Fashion

14 Langkah Merapikan Lemari Pakaian Menurut Ahli

  by: Redaksi       1/8/2021
  • Mengetahui bagaimana cara merapikan lemari dan memilah pakaian apa yang akan kamu simpan terkadang memang membuat pusing. Tetapi kenyataannya adalah memiliki isi lemari yang well-organised dapat memberi perubahan yang cukup besar terhadap apa yang akan kamu pakai setiap harinya. Saya rasa kita semua pernah berada di posisi di mana kita memiliki segudang pakaian tetapi tetap merasa tidak ada yang bisa dipakai. Nah, hal ini bisa terjadi karena, tidak peduli sebanyak apa pakaian yang kamu miliki, kalau tidak disimpan dengan teratur akan membuatmu sulit untuk benar-benar melihat apa saja yang kamu punya dan menjadi kewalahan ketika harus merangkai sebuah outfit. Tapi, kabar baiknya adalah ada cara untuk mengatasi permasalahan ini yaitu dengan meluangkan waktu sesekali untuk mengorganisir pakaian yang kamu punya dan menyingkirkan yang sudah tidak pernah kamu pakai. Oke, ya, saya tahu, bahkan untuk memikirkan untuk melakukan itu terasa menakutkan, tapi jangan khawatir! Cosmo sudah mendapatkan 14 cara sederhana untuk mengatur isi lemari pakaianmu dengan mudah.


    Salah satu keuntungan dalam merapikan isi lemari, selain memiliki pakaian yang rapi, adalah kamu bisa saja menemukan pakaian atau aksesori yang mungkin sudah kamu lupakan padahal masih terlihat sangat bagus untuk dipakai. Rasanya seperti menemukan harta karun atau menang lotere! Selain itu, kamu juga dapat berpikir ulang dan melihat perspektif baru, membuatmu mempertanyakan apakah kamu harus menyimpan suatu pakaian tertentu dan mengapa. Menemukan sebuah kaus yang sudah tidak kamu pakai lebih dari setahun adalah tanda yang bagus untuk melepaskannya. Kamu pasti akan terkejut sebanyak apa barang yang tidak kamu pakai!




    Pssst, tapi kamu tahu apa yang paling menyenangkan? Melihat isi lemari pakaian yang seperti baru lagi dengan lebih sedikit barang dan lebih banyak ruang untuk pakaian yang benar-benar kamu sukai. Jadi, tanpa banyak basa-basi lagi, Cosmo berbincang dengan Elika Gibbs dari Practical Princess dan Virginia Feacey, Country Manager UK dari situs penjualan kembali pakaian desainer, Rebelle, untuk mengetahui bagaimana caranya mendapatkan semua keuntungan yang tadi kita bicarakan. Catat, ya, Girls!



    14 Langkah untuk Merapikan Lemari Pakaian


    1. Mulai dengan sebuah pembersihan besar

    Virginia menyarankan untuk mengeluarkan semua isi lemari dan mengkategorikan pakaian yang sudah tidak kamu pakai ke dalam 4 kategori:

    • Jual
    • Mungkin dijual
    • Customise
    • Buang

    Elika juga menyarankan untuk mencoba pakaian tersebut sebelum menentukan kategorinya karena “Mungkin saja kamu lupa dengan pakaian tertentu yang sudah lama tergeletak di dalam lemari. Jika kamu mencobanya, bisa saja kamu menemukan ide baru untuk mengubah pakaian tersebut menjadi sesuatu yang terlihat lebih trendy.

    2. Lalu sesuaikan isi lemari dengan tren dan gayamu sekarang

    Virginia merekomendasikan untuk menerapkan prinsip satu-masuk-satu-keluar untuk terhindar dari lemari yang terlalu padat. “Untuk setiap pakaian yang baru kamu beli,” jelasnya, “satu pakaian lama harus kamu singkirkan. Atau, kalau kamu suka tantangan, coba keluarkan dua pakaian.” Kenapa harus begitu? Menurut Elika, “Kalau kamu tidak menyesuaikan isi lemari, kamu akan berpikir kalau kamu memiliki banyak pakaian padahal, kenyataannya, pakaian itu tidak lagi dapat kamu pakai atau sudah tidak trendy.” Ia juga menambahkan“Dengan membersihkan lemari pakaian, kamu akan menghindar dari hal itu dan akan memudahkan diri untuk berpakaian setiap pagi.”

    3. Jual pakaian yang sudah tidak kamu inginkan

    “Hanya karena kamu tidak lagi menyukainya, bukan berarti tidak akan ada lagi yang suka,” kata Virginia. “Lagi pula, ketika kamu mendapat uang dari menjual pakaian lama, kamu akan merasa lebih baik ketika membeli baju baru.” Gunakan situs e-commerce favoritmu untuk membantu penjualan.

