Beauty

Hindari 8 Kebiasaan ini Agar Kulit Wajah Tetap Sehat

  by: Astriana Gemiati       14/8/2020
    • Hindari kebiasaan buruk yang dapat memicu munculnya masalah kulit terjadi.
    • Jaga kulit kamu agar tetap lembap dan tampak sehat dengan melakukan hal ini.


    Apakah kebiasaan ini terdengar familiar: Mendapati titik kecil di pipi kamu. Lalu, berpikir mungkin kamu bisa mendapatkan sesuatu. Kamu pun memutuskan hanya untuk menyentuhnya dan melihat apa yang akan terjadi. Dua menit kemudian, kamu akan mulai meremas dan mencubitnya sampai keadaan benar-benar tidak dapat ditutupi oleh concealer (uups!).

    Jika menyangkut masalah kulit, kebiasaan buruk sering kali menjadi akar penyebabnya. Itulah mengapa Cosmo meminta dokter kulit yang berbasis di Miami, Dr. Loretta Ciraldo, M.D. FAAD, atau biasa dipanggil Dr. Loretta, untuk menjelaskannya langsung kepada Cosmo. Di sini, Dr. Lorreta akan menguraikan kebiasaan yang harus segera kita hilangkan untuk mendapatkan kulit yang lebih baik dengan cara bagaimana mempertahankan dan memperbaiki rutinitas kecantikan kamu.




    #1. Memencet kulit

    Perasaan ingin menutupi pori-pori yang besar akibat jerawat dengan berbagai bentuk cara agar kulit tampak lebih halus adalah hal yang sangat melelahkan. Yup, Cosmo mengerti hal tersebut. 

    Tidak mengherankan, ini adalah salah satu kebiasaan yang perlu kamu hilangkan. “Dalam empat puluh tahun lebih saya sebagai dokter kulit, saya memperkirakan bahwa lebih dari 90% dari semua bekas jerawat yang saya lihat adalah hasil dari memencet,” kata Dr. Loretta. “Saya selalu menyarankan kepada semua pasien saya untuk melakukan mantra ini: Jika saya membiarkan, ini akan hilang dalam beberapa hari. Namun, jika saya memilih untuk menyentuh bekas luka tersebut, ini akan berakibat bisa membekas selama seumur hidup.” Lebih baik gunakan produk khusus untuk bantu menargetkan masalah pori-pori, dan luangkan waktu sebentar untuk membaca produk tersebut sebelum kamu menggunakannya.



    #2. Eksfoliasi berlebihan 

    Melakukan eksfoliasi wajah adalah salah satu hal yang menyenangkan, namun penting untuk mengingat mantra “less is more”. “Terlalu banyak melakukan eksfoliasi wajah dapat mengiritasi kulit dan membuatnya tampak kering dan kemerahan,” kata Dr. Loretta. “Ini juga dapat menyebabkan kulit kamu bisa memproduksi minyak secara berlebihan dan menyebabkan kelembapan hilang hingga dapat memicu munculnya jerawat.”

    Jika kamu cenderung menggunakan scrub terlalu keras, mulai hari ini batasi penggunaan kamu hanya sekali atau dua kali seminggu, dan lakukan dengan penekanan yang lembut. Sebagai alternatif, eksfoliator kimiawi berbasis asam (seperti AHA dan BHA) bisa jadi pilihan karena bantu berikan hasil wajah tampak bercahaya, asal dengan catatan kamu tetap melakukan eksfoliasi dengan cara yang lembut bukan dengan menggosoknya.


    #3. Tidur kurang dari delapan jam

    Meskipun tergoda begadang sampai jam tiga pagi hanya untuk menyelesaikan beberapa episode K-drama favorit, kulit kamu akan berterima kasih nantinya jika kamu menghentikan kebiasaan ini. Kurang tidur (idealnya tujuh hingga delapan jam) dapat menurunkan pH kulit kamu, hingga dapat memengaruhi cahaya alami dan merusak tingkat kelembapannya. “Istirahat kecantikan adalah hal yang nyata,” kata Dr. Loretta. “Jika menurut kamu tidur tidak dapat membuat perbedaan, coba ambil foto selfie dan bandingkan saat kamu terjaga pada larut malam, serta tidur tepat waktu dengan durasi delapan jam. Saya pikir itu saja yang akan dapat meyakinkan kamu.”



