Celebrity

Lebih Dekat dengan Della Dartyan, Rising Star Dunia Akting

  by: Giovani Untari       12/8/2019
  • Love From Della! 

    Perannya pada sebuah film sukses membawa Della Dartyan masuk dalam daftar rising star saat ini. Ia juga ternyata seorang petualang sejati dan eco-warrior! Saatnya bertemu dengan sisi surprising (dan humble) darinya.




    Hi Della, selamat atas penghargaan sebagai Pendatang Baru Terbaik dan Pendatang Baru Terfavorit versi Indonesian Movie Actors (IMA) Awards 2019!

    Hi Cosmo! Jujur saya tidak menyangka sama sekali. Bagi saya bisa berada di list nominasi dan bersanding dengan para aktris senior lainnya adalah sebuah hal yang luar biasa. Saat nama saya dipanggil sebagai pemenang saya merasa, “Hah, serius?” Saya bahkan tidak mempersiapkan speech sama sekali, haha... Bahkan saat nama saya kembali dipanggil untuk penghargaan kedua, saya lebih shock dan blank. Tapi saya sangat berterima kasih sekali.


    Karakter Anda sebagai Arini di film Love For Sale sangat membekas. Apa yang Anda pelajari dari sosok Arini?

    Arini adalah sosok yang selalu membuat orang di sekitarnya happy dengan kehadirannya. Ia juga sosok yang sangat charming dan memiliki vibes yang baik. Saya belajar bagaimana menjadi perempuan yang menyenangkan seperti Arini. Oh ya, Arini juga sangat feminin! Jujur ini berbeda 180 derajat dengan saya yang tomboi. Saat orang terdekat saya menonton Love For Sale dan melihat saya sebagai Arini, mereka semua berkomentar “Wah ini bukan Della deh!” Tapi bagi saya itu serunya dunia seni peran.


    And the good news, akan ada Love For Sale 2! Bagaimana Anda menghadapi ekspektasi publik yang pasti sangat besar untuk film selanjutnya?

    Ya! Bebannya luar biasa mengingat ini sekuel, kan? Kecemasannya mungkin datang dari rasa takut tidak bisa memuaskan sisi penasaran para penggemar Love For Sale 1. Tapi ya, mari kita bekerja dengan baik dan menjalaninya. Saya mencoba optimis semoga ini bisa memuaskan para penonton. Secara garis besar ini juga menjadi sebuah pengalaman pertama saya memerankan tokoh Arini kembali dengan segala perkembangannya. Jika di film pertamanya saya belajar cara membangun karakter baru dalam film, sekarang belajar tentang mengembalikan tokoh Arini lagi. Saya excited juga sih! Semoga film ini kembali membuat baper. 



    Sebelum terjun ke layar lebar, Anda juga bergabung dengan dunia teater. Apa yang membawa Anda jatuh cinta dengan dunia seni peran?

    Semua berawal dari rasa suka saya menonton teater. Saya merasa magical feelings dan serasa ada di dunia lain.. Dari sana saya akhirnya memutuskan terjun ke dunia ini. Satu hal lainnya yang saya suka dari dunia seni peran seperti teater dan film, karena mereka melibatkan proses dan tidak berlangsung instan. Ada prosesnya yang harus dijalani pemain mulai dari membangun karakter, reading, hingga menciptakan chemistry antar pemain. Saya akui sangat suka setiap proses dari dunia seni peran tersebut.


    Berbicara soal dunia seni peran, siapa aktor dan aktris favorit Anda?

    Saya suka Eddie Redmayne! Saya penggemar Harry Potter by the way, haha.. Untuk aktris saya sangat suka Jennifer Lawrence.


    Anda juga gemar sekali traveling. Cosmo penasaran apa sih yang membuat Della begitu tertarik mengeksplor alam dan sekitarnya? 

    Sejak kecil ayah saya selalu mengajarkan bahwa kita itu hidup berdampingan. Bukan hanya dengan manusia tetapi juga alam semesta. Terkadang kita suka lupa hal tersebut, bukan? Lewat traveling, saya banyak dapat pelajaran hidup. Misalnya saat naik gunung, filosofi, menaklukkan puncak gunung itu seperti impian. Ia ada di atas kepala kita, tapi terkadang kita hanya mimpi saja tanpa berusaha. Rasanya sebagai manusia kita harus berusaha selangkah demi selangkah untuk mencapai puncak dan impian kita. Apapun yang kita lakukan kalau kita punya tekad dan mau impian kita pasti akan tercapai.






    Pasti Della juga punya dong, destinasi yang ingin sekali Anda kunjungi?

    Sure! Saya punya impian trekking ke Everest base camp di Nepal Desember ini. Impian terbesar saya pergi ke sana sendiri atau paling tidak dengan seorang guide. Lalu di sana saya ingin membuat jurnal harian, tentang perjalanan seorang perempuan yang mendaki base camp Everest seorang diri. Ini akan membuat sesuatu yang seru dan bisa dibagikan ke orang. Karena banyak perempuan yang takut solo traveling dan khawatir atas apa yang terjadi di depannya. Tapi jika kita takut kita tidak akan bisa melihat dunia, right? Ini menjadi sebuah motivasi bagi saya. Doakan ya! 


    Anda juga ikut terlibat dalam project Zero Waste. It’s so cool! Mengapa akhirnya tertarik berpartisipasi dalam hal ini?

    Waktu saya jadi host program traveling, saya suka sedih pergi tempat wisata tapi melihat sampah berserakan. Padahal effort yang kita lakukan untuk sampai di destinasi tersebut cukup menantang. Tempat tersebut akhirnya menjadi tidak indah lagi. Padahal sebenarnya saat traveling Anda tidak sesulit itu menjaga lingkungan. Cukup tidak membuang sampah sembarangan. Atau mungkin jika tidak ada tempat sampah ya bawalah kembali sampah Anda pulang. Bersama sebumi.id saya dan tim mendaki Gunung Semeru berupaya agar selama pendakian tidak menghasilkan sampah. Saya jadi belajar dari mereka tentang zero waste ini. Terakhir senangnya, seluruh kru film yang saya bintangi juga mempraktikan zero waste ini dengan membawa botol sendiri. Dimulai dari hal-hal yang kecil, Anda bisa membantu dunia.


    Hmmm… apakah itu artinya pasangan Della juga harus sosok yang adventurous dan pecinta alam? 

    Haha.. tidak kok! Tapi ya saya rasa itu akan menjadi sebuah bonus. Sebenarnya saya memiliki tipe jika berbicara soal pria idaman. Yang penting ia mau menerima saya apa adanya, tidak hanya dari luar tapi juga dari dalam. 



    CREDITS:

    Stylist: Dheniel Algamar

    Fotografer: Grego Gery

    Digital Imaging: Grego Gery

    Makeup: Vina Zhang

    Hair do: Yovita Pratiwi

    Asst. Fashion stylist: Yovita Pratiwi

    Wardrobe: Sapto Djojokartiko, Max Mara

    Lokasi: NUSA Indonesia Gastronomy