    4. Organisir pakaian berdasarkan kategori dan warna

    Virginia menjelaskan bahwa dengan melakukan ini “semuanya akan terlihat lebih rapi dan akan menghemat waktumu di pagi hari ketika harus berpakaian dengan cepat.”

    5. Beli peralatan yang tepat

    “Saya menyukai gantungan baju yang seragam karena dapat mengalihkan perhatian dari pakaian yang tidak rapi,” kata Elika. Virginia juga menyetujui hal ini dan menambahkan untuk “Beli gantungan baju yang bagus dengan ujung bulat dan gunakan organizer box untuk barang-barang di dalam laci seperti pakaian dalam atau kaus kaki.”

    6. Kategorikan berdasarkan musim

    “Kalau kamu memiliki ruang yang terbatas dalam lemari, bagi pakaianmu sesuai musimnya, seperti untuk musim dingin dan musim panas.” Jelas Virginia. Elika juga menambahkan bahwa “Bukan hal yang baik ketika sedang di tengah musim dingin dan kamu membuka lemari tapi hanya melihat gaun musim panas yang jelas-jelas tidak mungkin kamu pakai.”

    7. Simpan di tempat yang tepat

    Sesuaikan dengan bahan pakaianmu. “Simpan knitwear dengan dilipat rapi. Jangan digantung karena dapat membuat bahannya tertarik dan rusak.”

    8. Jangan lupakan sepatumu!

    “Kalau kamu memiliki banyak sepatu di dalam kardus, tempelkan foto sepatumu di luar kardusnya sehingga akan membantumu mengidentifikasi masing-masing sepatu tanpa harus membuka semuanya.” Elika berkata: “Kardus sepatu adalah tempat penyimpanan yang baik karena dapat melindungi sepatu dari debu tetapi tetap mengizinkan udara untuk masuk ke dalam.”

    9. Tentu saja beri perhatian lebih untuk barang yang lebih mahal

    Jika kamu sudah mengeluarkan banyak uang untuk suatu barang mewah, pastikan kamu merawatnya dengan baik. “Simpan tas desainer di dalam dust bag dan isi dengan bantalan tas agar bentuknya tidak berubah.”


    Mengubah Pola Berbelanja


    1. Investasi ke pakaian staples dengan kualitas tinggi

    “Pakaian ini akan menjadi ‘tulang punggung’ penampilanmu. Pilihlah pakaian yang berkualitas tinggi, versatile, mudah dipadukan dengan pakaian lain, dan mungkin sedikit lebih mahal agar tahan lebih lama," jelas Virginia. “Pikirkan: Sebuah mantel yang bagus, kemeja putih, kaus katun, blazer hitam, jeans biru gelap, sweater cashmere, sneakers putih, heels hitam, flats hitam, dan sebagainya.”

    2. Beli pakaian trendy dengan model yang mudah dipadupadankan

    Kamu menyukai tren warna lilac? Jangan hamburkan uangmu dengan membeli jumper yang hanya akan kamu pakai sekali. Alih-alih, coba pilih pakaian lain dengan tren ini yang dapat kamu pasangkan dengan barang lain dari lemarimu.

    3. Take your time

    Sebelum kamu mengeluarkan uang untuk membeli barang baru, Virginia mengatakan bahwa penting untuk memikirkan kembali pembelian tersebut. “Coba bayangkan tiga outfit yang dapat kamu ciptakan dari pakaian itu. Kalau kamu tidak bisa melakukannya, maka coba pikirkan kembali apakah membeli adalah keputusan yang baik.”

    4. Tinggal tidur

    Virginia berkata “Untuk menghindari pembelian impulsif, kamu bisa cari tahu dulu pakaian apa saja yang kamu butuhkan dan sukai, masukkan ke dalam cart, dan tinggalkan tidur. Kalau keesokan harinya kamu masih ingin membeli pakaian-pakaian tersebut, beli lah.”

    5. Temukan penjahit yang bagus

    Tidak mampu untuk membeli barang-barang high-end tapi ingin pakaianmu terlihat lebih mewah? Virginia mengatakan semua ini ada dalam bagaimana pakaian tersebut sesuai dengan bentuk badan. “Ini berarti menyesuaikan panjang celana dan lengan baju, memastikan bagian pundak pada blazer atau jaket sesuai, dan lain sebagainya,” jelasnya. “Pastikan kamu jangan lupa untuk menambahkan biaya penyesuaian ini sebelum membeli pakaian.”


    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan UK / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Nabila Nida Rafida / Image: Dok. Sarah Brown, Freestocks, Zoe van Poetsprins on Unsplash)