Better You

Mudah Merasa Lapar Saat Menstruasi? Ini Penjelasan Dokter

  by: Kissy Aprilia       29/8/2020
    • Mudah merasa lapar saat mengalami menstruasi adalah hal yang normal.
    • Ini disebabkan karena hormon progesteron di dalam tubuh bekerja lebih dominan.
    • Kamu dapat memenuhi rasa lapar dengan mengonsumsi camilan sehat.


    Sebagai perempuan, kamu pasti tahu rasanya terbangun dengan perasaan sangat lapar dan langsung membayangkan aroma cokelat. Kamu juga mungkin telah menyadari bahwa hal ini sering terjadi menjelang atau saat sedang mengalami periode menstruasi. Lalu, apakah mudah merasa lapar saat menstruasi itu normal? Menurut penjelasan Dr Shahzadi Harper (pendiri salah satu klinik kecantikan ternama di London) kondisi yang kamu alami tergolong normal, kok! 





    “Itu sangat normal dan sangat umum terjadi bagi perempuan untuk merasa lebih mudah lapar saat menstruasi, bahkan di hari-hari menjelang menstruasi.” ungkap Dr Harper. Ia menjelaskan bahwa kondisi ini terjadi karena hormon progesteron di dalam tubuh bekerja lebih dominan saat menstruasi, sementara tingkat hormon esterogen mengalami penurunan. Selain mudah merasa lapar, biasanya seseorang juga cepat mengantuk dan lebih rentan mengalami perubahan suasan hati a.k.a mood swings. Who can relate?


    Saat sedang menikmati camilan, Dr Harper selalu mengingatkan para pasiennya untuk tidak perlu merasa bersalah atau cemas karena terlalu banyak makan. “Saya menyarankan para pasien untuk mengabaikan perasaan bersalah seputar makanan, apa pun itu, dan membiarkan diri mereka melakukan apa yang diinginkan. Don’t overthink it!” Akan tetapi, jika kamu merasakan lapar berlebih di sepanjang siklus menstruasi dengan ciri-ciri gemetar, jantung berdebar, serta berat badan tidak bertambah, hal ini bisa disebabkan karena reaksi tiroid yang terlalu aktif. Jadi, segeralah perisksakan ke dokter!


    Jika kamu menginginkan camilan ringan yang menyehatkan, Valerie Agyeman RD (pemilik situs Flourish Heights) menyarankan rekomendasi makanan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan siklus menstruasi. “Selama fase luteal ‘pramenstruasi’, tubuh sedang bersiap untuk menjalankan periode menstruasi dengan membangun lapisan rahim yang lebih tebal. Karena itu, tubuh membutuhkan energi lebih tinggi dari nutrisi makanan.” jelas Valerie. Itulah sebabnya mengapa kamu lebih menginginkan lemak dan karbohidrat, dan kondisi ini sering terjadi saat PMS.




    Valeria juga mengungkapkan bahwa terdapat jenis makanan tertentu yang bisa membantu meringangankan gejala pada siklus menstruasi, bahkan memengaruhi energi dan suasana hatimu. “Caranya adalah dengan menjaga tubuh tetap ternutrisi dengan makanan yang bergizi setiap hari. Perbanyak mengonsumsi protein tanpa lemak, buah, sayur, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Pilih camilan sehat seperti hummus dan sayuran, atau kerupuk gandum, popcorn, cottage chesse, apel dengan peanut butter, greek yogurt dengan madu, serta buah beri.” Lengkap sekali penjelasan dari Valerie, bukan?


    Memasuki fase ketika kamu benar-benar merasa sangat lapar dan ingin memakan semuanya, kamu boleh memanjakan lidah dengan sebungkus keripik, cookies, atau apa pun yang membuatmu merasa lebih baik. “Turuti saja keinginanmu! Membatasi diri hanya akan membuatmu makan lebih banyak, dan berakhir dengan rasa bersalah.” Valerie juga memberikan tips simpel yang bisa kamu lakukan saat sedang mengidam. Sebelum memutuskan untuk mengonsumsi sesuati, mundur sejenak dan tanyakan pada diri sendiri apa yang benar-benar ingin kamu makan. Nikmati rasa dan tekstur makanan tersebut secara perlahan, agar kamu bisa merasa lebih baik lagi. 


    (Artikel ini disadur dari cosmopolitan.com.uk / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Kissy Aprilia / Image: Unsplash)