Celebrity

Kebanggaan Sivia Azizah tentang Kota Padang & Kebudayaannya

  by: Givania Diwiya Citta       21/8/2020
    • Sivia Azizah, penyanyi kebangsaan Indonesia ini memiliki darah Minang yang mengalir dari kedua orang tuanya yang asli berasal dari Sumatera Barat.
    • Sivia menceritakan berbagai kebanggaan lokal Padang, mulai dari destinasi kuliner sampai prinsip orang Minang yang berperan besar pada hidupnya.


    Penyanyi muda Indonesia, Sivia Azizah, berbagi pada Cosmo mengenai budaya Minang yang mengalir dalam dirinya. Meski ia lahir di Jakarta, namun berkat kedua orang tuanya yang asli berasal dari Minang, Sumatera Barat, membuatnya tetap memiliki akar kuat terhadap budaya Minang. Ia pun membagikan berbagai kebanggaan lokalnya, lho, mulai dari destinasi kuliner, tradisi momen Lebaran, sampai prinsip hidup yang dipegang oleh orang-orang Minang, termasuk dirinya. Tak luput, ia pun menyampaikan harapannya untuk Indonesia di Hari Kemerdekaan yang-75. Hear her out, girls!




    Apa makanan Padang favorit kamu?

    Sate Padang! Karena kaya akan rasa. Saya suka sekali dengan makanan yang terasa rempahnya.


    Apa yang wajib Cosmo babes lakukan jika berkunjung ke Padang?

    Karena tujuan utama saya ke Padang adalah untuk kuliner, maka saya sering berkunjung ke Padang Panjang. Di sana ada Sate Padang Mak Syukur, dan ada Bika Mariana – semacam serabi tapi versi Padang – untuk kalian yang pencinta manis. Jika di kota Padang, saya juga suka mengunjungi Soto Garuda alias Soto Padang, ini enak sekali!



    Apa tradisi dalam budaya Minang yang paling membekas dalam diri kamu?

    Yang paling saya kangenin dari Padang adalah saat momen Lebaran. Saya ingat kalau sedang Lebaran, makanannya itu sangat festive, meriah dan banyak sekali. Lalu biasanya setelah makan di Rumah Gadang, kami lanjut jalan ke rumah-rumah Pak Tuo, Mak Tuo alias Om dan Tante, dan berjalan kaki bareng sepupu-sepupu. Ditambah rumah orang tua saya adalah di kaki gunung, jadi udaranya dingin dan enak. Saya juga ingat semasa kecil sering main ke air terjun, mandi di pemandian air hangat, dan banyak main di alam.


    Seberapa besar peran budaya Minang dalam pertumbuhan hidup kamu sedari kecil sampai dewasa?

    Karena ibu saya dulu adalah seorang santri, maka yang paling melekat dalam keluarga kami adalah pelajaran tentang moral dan tentang berperilaku baik terhadap sesama serta agama.


    Apa yang paling kamu banggakan dari Padang?

    Yang saya banggakan dari kota Padang adalah Rumah Gadang, saya suka sekali dengan bentuknya yang tampak megah, mewah, besar, dan desainnya yang powerful. Ditambah rumah orang tua saya juga masihlah berbentuk Rumah Gadang! Dan tentu saja selanjutnya adalah makanannya. Karena masakan Padang sudah go international. Kalau ditanya apa makanan khas Indonesia, pasti ada rendang, dendeng, dan sebagainya.





    Apa pelajaran terbaik yang bisa kamu dapat dari budaya Minang?

    Sesuai artikel yang pernah saya baca, orang Minang itu percaya pada prinsip bahwa "alam dan pengalaman adalah guru terbaik kita", dan saya setuju dengan prinsip itu. Karena setinggi-tingginya kita bersekolah namun jika tidak bisa memanfaatkan peluang, maka kita tidak akan mendapatkan pengalaman apapun. Saya juga percaya bahwa usaha dan proses yang panjang tidak akan mengkhianati hasil.


    Apa yang paling kamu banggakan sebagai seorang warga Indonesia?

    Yang saya banggakan sebagai warga Indonesia adalah keberagaman dalam berbagai aspek sosial dan budaya. Contohnya seperti keberagaman adat istiadat, bahasa, kesenian, agama. Tata krama dan keramahan orang Indonesia juga, karena inilah yang membuat Indonesia menjadi pilihan destinasi yang menarik untuk para warga negara lainnya. Belum lagi kekayaan alamnya yang tak bisa dikalahkan!


    Apa harapan kamu untuk Indonesia di Hari Kemerdekaan yang ke-75?

    Harapan saya bagi Indonesia adalah semoga pendidikan di Indonesia semakin maju, kesejahteraan rakyat juga semakin terjaga, dan tetap menjaga toleransi kita sebagai umat beragama. 



    (Givania Diwiya / Images: Dok. Sivia Azizah)