Lifestyle

Ini 5 Penyebab Tanaman Cepat Layu & Mati!

  by: Giovani Untari       19/8/2020
    • Bagi kamu yang tengah memiliki hobi berkebun, pasti ada momen di mana kamu merasa bingung mengapa tanaman yang sudah dirawat dengan baik pun bisa cepat layu dan mati.
    • Ternyata ada 5 penyebab mengapa tanaman bisa cepat layu dan mati. Salah satunya adalah kita terlalu banyak / sedikit dalam menyiram mereka.


    Kehadiran tanaman jelas memberi kesan yang begitu indah di di sekeliling kita, akan tetapi merawat tanaman bisa menjadi sesuatu yang sedikit challenging jika kita tidak melakukannya dengan tepat. Bahkan saat kita berpikir sudah memiliki cukup banyak pengetahuan untuk merawat tanaman indoor yang dimiliki, satu kesalahan bisa saja membuat mereka layu dan mati. Oh no!

    Jadi babes, jika saat ini kamu sedang merasa sedikit bersalah karena tanaman yang kamu rawat layu dan mati, ingat ini semua adalah bagian dari proses merawat tanaman itu sendiri. Ini adalah hal yang bisa saja terjadi dan kamu masih memiliki kesempatan untuk belajar merawat tanaman-tanaman tersebut dengan lebih baik kok.



    Berikut Cosmo telah merangkum 5 penyebab mengapa tanaman kamu cepat layu dan mati. Cobalah untuk mengingatnya, agar kamu tidak melakukan 5 kesalahan ini saat merawat tanamanmu ya. 


    1. Terlalu banyak atau sedikit menyiram tanaman

    Kamu mungkin berpikir bahwa menyiram tanaman adalah sesuatu yang benar dan wajib dilakukan setiap hari, tetapi sebenarnya lebih banyak tanaman yang layu dan mati karena terlalu sering disiram ketimbang mereka mengalami dehidrasi (atau jarang disiram). Banyak tanaman yang jauh lebih mudah dirawat dibanding yang kita bayangkan, di mana mereka hanya butuh disiram setiap lima hari sekali. Tetapi tentu, akan lebih baik jika kamu mengecek terlebih dahulu seperti apa kebutuhan air dari tanaman yang kamu miliki. Atau kamu juga bisa menanyakan ini kepada penjual tanaman yang dibeli, kapan saja waktu terbaik untuk menyiram tanaman tersebut.


    2. Tanaman diletakkan pada pot yang memiliki pembuangan air buruk

    Akar tanaman bisa membusuk saat kamu terlalu banyak menyiram mereka. Hal ini terjadi karena akar yang terendam terlalu banyak air akan mulai membusuk. Tanah di dasar pot juga akan kesulitan dalam menahan air, meski bagian atasnya terlihat kering. Untuk mencegah hal ini terjadi, pastikan pot tanaman yang kamu beli memiliki lubang untuk pembuangan air. Rajinlah juga untuk mengosongkan area bawah lubang pembuangan air di pot tersebut agar akar tanaman tidak terendam air dan berakhir busuk.






    3. Terlalu menghadap sinar matahari

    Cosmo tahu apa yang kamu pikirkan: untuk membuat tanaman tumbuh, tentu diperlukan banyak cahaya matahari dan air. Tetapi siapa sangka jika sebenarnya merawat tanaman jauh lebih complicated dari itu semua. Jika kamu meletakkan tanaman kesayanganmu langsung menghadap sinar matahari bahkan tanpa perlindungan sama sekali, daunnya bisa saja berubah menjadi coklat dan kering. Kabar baiknya, kini semakin banyak pilihan tanaman yang bisa tumbuh dengan lingkungan yang sedikit sinar matahari. Mereka bisa menjadi alternatif tanaman bagi kamu yang baru memulai hobi berkebun ini.


    4. Tidak memindahkan tanaman ke pot baru (repotting

    Sama seperti manusia, tanaman juga memiliki karakter yang berbeda-beda. Beberapa tanaman bisa tetap hidup di pot dan tanah yang sama selama satu bahkan dua tahun, tetapi cobalah untuk menghindari hal ini karena akar tanaman akan berhenti mendapat nutrisi dari tanah yang terlalu lama tidak diganti. Repotting dibutuhkan terutama bagi tanaman baru, agar tanaman tersebut bisa tetap tumbuh lebih optimal.



    5. Memindahkan tanaman terlalu sering

    Yes, ini juga bisa menjadi penyebab tanaman kamu cepat layu dan mati! Cobalah untuk tidak memindahkan tanaman indoor kamu terlalu sering. Bahkan hal yang terkesan sederhana seperti memindahkan tanaman dari sudut kamar tidur ke spot dekat jendela, juga tidak dianjurkan. Tanaman adalah mahluk yang memerlukan penyesuaian dengan sekitarnya. Dengan kita memindahkan tanaman terlalu sering, ini bisa membuat mereka merasa stres.


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan Philippines / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Giovani Untari / Ed. / Images: Dok. Scott Webb from Pexels, Huy Phan from Pexels, dan Min An from Pexels)