Love & Sex

Menurut Ahli, Ini 6 Tanda Kamu Ada Dalam Toxic Relationship

  by: Shamira Priyanka Natanagara       31/8/2019
  • Toxic relationship adalah sebuah istilah yang seringkali digunakan, tapi agak sulit untuk tahu persis apa artinya dan bagaimana cara mengetahui jika hubunganmu sehat atau patut dikhawatirkan.

    Psikoterapis Dr. Sheri Jacobson, pendiri Harley Therapy, mengatakan bahwa sebuah hubungan yang toxic pada dasarnya adalah hubungan yang secara fundamental tidak sehat, dan menyebabkan dirimu (atau orang lain) terluka secara mental atau bahkan fisik.

    Sementara itu, Ammanda Major, Kepala Praktik Klinis (Head of Clinical Practice) di yayasan hubungan Relate mengatakan, "Dalam sebuah hubungan yang sehat ada rasa saling menghormati dan kemampuan untuk berbagi perasaan tanpa rasa takut akan dikritik atau dipermalukan.". Dalam hubungan yang toxic, yang terjadi justru sebaliknya. 



    Ammanda menambahkan, "Dalam kebanyakan kasus yang serius kekerasan dalam rumah tangga dapat terjadi." Ia juga mengatakan bahwa penting untuk mengingat setiap hubungan yang pernah menimbulkan kerusakan mental, emosional, atau fisik tidak baik untuk siapapun.


    Tanda-tanda kamu berada dalam hubungan yang tidak sehat

    1. Kamu merasa gelisah, lelah, atau memiliki suasana hati yang buruk saat bersama sang pasangan

    Perhatikan perasaanmu saat berada di sekitar sang pasangan, dan perhatikan jika suasana hatimu memburuk jika sedang bersamanya. Kecuali ada alasan lain yang mengubah suasana hatimu, kalau kamu merasa si dia membuat mood-mu buruk, maka menurut Dr. Jacobson, ini adalah pertanda bahwa hubunganmu telah mempengaruhi kesehatanmu secara negatif. 


    2. Kamu sulit untuk rileks dan menjadi dirimu sendiri saat bersama sang pasangan

    "Dalam hubungan yang sehat, berada bersama pasangan adalah hal yang nyaman di mana kamu bisa menjadi dirimu sendiri," kata Dr. Jacobson. Kalau kamu merasa kamu tidak bisa benar-benar menjadi dirimu saat bersamanya, bisa jadi ada masalah dalam hubunganmu.

    Ada pula perilaku yang patut diawasi yang belum tentu adalah tanda bahwa hubunganmu toxic, tapi bisa jadi adalah tanda awal bahwa hubunganmu mulai memburuk, diantaranya kalian sudah jarang berbicara, tidak melakukan aktivitas bersama, dan kehidupan seks kalian tidak baik. Walaupun ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan hal-hal tersebut, seperti sibuk di kantor, ada kemungkinan bisa mengarah ke masalah yang lebih serius. 


    3. Pasanganmu terus-menerus mengkritikmu dan sering membuatmu kecewa

    Menurut Dr. Jacobson, perilaku dalam hubungan yang toxic bisa beragam, mulai dari hal-hal yang tampak sepele, seperti dikritik atau dibuat kecewa, hingga hal-hal yang lebih serius seperti dimanipulasi dan pelecehan verbal (lihat poin keempat). Mungkin kedengarannya tidak berbahaya, tapi pasangan yang terus-menerus mengkritik dan mengecewakanmu, atau melakukannya dengan perilaku toxic lainnya, ini berarti hubunganmu sudah tidak sehat.

    Selain itu, pasangan yang terlalu mudah cemburu atau egois juga bisa membuat hubungan menjadi toxic, kata Ammanda.


    4. Pasanganmu memanipulasi, melakukan pelecehan verbal, atau mengontrolmu secara paksa

    Gaslighting adalah sebuah bentuk pelecehan psikologis dan emosional di mana seseorang memanipulasi orang lain sehingga mempertanyakan diri mereka dan kewarasan mereka sendiri—dan hal ini sering terjadi dalam hubungan asmara. Pasanganmu mungkin mengatakan bahwa ingatanmu tidak benar, atau kamu mengada-ada.

    Bentuk lain dari pelecehan verbal yang lebih mudah dikenal adalah ejekan dari sang pasangan. Selain itu, pasangan yang mengontrolmu secara paksa, mengancam, mempermalukan, atau mengintimidasimu untuk melakukan hal-hal yang tidak ingin kamu lakukan juga menandakan hubungan yang toxic.




    5. Pasanganmu jarang ingin berkompromi denganmu

    "Kamu patut mundur selangkah dan menyadari bahwa kamulah yang selalu memberi dan tidak mendapatkan apapun sebagai gantinya," kata Ammanda.

    "Dalam hubungan yang sehat, saat sebuah masalah terjadi, kalian sebagai pasangan akan berusaha untuk membuat perubahan dan mencari solusi untuk membuat hubungan berjalan [dengan lancar]," kata Dr. Jacobson. Jadi jika hubunganmu toxic, akan ada sedikit tindakan untuk membuat hubungan membaik, dan masalah yang ada tidak akan selesai. 


    6. Kamu mengabaikan dirimu sendiri dan membuat alasan untuk perilaku pasanganmu

    "Kamu mungkin mencari alasan untuk pasanganmu dan perilakunya," kata Ammanda, yang bisa menjadi tanda bahwa kamu sebenarnya tahu bahwa ada yang salah tapi takut untuk mengakuinya. Dan dalam proses tersebut, kamu seringkali mengabaikan dirimu sendiri dan tidak membuat dirimu sebuah prioritas.


    Apa yang perlu dilakukan jika kamu berada dalam toxic relationship?

    "Kalau kamu merasa berada dalam hubungan yang sungguh tidak sehat, toxic, bahkan mungkin hubungan yang membahayakan, ini berarti [kamu perlu] mencari jalan keluar dan bertindak. Kalau melibatkan kekerasan dalam rumah tangga, cari pertolongan profesional—meninggalkan pasangan yang kasar bisa menjadi hal yang berbahaya dan para ahli siap untuk menolongmu untuk melakukannya seaman mungkin," kata Ammanda. 

    Jika kamu tidak merasa sedang dalam bahaya tapi hubunganmu kurang sehat, ia menyarankan untuk berbicara dengan sang pasangan. "Ia mungkin akan merasakan hal yang sama tapi tidak tahu cara membahasnya. Ketika kamu berbicara, coba mulai dengan perasaanmu daripada menyalahkannya—jadi katakan 'Selama ini aku merasa khawatir tentang jarak di antara kita akhir-akhir ini', daripada mengatakan 'Kenapa kamu akhir-akhir ini begitu jauh dariku?'. Banyak menggunakan 'aku' akan membuat percakapan lebih enak, membuat pembicaraan lebih terbuka dan jujur."


    CosmoBabes, kalau kamu merasa terjebak dalam hubungan yang tidak sehat, kamu bisa menghubungi lembaga-lembaga berikut:





    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan UK / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Shamira Natanagara / Ed. / Images: Eric Ward on Unsplash )