Love & Sex

Dating Tips: Durasi Kencan Pertama Sebaiknya Hanya 57 Menit Saja!

  by: Giovani Untari       12/8/2021
  • Ya, Cosmo sungguh menyarankan kamu untuk mulai menyalakan timer pada saat kencan pertama. Here’s why...


    So, apa yang akan kita lakukan sekarang? tanya *Kevin sesaat setelah kami berdua menghabiskan seporsi pasta di momen kencan pertama kami.

    Saya sungguh ingin menjawab pertanyaannya tersebut dengan sejujur mungkin. Bahwa ini saat yang tepat untuk berpisah, tidak ada lagi kata “kita” untuk malam ini. Karena satu-satunya hal yang ingin saya lakukan sekarang adalah pulang ke rumah dan menonton serial Euphoria favorit saya, ketimbang harus basa-basi dan menjawabnya dengan pertanyaan “Apakah sebaiknya kita pindah ke tempat lain?”.



    Tapi saya berusaha untuk menahan diri agar tidak terlihat kasar. Di sisi lain sangat sulit bagi saya untuk berpura-pura kepada pria yang saya anggap tidak memiliki spark di pertemuan pertama kami. Ugh.



    Kabar baiknya: Itu adalah diri saya yang dulu.

    Saat baru saja berganti status menjadi single dan mencoba untuk kembali “beredar”, saya belajar untuk menerima setiap momen kencan pertama ketimbang membenci setiap percakapan kecil dan basa-basi dengan teman kencan saya. Setiap malam saya menjalani momen kencan pertama dengan pria yang berbeda. Hal tersebut akhirnya membuat saya jarang bertemu teman karena sudah terlalu hungover dari minuman kedua, ketiga, dan keempat yang sebenarnya tidak saya ingin ataupun butuhkan.


    Lalu hal ini membuat saya menemukan sesuatu yang sangat, sangat krusial: Saya melakukan kencan pertama dengan cara yang salah!

    Di mana selama ini saya berkencan dengan durasi yang terlalu lama. Realitanya, kencan pertama seharusnya tidak lebih dari satu jam. Lebih spesifiknya lagi, harus dilakukan selama 57 menit, titik.




    Sebanyak 57 menit adalah waktu yang tepat untuk mencicipi segelas cocktails / wine, atau minum kopi, dan mengetahui apakah sosok teman kencan kamu memiliki saudara atau tidak. Itu adalah waktu yang sama saat kita mengikuti kelas workout, menghadiri meeting kantor yang membosankan, dan durasi saat menelepon ibumu.

    Coba pikirkan, apakah teman kencan pertama kamu pantas mendapat waktu lebih banyak dari ibumu? (Jawabannya tentu saja tidak. Ingat ibu adalah sosok yang melahirkanmu). Jadi biarkan saya menjelaskan alasan selengkapnya atas metode kencan ini untuk kalian.


    Kencan pertama-terutama yang berasal dari aplikasi kencan seharusnya hanya bertujuan untuk mengetahui minat dan melihat daya tariknya.

    That’s it. Dan menurut sains, kamu bisa mengetahui apakah kamu memang tertarik secara fisik pada seseorang dalam kurun waktu tiga detik. Jadi kamu tidak perlu menghabiskan waktu sepanjang malam dengan seseorang yang baru ditemui, padahal kamu bisa langsung mengetahui tertarik atau tidak pada sosoknya dalam waktu tiga detik. Kamu juga tidak perlu minum hingga bergelas-gelas alkohol untuk menyakinkan diri apakah kamu memang tertarik padanya.


    Waktu 57 menit tersebut memudahkan kamu untuk keluar dari zona tersebut jika kamu tidak tertarik padanya.

    Tentu, pada dasarnya kamu sudah membuang waktu satu jam di hidupmu dengan berkencan dengannya. Tapi paling tidak itu lebih baik daripada kamu berkencan selama tiga jam penuh dan pulang dengan taksi online yang price-y, ya know?

