Beauty

Apakah Sulam Alis Aman? Ini Fakta Di Balik Microblading

  by: Kezia Calesta       17/8/2018
  • Tidak semua wanita terlahir dengan alis tebal dan sempurna seperti Cara Delevigne. Untuk kamu yang menginginkan bentuk alis yang ideal tanpa harus makeup setiap hari, sulam alis (alias microblading) dapat menjadi jawabannya! Nah, bila kamu masih ragu dengan teknik atau keamanan microblading, simak penjelasan Cosmo berikut.


    Bagaimana cara kerja microblading?

    Seperti proses tato, seorang ahli sulam alis akan menggunakan pisau mungil untuk membuat irisan-irisan kecil berbentuk rambut di atas lapisan dermis kulit kamu sambil mengisi pigmen berwarna kedalamnya. Jangan khawatir, bulu alis alami kamu tidak akan dicukur habis, kok! Karena microblading tidak permanen, alis baru kamu hanya akan bertahan selama 1-3 tahun. Untuk membuat alis barumu terlihat semakin sempurna, ahli sulam alis kamu akan memilih pigmen warna yang paling sesuai dengan brow tone alamimu. Hasilnya? Alis yang terlihat lebih tebal, penuh dan terbentuk!




    Microblading tidak cocok untuk semua orang.

    Kamu tidak harus memiliki alis tipis untuk melakukan microblading - meskipun kamu sudah memiliki alis tebal, sulam alis dapat membuatnya terlihat semakin on point. Namun bila kamu hamil, sedang menyusui, atau memiliki kondisi kulit seperti eczema, rosacea ataupun keloid, microblading tidak dianjurkan untukmu, ya.


    Baca juga: 5 Tips Sebelum Anda Memutuskan untuk Sulam Alis


    Adakah prosedur yang wajib diikuti sebelum microblading?

    Sebelum microblading, seorang ahli akan mengukur alis kamu sebelum menentukan bentuk dan ukuran yang pas bagi bentuk wajahmu. Lalu, ahli tersebut akan mengaplikasikan krim anastesi sebelum memulai prosedur sulam.

    Cosmo juga menyarankan kamu untuk tidak mengkonsumsi vitamin E, ibuprofen, dan minyak ikan selama beberapa hari sebelum prosedur karena kandungan di dalam produk-produk tersebut dapat membuat darah dalam tubuh semakin cair dan kulit yang lebih mudah memar. Hindari juga alkohol, kafein, Botox, tanning, waxing, dan mencabut alis sebelum prosedur.


    Apakah tipe kulit bisa mempengaruhi hasil microblading?

    Sebenarnya, kulit kering lebih bisa menyimpan pigmen warna dibanding tipe kulit lainnya. Bila kamu memiliki tipe kulit yang sangat berminyak, kamu akan memerlukan lebih banyak touch-up karena kandungan sebum dalam kulit dapat mendorong keluar pigmen sebelum waktunya. Last but not least, pastikan bahwa kulitmu tidak alergi terhadap tinta. Bila kamu memiliki kulit yang berminyak atau sensitif, teknik microshading bisa menjadi opsi untukmu.




    Baca juga: 11 Salon Eyelash Extension Favorit Cosmo


    Apakah microblading sebetulnya aman?

    Dibanding tato, microblading merupakan proses yang jauh lebih aman. Untuk menghindari kasus infeksi, lakukan riset dan carilah ahli sulam alis yang terpercaya! Ingat ladies, sulam alis akan bertahan selama beberapa tahun - so make sure you do your research. Hindari juga pigmen yang berwarna hitam pekat, karena microblading hanya akan terlihat natural dengan warna cokelat. 


    Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk proses penyembuhan alis?

    Biasanya, proses penyembuhan akan memakan waktu 2 minggu. Jangan takut untuk membilas alismu dengan sabun khusus agar tidak terkena infeksi. Jangan khawatir bila alismu sedikit merah, bengkak atau gatal. It’s normal! Selama 2 minggu pertama, hindari sauna, kolam renang, produk foundation, dan facial treatment. Semua hal tersebut dapat mengakibatkan iritasi dan pigmen yang hilang.


    Faktanya adalah, microblading alis cukup sakit. We’re not gonna lie! Namun ingat, kamu tidak perlu menghabiskan waktu untuk menggambar alis selama 12-36 bulan. Is it worth it for you?


    (Image: doc. 123RF.com)