Celebrity

Atlet Nanda Mei Sholihah Bahas Makna Wanita Juara

  by: Kezia Calesta       15/8/2018
  • Terlahir dengan fisik yang berbeda tak membuat Nanda Mei Sholihah berkecil hati. Lewat segudang prestasinya sebagai atlet difabel di cabang lari sprinter, wanita berusia 18 tahun asal Kediri ini membuktikan bahwa dirinya mampu menjadi seorang juara.






    Untuk Nanda, menjadi seorang atlet difabel tidak memiliki tantangannya tersendiri. “Saya menjalankan latihan yang sama intensnya dengan atlet lain, entah itu latihan fisik ataupun latihan kekuatan. Semua itu harus saya lakukan dengan disiplin.” Sama seperti atlet lainnya, ia merasa bahwa tantangan terbesar justru datang dari diri sendiri. “Ketika mental down, saat itulah seorang atlet diuji. Maka dari itu, penting untuk punya mental juara supaya bisa terus termotivasi,” ujarnya.



    Menurut Nanda, sosok wanita juara adalah seorang yang mandiri dan percaya diri. “Tidak hanya itu, wanita juara merupakan seseorang yang mampu untuk menempatkan dirinya di situasi apapun. Saya sendiri merasa bahwa sebagai atlet difabel sangat penting untuk memiliki kualitas wanita juara. Sebab, tanpa hal itu akan sulit untuk menorehkan prestasi saat membawa nama Indonesia,” tutupnya.






    Setelah sukses memenangkan tiga medali emas pada ASEAN Para Games 2017 di Kuala Lumpur, kini Nanda mendapat kehormatan untuk menjadi salah satu pembawa Obor Asian Games 2018 di Yogyakarta. Selain itu, ia juga akan mewakili Indonesia dalam ajang Asian Para Games 2018 yang akan diselenggarakan pada 6-13 Oktober. Semangat terus, Nanda!



    (Writer: Hana Devarianti, Kezia Calesta. Image Source: Cosmopolitan Indonesia. Fotografer: Saffie Adjie / Stylist: Astriana Gemiati)