Lifestyle

7 Bahan Pengganti Gula yang Alami untuk Makanan & Minuman

  by: Giovani Untari       19/8/2020
    • Terlalu banyak mengonsumsi gula jelas bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan kita.
    • Namun kini ada banyak bahan pengganti gula sebagai pemanis makanan / minuman yang lebih alami dan bercita rasa manis. Di antaranya madu dan stevia.


    Seperti yang kita tahu, terlalu banyak mengonsumsi gula bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Misalnya saat kamu sering mengonsumsi minuman manis yang tinggi gula, hal ini akan berpotensi membuat berat badanmu menjadi naik. Gula juga bisa memicu terjadinya obesitas dan juga diabetes apabila dikonsumsi secara terus menerus dengan porsi yang berlebihan. Merasa akhir-akhir ini kamu rentan pada rasa sakit dan memiliki gangguan pola tidur? Bisa jadi kamu tanpa sadar mengonsumsi terlalu banyak gula, yang akhirnya mengakibatkan peradangan pada jaringan tubuh dan gejalanya berhubungan dengan depresi

    Tentu kamu belum terlambat untuk mengganti gula dalam makanan / minuman kamu dengan sesuatu yang lebih alami dan memiliki cita rasa manis seperti gula. Penasaran apa sajakah mereka? Berikut 7 bahan pengganti gula yang bisa kamu coba:




    1. Stevia


    Tanaman ini mulai populer akhir-akhir ini sebagai bahan pengganti gula yang alami dan tetap memiliki cita rasa manis. Stevia sendiri berasal dari ekstraksi daun Stevia rebaudiana. Di dalam daun stevia tersebut terdapat zat pemanis alami bernama Stevioside yang lebih sehat karena bisa menurunkan tekanan darah tinggi dan juga kadar gula dalam tubuh. Stevia juga memilik kalori yang sangat rendah sehingga baik digunakan untuk kamu yang sedang menjalankan program diet. Dari sisi rasa, stevia memiliki rasa manis yang mampu mencapai 350 kali lebih manis dari gula biasa, sehingga pemakaiannya pun bisa lebih sedikit dibanding gula.


    2. Madu


    All hail to honey! Seperti yang kita tahu madu sudah lama dipercaya sebagai salah satu bahan makanan yang mempunyai banyak manfaat baik bagi tubuh. Di antaranya madu kaya anti oksidan yang zat anti bakterial dan anti inflamasi yang baik untuk menyembuhkan penyakit. Madu pun memiliki rasa yang manis karena mengandung fruktosa, sehingga bisa digunakan sebagai bahan pengganti gula. Pastikan kamu memilih madu yang alami dan bebas dari campuran agar mendapat segala manfaat kesehatannya tersebut ya, babes! Serta porsinya mengonsumsi madu pun harus tetap diperhatikan pula agar tidak terlalu berlebihan.


    3. Gula Kelapa


    Gula kelapa bisa mudah kamu kenali dengan butirannya yang memiliki warna kecokelatan. Rasanya manis dan sedikit lebih wangi, sehingga gula kelapa cocok untuk menjadi campuran makanan, adonan kue, dan juga minuman. Berbeda dari gula biasa, gula kelapa memiliki kandungan mineral dan antioksidan. Gula kelapa juga memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibanding gula biasa.


    4. Sirup Maple




    Pemanis yang sering kita tambahkan di atas pancake ini juga masuk sebagai bahan pengganti gula yang alami berikutnya. Sirup maple mengandung sejumlah nutrisi dibanding gula di antaranya: antioksidan, kalsium, zat besi, dan potasium. Ia juga memiliki indeks glikemik yang lebih rendah yaitu 54 di mana gula biasa berada di angka 65. Kamu bisa mencampurkan sirup maple ke menu dessert, jus, smoothies, serta adonan kue yang dibuat.


    5. Erythritol


    Mungkin banyak dari kita yang merasa belum familiar dengan erythritol. Ini merupakan salah satu pemanis alami yang berasal dari fermentasi pati jagung atau gandum. Teksturnya lebih halus dan rasanya manis. Erythritol sendiri masuk ke dalam alkohol gula karena berasal dari proses fermentasi. Meski begitu ia tidak memiliki rasa alkohol sama sekali kok babes! Erythritol memiliki kandungan kalori yang rendah dibanding gula biasa, sehingga tidak meningkatkan produksi insulin dan kadar gula secara berlebihan dalam tubuh.


    6. Sirup Jagung


    Tidak hanya menjadi salah satu bahan utama dalam masakan Korea, sirup jagung juga sering menjadi pemanis di sejumlah makanan dan minuman saat ini. Hanya saja karena memiliki kandungan fruktosa yang cukup tinggi di dalamnya, penggunaan sirup jagung juga perlu kamu perhatikan takarannya agar tidak terlalu berlebihan. Terlebih bagi kamu yang memiliki penyakit metabolik seperti diabetes, sebaiknya sangat memerhatikan penggunaan dari sirup jagung ini.


    7. Molase


    Berasal dari pengolahan gula tebu atau bisa juga berasal dari tanaman sugar beet. Warnanya kecokelatan dan memiliki tekstur yang kental. Di balik penampilannya, molase dapat kamu andalkan sebagai bahan alami pengganti gula lantaran ia memiliki vitamin, mineral, zat besi dan anti oksidan di dalamnya. Meski begitu sama seperti pemanis lainnya, takaran pengunaannya pun tidak boleh terlalu berlebihan ya.


    (Giovani Untari / Images: Dok. Kelvin Carris from Pexels.com, Baking Business.com, Organic Coconut Sugar.com, Tenor.com)