Celebrity

10 Fakta Mengejutkan dari Buku Biografi Meghan dan Harry

  by: Alvin Yoga       18/8/2020
    • Buku biografi Meghan Markle dan Pangeran Harry, Finding Freedom, akhirnya telah rilis pada 11 Agustus kemarin.
    • Ada banyak fakta mengejutkan yang dikemukakan oleh sumber-sumber terdekat Meghan dan Harry pada penulis Omid Scobie dan Carolyn Durand.


    Buku biografi Meghan Markle dan Pangeran Harry, Finding Freedom akhirnya telah rilis, dan Banyak! Fakta! Mengejutkan! YES! Tea is served, bb. Penulis keluarga kerajaan, Omid Scobie dan Carolyn Durand, berbicara pada lusinan sumber yang dikenal dekat dengan Duke dan Duchess of Sussex, demi mendapatkan akses berita mengenai hubungan mereka dengan orang-orang di sekitar mereka—termasuk apa yang sebenarnya terjadi di balik "pertengkaran keluarga kerajaan" antara Harry-Meghan dengan Pangeran William dan Kate Middleton. Buku ini benar-benar mengulas semuanya (sebagai catatan: Pangeran William tidak peduli dengan rilisnya buku tersebut), mulai dari rumor-rumor mengenai keluarga kerajaan sampai informasi terbaru yang akhirnya bisa terekspos.

    Kalau-kalau kamu tak sempat membeli buku tersebut pada 11 Agustus kemarin (atau terlalu malas untuk membaca keseluruhan buku tersebut), berikut 10 fakta paling mengejutkan yang bisa Cosmo temukan dari buku tersebut sejauh ini....




    Meghan dan Harry sudah bertunangan secara diam-diam sebelum berita tersebut dirilis

    Mereka ternyata sudah bertunangan selama *beberapa bulan* sebelum akhirnya mereka membagikan berita tersebut pada publik. Pasangan tersebut mengklaim bahwa Harry mengumumkannya pada sebuah acara makan malam di bulan November 2017, namun menurut Finding Freedom, kedua orang tersebut "telah diam-diam bertunangan sejak Agustus 2017". I mean…WHAT IS THE TRUTH?!



    Kate pernah mengabaikan Meghan ketika berbelanja

    Ternyata Kate tidak benar-benar berusaha untuk berteman dengan Meghan ketika Meghan bergabung dengan keluarga kerajaan, dan Scobie dan Durand menulis bahwa "meskipun memang bukan tanggung jawabnya, Kate sepertinya membangun jembatan yang memisahkan mereka."

    Ada satu momen canggung, di mana Meghan dan Kate sama-sama keluar dari Kensington Palace untuk berbelanja di lokasi yang sangat berdekatan, dan Kate justru meninggalkan Meghan untuk berbelanja sendiri—alih-alih pergi ke tujuan yang berbeda dengan Range Rovernya. Inilah sebabnya, Finding Freedom menggarisbawahi bahwa Kate dan Meghan "tidak bertengkar satu sama lain"; namun, mereka "kesulitan untuk melupakan masa lalu mereka." Kay!


    Harry mengatakan "I Love You" duluan

    Momen yang manis tersebut terjadi beberapa bulan sebelum memulai hubungan.

    "Tiga bulan sebelum mereka resmi menjalin hubungan, seorang teman Meghan berkata mereka sudah mulai saling mengatakan, 'I love you.' Harry yang memulainya duluan, namun Meghan juga membalas, 'I love you too'. Dari sinilah mereka mulai membicarakan soal masa depan hubungan mereka."


    Pangeran William berkata Harry "dibutakan oleh hasrat semata"

    Jadi, William ternyata bukanlah sosok yang paling terbuka ketika Meghan bergabung dengan keluarga tersebut—Pangeran William berkata pada Harry untuk "mencoba menghabiskan waktu sebanyak mungkin untuk mengenal 'gadis ini'" dan tidak mau adiknya "dibutakan oleh hasrat semata." Hmm...bisa ditebak reaksi Harry terhadap William lebih-kurang adalah seperti ini:



    "Dalam dua kata terakhir, 'gadis ini', Harry mendengar nada sombong yang sama sekali tak ia suka," ungkap seorang sumber dari Finding Freedom. "Harry sudah lelah dengan seluruh dinamika yang muncul antara dirinya dan kakaknya, dan ia ingin Meghan tak ikut masuk dalam perbandingan tersebut"


    Harry tak lagi berteman dengan beberapa orang karena mereka rasis dan tinggi hati

    Semua orang yang mengikuti kisah Meghan ketika ia resmi masuk ke dalam keluarga kerajaan tahu bahwa Meghan harus menghadapi segudang komentar rasis dan sombong, baik dari internet maupun dari pers Inggris. Namun sepertinya, isu ini juga ikut masuk ke dalam lingkaran pertemanan Harry, yang membuat ia kemudian tak lagi berteman dengan beberapa teman lamanya.

