Beauty

Letak Jerawat Di Wajah, Ungkap Kesehatanmu, Intip!

  by: Kissy Aprilia       4/8/2020
    • Jerawat tidak hanya disebabkan oleh faktor eksternal, tetapi juga masalah kesehatan.
    • Letak jerawat pada wajah ternyata dipengaruhi oleh kondisi kesehatan.
    • Jerawat di dahi menandakan adanya masalah hormon dan stres.


    Mulai merasa lelah karena terus menerus berjuang melawan jerawat di kulit wajah? You’re not alone. Cosmo juga pernah mengalami hal serupa, bahkan sudah mencoba sejumlah produk skincare dan teknik perawatan anti jerawat. Hasilnya, jerawat tetap saja bermunculan—bahkan tidak sesekali kondisinya justru semakin parah!

    Daripada menghabiskan budget untuk membeli produk skincare yang belum tentu menghasilkan efek optimal, bagaimana kalau kita mulai menganalisa penyebab jerawat dari letak posisinya di wajah—sebab masalah kulit ini juga berkaitan dengan kesehatan. Simak penjelasannya!





    Jerawat di dahi = masalah hormon dan stres.

    Apakah kamu suka mengenakan topi atau punya gaya rambut berponi? Salah satu penyebab timbulnya jerawat di dahi adalah karena area tersebut memproduksi lebih banyak sebum. Kalau tidak membersihkan wajah dengan maksimal, pori-pori di kulit di dahi akan tersumbat dan jerawat muncul terus menerus.

    Selain itu, stres juga menjadi faktor penyebab tumbuhnya jerawat di bagian dahi. Dalam kondisi ini, tubuh kamu melepaskan hormon adrenalin dan kortisol yang membuat produksi sebum kian meningkat. Hasilnya, area dahi terus dimunculi oleh jerawat.


    Jerawat di hidung = masalah pada organ hati.

    Sama seperti dahi, hidung adalah bagian wajah yang memproduksi lebih banyak sebum. Muncul jerawat di area hidung juga berkaitan dengan kondisi organ jantung dan hati yang kurang sehat. Selain itu, hal ini juga bisa menandakan bahwa tekanan darahmu sedang tinggi.

    Kalau kamu dihantui masalah jerawat pada bagian tersebut, maka kamu harus mewaspadai kesehatan pada organ hati dan jantung. Kamu dapat memperbaikinya dengan mengurangi konsumsi daging, makanan pedas, dan berlemak, membatasi makanan yang mengandung garam tinggi seperti junk food, serta perbanyak konsumsi buah-buahan.Okay?




    Jerawat di pipi = alergi dan masalah sistem pernapasan.

    Mulai sekarang, jangan hanya memastikan kuas makeup-mu bersih, tetapi juga layar ponselmu. Munculnya jerawat di area pipi disebabkan oleh kotoran dan bakteri yang terpapar pada kulit. Selain itu, kualitas udara yang tidak baik a.k.a polusi yang menganggu sistem pernapasan juga menjadi penyebab dari masalah ini. 

    Jika kamu adalah perokok, ketahui bahwa area pipi berhubungan dengan sistem pernapasan—yang artinya juga menjadi penyebab jerawat di pipi. Jadi, mulailah menerapkan gaya hidup sehat, selalu bersihkan kuas makeup dan layar ponsel, ganti sarung bantal secara rutin, dan hindari paparan polusi!


    Jerawat di sekitar dagu = ketidakseimbangan hormon

    Dalam siklus menstruasi, hormon testosteron mengalami peningkatan yang signifikan sehingga membuat kulitmu lebih banyak memproduksi minyak. Atasi dengan cara mengoptimalkan rutinitas kecantikan kurang lebih satu minggu sebeluh haid dan gunakan pembersih wajah yang mengandung benzoyl peroxide atau salicylic acid. Bahan aktif tersebut bekerja mematikan bakteri P.Acne, sehingga mengurangi risiko jerawat. 

     

    Jerawat di Sekitar Mulut = pola makan tidak sehat.

    Coba perhatikan pola makanmu! Mengganti sumber protein dengan mengonsumsi produk berbahan dasar susu bisa menimbulkan peradangan jerawat, terlebih jika dalam asupan yang besar. Kalau masih suka mengonsumsi makanan berminyak, jangan heran kalau kelenjar sebum di kulitmu semakin bertambah dan pori-pori menjadi tersumbat!


    (Kissy Aprilia, images: Joshua Rawson-Harris/ Unsplash)