Better You

Berapa Banyak Air yang Harus Kita Minum Setiap Hari? Ini Jawabannya!

  by: Giovani Untari       10/8/2021
  • Cosmo tahu kamu pasti lebih memilih minum wine atau es kopi, but girls 60% dari tubuh kita sebenarnya terdiri dari air.

    Tentu takaran mengonsumsi air juga berbeda-beda setiap orang. Tetapi kita semua sepakat bahwa minum air putih sangat penting untuk menjaga asupan cairan tubuh setiap harinya.

    “Kadar air dalam tubuh tentu akan berkurang karena aktivitas harian yang kita lakukan, seperti berkeringat, buang air kecil, bahkan bernapas. Oleh karena itu sangat penting untuk memastikan bahwa kita minum air yang cukup setiap harinya agar sistem tubuh bekerja dengan baik,” ujar Aakriti Arora, seorang nutrisionis di Delhi, India.




    Terlepas dari sistem kerja tubuh, setiap individu membutuhkan kadar air yang berbeda tergantung pada level aktivitas, pola makan, kondisi cuaca, dan pola tidur mereka.


    “Banyak orang yang hanya minum air putih saat tubuh mereka merasa haus. Hal ini dapat menyebabkan dehidrasi karena sinyal tubuh bisa saja termanipulasi akibat faktor lingkungan. Contohnya duduk di ruangan ber-AC, kerap membuat kita jarang merasa haus, bukan? Belum lagi mengonsumsi makanan olahan dan makanan kemasan juga menyebabkan tubuh membutuhkan air yang lebih banyak akibat efek garam yang tinggi dari makanan tersebut,” terang Lavleen Kaur, Co-Founder dan Kepala Ahli Diet, Diet Insight.




    Masalahnya, kita pun bisa kehilangan kadar air dalam tubuh lewat segala hal yang kita lakukan, termasuk bernapas! Dan jika kita minum air putih terlalu banyak atau terlalu sedikit, tubuh akan membuang kadar elektrolit di dalamnya.

    Selain itu, “air berperan membawa nutrisi dan zat pembuangan dalam tubuh, mengatur suhu internal tubuh, serta membantu melemaskan otot dan sendi. Air juga memegang peranan penting dalam segala proses kimiawi yang terjadi dalam tubuh. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa mereka yang dehidrasi kerap mengalami mood swings, anxiety, dan depresi, dibanding orang yang tubuhnya terhidrasi dengan baik,” tutur Arora.


    Sementara para pakar kerap merekomendasi minum sampai 8 gelas setiap harinya untuk menjaga kadar hidrasi dalam tubuh (U.S. National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine merekomendasikan minum 2,7 liter per-hari untuk perempuan dan 3,7 liter per-hari untuk pria).

    “Mengingat cuaca yang cukup panas dan lembap di India dan beberapa negara lainnya, kita lebih muda kehilangan kadar air dalam tubuh. Jadi, kita harus menambah volume air putih yang diminum dari anjuran di atas paling tidak sekitar 0,5 – 1 liter per-hari, tergantung aktivitas harian,” tambah Arora.






    Lavleen Kaur ikut menambahkan, “Sekitar 20 – 25% kebutuhan air harian kita bisa didapatkan dari buah dan sayur. Asalkan kita mengonsumsi pola makan yang sehat dan seimbang. Selain itu ada banyak alternatif pengganti air putih yang bisa dicoba, contohnya air kelapa segar dan infused water yang mengandung buah atau tanaman herbal. Di sisi lain, mengonsumsi minuman berkafein seperti kopi, teh, dan alkohol nyatanya bisa membuat kita mengalami dehidrasi. Hindari mengonsumsinya terlalu sering.”


    Menurut Kaur, warna urin juga bisa menjadi indikator level hidrasi tubuh manusia. Dehidrasi ditandai dengan warna urin yang gelap atau lebih berwarna. Sementara urin yang berwarna pucat atau bahkan bening artinya kadar air dalam tubuh sudah optimal.



    Kita tidak bisa memungkiri fakta betapa pentingnya air bagi tubuh. Tetapi ingat, konsumsilah dalam jumlah yang tepat! “Minum air putih terlalu banyak bisa menyebabkan kadar elektrolit dalam tubuh jadi tidak seimbang, perut kembung, bahkan menginflamasi organ internal tubuh,” pesan Kaur.

    Tak jauh berbeda, Aakriti juga menambahkan, “Saat minum air terlalu banyak, fungsi ginjal akan terganggu dan menyebabkan ketidakstabilan kadar sodium dalam tubuh. Kita akhirnya ikut mengalami rasa lelah, kebingungan, bahkan kejang. Maka dari itu kita harus minum air putih dalam jumlah yang cukup agar tidak membahayakan sistem tubuh.”




    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan India / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Giovani Untari / Ed. / Images: Dok. Daria Shevtsova from Pexels, Cats Coming from Pexels, Andrea Piacquadio from Pexels, Karolina Grabowska from Pexels)