    #4. Pergi tidur tanpa mencuci muka

    Ada beberapa perasaan yang lebih mengecewakan daripada bangun di pagi hari, menggosok mata, dan menyadari bahwa kamu lupa membersihkan riasan pada malam sebelumnya. Tidak mencuci muka sebelum tidur bisa menjadi berita buruk untuk pori-pori kamu, belum lagi kulit yang sensitif dan rawan bintit pada kelopak mata jika kamu menggunakan eyeliner dan maskara yang berat. Dr. Loretta menyarankan untuk menjadikannya ritual malam hari untuk mencuci muka tepat setelah makan malam sebelum kamu terlalu lelah dan meninggalkan sebungkus tisu pembersih makeup di meja samping tempat tidur untuk berjaga-jaga.


    #5. Melupakan tabir surya

    Karena waktu yang dihabiskan di luar lebih sedikit dan jarang, serta liburan musim panas banyak tertunda, itu artinya kita boleh melewati penggunaan sunscreen dari rutinitas biasanya? Tentu saja, tidak! Matahari saat bersinar juga dapat menembus melalui jendela rumah, jika sinar UV tersebut bersentuhan dengan kulit, dan meskipun kamu hanya berada di luar selama 15 menit untuk berjalan-jalan dengan hewan kesayangan, tetap saja 15 menit terkena paparan sinar matahari yang tidak terlindungi akan sangat berbahaya. “Kami sebagai dermatologis ingin menekankan bahwa ada banyak ‘paparan sinar matahari yang tidak sengaja’ yang kami dapatkan.” kata Dr. Loretta.

    Jadi, hentikan merusak kulit kamu sendiri dari paparan sinar UV sejak awal dengan menjadikan tabir surya sebagai bagian dari rutinitas skincare pagi kamu. Dan, mengingat formula SPF kini sudah tersedia dalam bentuk tinted moisturizer, facial mist, foundation, dan produk lainnya, ada banyak cara untuk memastikan kamu agar kulit wajah tetap terlindungi.


    #6. Mandi dengan air panas

    Betapa indah rasanya membiarkan diri kamu menikmati mandi air panas, suhu ekstrim dapat mengeringkan kulit, dan jika di salah satu kulit kamu ada yang sensitif, panas sebenarnya dapat menyebabkan kulit menjadi lebih reaktif. “Air panas meningkatkan aliran darah ke kulit, hingga membuat kulit jadi mudah memerah dan sensitif,” jelas Dr. Loretta. “Ini juga dapat memperburuk area yang meradang di mana kamu sedang mengalami jerawat atau rosacea.” Sebaliknya, atur suhu dengan sedikit lebih dingin akan lebih baik, terutama saat mencuci muka.”


    #7. Terus menerus menyentuh wajah

    Memegang wajah terus menerus walau tanpa disadari bisa menjadi penyebab dibalik timbulnya jerawat. “Karena kulit di telapak tangan kita lebih tebal, maka dapat ditoleransi banyak bahan baik menggunakan hand cream atau hand sanitizer yang bisa dengan mudah mengiritasi wajah.” kata Dr. Loretta.

    Meskipun lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, cukup menjauhkan tangan dari wajah, minimal akan membantu membersihkan area yang teriritasi.





    #8. Mengunakan banyak produk ke kulit wajah

    Tentu saja, menumpuk produk favorit kamu bisa terasa menikmati kemewahan yang luar biasa, tetapi kenali produk yang kamu gunakan saat mengaplikasikan ke wajah. “Kamu berisiko mengalami reaksi alergi, dan jika kamu memilikinya akan sulit menentukan apa yang sebenarnya menyebabkan reaksi tersebut,” kata Dr. Loretta. “Selain itu, produk juga tidak dapat menyerap dengan baik ke kulit ketika kamu memakainya terlalu banyak lapisan pada satu waktu.”

    Dengan kata lain, rutinitas 20 langkah itu bisa jadi sia-sia. Coba kurangi daftar dengan memusatkan perhatian pada tiga hingga lima produk favorit kamu, dan tetap berpegang pada rutinitas tersebut selama beberapa minggu untuk menentukan apakah formulanya benar-benar bekerja dengan baik.





    Credit:

    Photography : Hadi Cahyono

    Stylist : Astriana Gemiati

    Makeup : Ifan Rivaldi

    Hair : Jimmy

    Model : Olessia (Wynn Model)



    (Artikel ini disadur dari cosmopolitan.com cosmo (link ke artikel asli) / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Astriana Gemiati Image: GIPHY.com / Layout: Rhani Shakurani )