Celebrity

Alasan Putri Diana Menolak Memakai Logo Chanel Setelah Cerai

  by: Shamira Priyanka Natanagara       4/8/2020
    • Putri Diana menolak untuk memakai logo Chanel setelah cerai karena alasan yang memilukan.
    • Logo tersebut mengingatkannya pada Pangeran Charles dan Camilla Parker Bowles.


    Ada banyak hal yang telah dibahas mengenai Putri Diana dan pernikahan serta perceraiannya dengan Pangeran Charles, tapi Harper's Bazaar Australia baru mengungkapkan sedikit informasi tentang apa yang ada dalam pikiran Diana setelah ia dan Charles cerai, yang sangat memilukan.

    Berbicara dengan desainer Jayson Brundson, yang bekerja dengan keluarga kerajaan pada 1996, HB mengungkapkan bahwa Diana tak mau mengenakan logo Chanel karena terlalu mengingatkannya pada perselingkuhan Charles dan Camilla Parker Bowles.



    Saat mengunjungi Australia sebagai penata rambut Diana, ia menyarankan sang Putri untuk memakai sepasang sepatu Chanel, tapi ia dengan sopan menolak. Ini kata Jayson:

    "Ia keluar memegang sejumlah sepatu dan tas dan membuang semuanya ke sofa. Lalu mengatakan, 'Bagaimana menurutmu?', jadi saya melihat semuanya dan saya menemukan sepasang sepatu Chanel, dan saya mengatakan, 'Well ini akan tampak bagus dengan yang Versace,' dan ia mengatakan, 'No, saya tidak bisa mengenakan huruf 'C' yang terikat, dua huruf 'C'.' Jadi saya bertanya mengapa, dan ia mengatakan, 'Itu adalah Camilla dan Charles.'"

    Jayson menambahkan, "Pasti karena waktunya, itu adalah setelah ia cerai. Ia melihat huruf 'C' yang terikat dan mengingatkannya pada Charles dan Camilla. Sepatu tersebut adalah [model khas] Chanel, saya rasa memiliki huruf 'C' tersebut. Dan saya rasa untuk hasil foto, orang-orang akan menyadari hal tersebut karena itu terjadi tak lama setelah perceraiannya."



    Diana dan Charles cerai pada tahun 1996, jadi sangat bisa dimengerti mengapa ia tidak siap untuk langsung memakai logo Chanel setelah perselingkuhan dan perpisahan. 


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan US / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Shamira Natanagara / Ed. / Opening image: Dok. Cosmopolitan US)