Lifestyle

MAMMA MIA! Hadirkan Pertunjukan Kelas Dunia di Jakarta

  by: Hana A. Devarianti       29/8/2018
  • Tahukah kamu kalau ternyata kisah Mamma Mia! pada awalnya dihadirkan dalam bentuk teater musikal sebelum menjadi film layar lebar? Yup, ladies. Kisah Mamma Mia! yang terinspirasi dari musik grup pop ternama ABBA ini mulai dipertunjukkan ke publik di tahun 1999 dalam bentuk teater musikal dan diproduksi di West End London (a.k.a Broadway-nya Inggris). Menginjak umur pementasan yang hampir dua dekade, Mamma Mia! telah menjadi salah satu pertunjukan musikal paling laris sepanjang masa, lho. Dan, kabar baiknya, kini pertunjukan legendaris tersebut mampir ke Indonesia. Atas persembahan Sorak Gemilang Entertainment (SGE), selama dua belas hari mulai dari 28 Agustus hingga 9 September 2018 kamu bisa menyaksikan pertunjukan musikal kelas dunia yang pastinya berkualitas ini di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.


    Pada malam pembukaan, 28 Agustus 2018 lalu, Cosmo diberi kesempatan untuk menyaksikan pertunjukan musikal ini. Dan, Cosmo langsung kagum dengan sajian seni yang dihadirkan oleh Mamma Mia!






    Bagi kamu yang sudah menonton film Mamma Mia!, kamu pasti sudah familiar dengan alur ceritanya. Sama seperti filmnya, Mamma Mia! musikal mengangkat cerita ibu dan anak, Donna dan Sophie. Alkisah, di sebuah pulau Yunani bernama Kalokairi, Sophie sedang menyiapkan pernikahannya dengan sang tunangan, Sky. Sophie ingin ayahnya mengantarkan dirinya ke altar, tapi—plot twist—Donna tak pernah memberi tahu siapa ayah Sophie. Saat Sophie menemukan buku diary lama ibunya, Sophie menemukan kalau ada tiga pria yang kemungkinan adalah ayahnya: Sam Carmichael, Bill Austin, dan  Harry Bright. Demi menjawab rasa penasarannya juga memenuhi keinginannya, Sophie akhirnya mengundang ketiga laki-laki tersebut tanpa sepengetahuan Donna. Di sinilah "drama" dari kisah ini, sebab tiga laki-laki tersebut sebenarnya adalah bagian dari masa lalu yang Donna hindari. Hal ini membuat Donna pusing tujuh keliling, sampai-sampai kedua sahabatnya Rossie dan Tanya juga ikut was-was.


    Sebagai pertunjukkan musikal, tentunya kisah tersebut disampaikan dengan melantunkan lagu. Dan, dalam musikal ini, lagu ABBA benar-benar menyatu dalam kisah cerita. Tak menjadi pelengkap melainkan menjadi primadona yang membawa penonton mengikuti alur cerita. Seluruh lagu hit ABBA, mulai dari Super Trouper, Dancing Queen, Mamma Mia, Knowing Me, Knowing You, Take a Chance on Me, hingga I Have A Dream ada di musikal ini. Seluruhnya ditampilkan lewat gaya ABBA, yang kental dengan suara pop serta sentuhan rock yang lembut serta disko. Hal ini membuat musikal ini terkesan light, menyenangkan, dan sangat menghibur ketika disaksikan. Memang kelebihan musikal ini bukan dari kemegahan produksinya, tapi dari kekuatan cerita serta gubahan musik yang mampu memberikan pengalaman menonton yang penuh kesan. Selama dua setengah jam penonton disuguhkan dengan penampilan teater musikal yang berkelas. Bagaimana tidak? Pertunjukan Mamma Mia! ini adalah bagian dari international tour dari Mamma Mia! yang ada di West End London. Jadi, apa yang disaksikan selama pertunjukan sama seperti yang dipertunjukkan di London. 






    Satu hal yang menarik perhatian Cosmo adalah bagaimana musikal ini membawa semangat women empowerment. Mamma Mia! mampu menampilkan karakter wanita yang kuat, tapi di saat yang bersamaan witty dan penuh jenaka. Seluruh karakter yang ada di musikal ini, baik itu Sophie, Donna, Rossie ataupun Tanya memperlihatkan bahwa wanita mampu melakukan apapun, bisa berdiri tegak di atas kakinya sendiri meski terkadang hidup berjalan tak sesuai yang mereka inginkan. Musikal ini juga menekankan terhadap pembebasan wanita dalam masyarakat, bahwa wanita tak seharusnya dikukung oleh stigma dan harapan tertentu dalam masyarakat sampai-sampai tak bisa memprioritaskan aktualisasi diri. Mamma Mia! juga memberikan gambaran bahwa cinta dan kebahagiaan ada untuk siapa saja, termasuk untuk mereka yang tumbuh dalam keluarga yang tak memiliki kedua orangtua. Yang spesial adalah semangat ini dibawa dengan gaya yang sangat rileks tanpa mengurangi maknanya.


    Musikal karya Judy Craymer yang ditulis oleh Catherine Johnson, disutradarai oleh Phyllida Llyod, dan dikoregrafikan oleh Anthony Van Laast ini memang legendaris. Tak hanya karena musik dan liriknya ditulis langsung oleh anggota ABBA, Benny Andersson & Björn Ulvaeus, tapi berkat pesan yang dibawakannya memiliki makna yang begitu mendalam. Melihat hal itu rasanya sayang kalau kamu tak menyempatkan diri untuk menyaksikan Mamma Mia!


    Mamma Mia!

    The Smash Hit Musical Based on The Songs of ABBA

    28 Agustus - 9 September 2018 (16 kali pertunjukkan)

    Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta

    Harga tiket mulai Rp850.000,-.