombak ke tengah laut. Hal ini bisa berakibat buruk pada ekosistem laut, lho. Yuk, lebih peduli pada lingkungan.


    Pilih sabun batangan

    Kemasan sabun batangan jauh lebih ramah lingkungan dibandingkan sabun cair yang menggunakan kemasan plastik. Tak hanya itu, pembuatan sabun cair juga biasa membutuhkan energi serta penggunaan air 20 kali lebih banyak dibandingkan sabun batangan. Uh-oh.


    (Alvin Yoga / AK / Image: Dok. racorn©123RF.com )