    "Ketika Harry mulai mendekati Meghan, ia merasa sensitif dengan istilah-istilah yang membuatnya merasa risih, yang berasal dari lingkaran pertemanannya. Ketika beberapa orang mulai mempertanyakan hubungannya, dan apakah Meghan bisa menjadi anggota keluarga kerajaan, Harry langsung berpikir, 'Apakah ini berhubungan dengan ras? Apakah ini suatu bentuk kesombongan?' Seorang teman lama Harry menghabiskan sepanjang hari bergosip tentang Meghan, dengan meremehkan latar belakang Meghan ketika perempuan tersebut terjun ke dunia Hollywood. Harry kemudian mengetahui apa yang temannya katakan, dan sang pangeran langsung tak lagi berteman dengannya. Jika Harry ingin menghadapi orang-orang terdekatnya, ketika dipublikasikan oleh media, Harry akan dianggap sedang bertengkar."




    Harry dan Meghan tak bisa "memercayai" para asisten istana

    Meghan dan Harry membuat sejarah ketika mereka memutuskan untuk mundur dari keluarga kerajaan dan meninggalkan Inggris, namun tampaknya, keputusan tersebut telah lama didiskusikan. Tak hanya merasa frustasi dengan keluarga kerajaan yang terus-menerus memberitahu apa yang harus mereka lakukan, pasangan ini juga merasa bahwa mereka tak bisa memercayai siapa pun di istana.

    "Selama berbulan-bulan, pasangan tersebut berusaha untuk menghilangkan perasaan frustasi tersebut, namun percakapan mereka tak membuahkan keputusan yang pasti. Yang lebih buruk lagi, ada banyak orang yang bekerja di istana yang tak bisa mereka percayai. Di luar diri mereka sendiri, tak ada informasi yang aman.... Dengan emosi yang membuncah dan perasaan protektif yang tinggi terhadap istri dan anak lelakinya, Harry merasa lelah dengan keputusan-keputusan yang diambil oleh keluarga kerajaan, yang, oleh seorang sumber digambarkan sebagai, 'Harry bahkan tak memiliki peluang untuk merasakan seperti apa sebuah keluarga semestinya.'"


    Anggota asisten istana mengatakan hal-hal buruk mengenai Meghan

    Kalau kamu masih belum paham mengapa Meghan dan Harry tak lagi melanjutkan tugas kerajaannya, sikap kerajaan yang kurang menghargai Meghan mungkin bisa menjelaskan segalanya. Selain sikap William yang kurang terbuka, anggota istana senior juga dikabarkan mengatakan hal-hal yang buruk mengenai Meghan, termasuk "ada suatu hal dari dirinya yang tidak bisa aku percayai" dan menyebut Meghan "Harry's showgirl." W.T.F.


    William dan Kate tak pernah mengunjungi rumah Meghan dan Harry

    Ingat ketika Meghan dan Harry sempat tinggal di Oxfordshire? Well, ternyata William dan Kate tak pernah mengunjungi mereka dalam 10 bulan tersebut. Menurut Finding Freedom, "Perasaan William dan Kate pada pasangan Sussex terlihat dengan jelas. Di antara sekian banyak teman dan keluarga yang diundang oleh Harry dan Meghan di rumah mereka di Oxfordshire sepanjang Mei 2018 sampai Maret 2019, pasangan Cambridge tak pernah sekalipun datang."


    Kate bahkan tidak menatap Meghan pada pertemuan terakhir mereka

    Meghan dan Harry terakhir kali tampil sebagai anggota kerajaan pada Commonwealth Service di Westminster Abbey pada Maret 2020. Mereka sama sekali belum bertemu dengan Kate dan William sejak Januari, namun Kate benar-benar memalingkan wajahnya dari Meghan sepanjang acara. Menurut Finding Freedom, "Meskipun Meghan berusaha untuk menatap Kate, sang Duchess tak berusaha menyapanya."

    Sementara itu, The Times (menurut artikel Hollywood Reporter) mempublikasikan sebuah wawancara dengan Scobie ketika ia berusaha menjelaskan hal tersebut, mengatakan bahwa "dengan sengaja tak mengindahkan saudari iparmu atau saudaramu dalam kasus Kate...saya rasa ia memiliki pandangan tersendiri yang kurang baik terhadap pasangan tersebut."



    Meghan diminta untuk tidak menggunakan kalung dengan inisial nama Harry.

    Ketika Meghan dan Harry masih berkencan, Meghan pernah tertangkap kamera sedang menggunakan kalung dengan inisial "H" dan "M". Anggota istana? Jelas tak menyukainya. Menurut buku Finding Freedom:

    "Ia kemudian diberi saran bahwa menggunakan kalung tersebut hanya akan membuat ia diincar oleh para fotografer—dan menciptakan berita-berita headline tak penting. [Meghan] tak banyak berkata dalam telepon tersebut, dan alih-alih memilih untuk mendengarkan saran dari pihak kerajaan. Tapi setelah memutuskan telepon, ia merasa frustasi dan emosional. Ia tahu bahwa anggota kerajaan memiliki maksud yang baik, namun memiliki pengalaman dihubungi oleh seseorang dari pihak kantor sang pasangan yang memintanya untuk tidak menggunakan perhiasan tertentu atau untuk tidak tersenyum pada para fotografer rasanya terlalu berlebihan."

    Damn. Masih bertanya-tanya mengapa Meghan dan Harry pindah ke Los Angeles?


    (Artikel ini disadur dari cosmopolitan.com / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Alvin Yoga / Image: Dok. Cosmopolitan US)