Love & Sex

Open Relationship? Kenali Dulu Aturannya

  by: Redaksi       30/8/2018
  • Banyak orang berpikir (entah pria atau wanita) tak bisa hidup dengan satu pasangan – well, saat ini Cosmo sedang tak membahas tentang cheating dalam hubungan, melainkan: open relationship. Hubungan ini masih terdengar tabu di Indonesia, but gurl... Sudah banyak orang menjalani hubungan ini. Well, open relationship adalah hubungan non-monogami yang dipersetujui oleh kedua pihak. Cosmo is not judging you, kalau kamu sedang menjalani open relationship, lebih baik kenali dulu aturannya (you can’t do it wrong). Simak!


    via GIPHY



    Saling terbuka

    Saling terbuka adalah kunci dari kepercayaan – meski sudah saling setuju untuk memiliki pasangan lain, kalian harus tetap memiliki aturan tersendiri. Ungkapkan apa yang sebenarnya kamu inginkan dan JANGAN PERNAH melanggar aturan yang sudah dibuat. Open relationship mengajarkan kamu untuk saling terbuka, bukan saling merahasiakan.


    Tentukan, kapan open relationship ini akan berakhir

    Kalian harus bisa menentukan, kapan persetujuan ini akan berakhir. Open relationship tak bisa kamu jalani selamanya – apalagi kalau kalian ingin lebih ‘serius’ dan menuju ke jenjang selanjutnya. Hmm.... Beberapa orang mungkin memilih untuk menjalani open relationship dalam jangka waktu yang lama (dan berujung mengakhiri hubungan ini). Well, ini semua tentang pilihan – bagaimana dengan kamu? Apa keputusan yang akan kamu buat dengan si dia?


    Jangan Pernah Membandingkan Pasangan

    Yes, ini adalah hal yang paling membahayakan. Jika sedang terjadi konflik, kamu tak boleh membandingi si dia dengan yang lain – jangan pernah mengatakan “Dia lebih baik daripada kamu!” Well, kamu membuat hubungan ini semakin buruk, lebih baik diakhiri saja kalau memang belum siap menjalaninya.




    Prioritas

    Dalam open relationship, tak ada salahnya kalau kamu menghabiskan waktu bersama pasangan lain. Ingat, kamu harus tetap memprioritaskan si dia. Hubungan terbuka hanyalah sebuah perjanjian yang kalian buat, bukan berarti kamu meninggalkan si dia demi pasangan yang baru – no, ini adalah kesalahan yang besar. Jika si dia sedang membutuhkan bantuan, kamu harus mendahulukannya karena kalian masih terikat.




    (Nadhifa Arundati / Image: Doc. Outnow.ch, GIPHY)