    Beritahu teman kencanmu soal aturan first date ini. Lalu saat waktunya sudah hampir habis kamu pun bisa langsung mengakhiri kencan tanpa merasa awkward, hard feelings, atau si dia yang mengharap ciuman selamat malam dari kamu.



    Ini adalah bentuk menghargai waktu kamu dan juga teman kencanmu.

    People are busy! Berkencan memang bisa menjadi pekerjaan full-time apabila kamu saat ini sedang single. Seandainya juga berkencan bisa dijadikan sebuah pekerjaan sungguhan dan kamu bisa mendapatkan uang darinya (we wish!), tentu sangat menyenangkan.

    Percaya pada Cosmo: 57 menit adalah waktu yang tepat bagi seseorang untuk membicarakan soal dirinya, apa saja passion dan goals mereka, serta tipe anjing yang mereka ingin adopsi (karena tentu kamu ingin mendengar soal anjing-anjing lucu, bukan?), tanpa membuat kita harus sering melihat ponsel dan merasa ingin cepat pergi dari sana. 




    Memungkinkan adanya kencan kedua yang lebih sempurna.

    Apabila kamu merasa momen kencan pertama bersamanya terasa magical, di mana waktu 57 menit terasa berjalan begitu cepat untuk bisa mengetahui lebih banyak soal si dia. Atau kamu bahkan bisa merasa ia adalah soulmate-mu saat kencan tersebut, good for you.

    Namun kamu perlu menunggu beberapa hari sebelum bertemu lagi dengannya. Ini adalah langkah yang tepat serta mencegah kamu bertindak terlalu jauh. Dan saat kencan berikutnya, jangan langsung memberinya pressure dengan menceritakan soal keinginan kamu untuk menikah dan memiliki anak. (Hi, it’s me!).




    Apapun yang lebih dari 57 menit bersifat terlalu lama untuk diakhiri.

    Kencan pertama di sebuah restoran ternama dengan percakapan mengalir lalu diikuti dengan kontak mata yang intens terkadang menjadi alasan mengapa banyak orang memilih menghindar dari kencan pertama. Ini merupakan tipe kencan yang disebut “Bachlight” bagi mereka yang single (read: seperti gaslight, tetapi ketimbang dimanipulasi, kamu “digoda” lewat kencan yang mewah, fancy, dan berlebihan. Bahkan rasanya produser program Bachelor akan menyebut momen kencan kalian tersebut terlalu “over the top’.


    Secara pribadi, saya menerapkan aturan kencan selama 57 menit sepanjang musim panas. Banyak pria yang menghormati keputusan saya tersebut. Saya menemukan aturan ini tidak hanya sekadar efisien tetapi juga menjadi parameter yang baik saat bertemu dengan orang baru. Saya tidak lagi merasa takut dan khawatir saat menjalani kencan pertama. Bahkan kini saya memiliki beberapa jadwal kencan yang anehnya tetap membuat saya bisa merasa bebas.




    Lalu satu malam di bulan September, saya bertemu dengan teman kencan dari Bumble di bar favorit saya. Saya sudah begitu yakin kencan kali ini tidak akan berhasil banyak, melihat dari foto selfie-nya yang berada di sebuah kubikel creepy dan ia yang suka genre musik EDM. Saya bahkan sudah langsung menghubungi teman baik saya untuk jadwal hangout setelah kencan.

    Lucunya, kencan tersebut ternyata merupakan salah satu kencan terbaik saya! Kami berdua bahkan tetap berkencan sampai hari ini. Dan tentu saja, saya tetap bertemu teman saya setelah 57 menit dari kencan pertama bersama si dia.


    Jadi, bagi kamu yang merasa seperti mimpi buruk saat harus meninggalkan rumah dan pergi kencan pertama (been there), cobalah untuk menerapkan aturan kencan 57 menit ini mulai sekarang. Skenario terburuknya, kamu akan kehilangan 57 menit dari waktu harianmu.Sedangkan yang terbaik, kamu mungkin saja akan bertemu seseorang yang tepat dan membuatmu merasa pantas untuk menghapus segala aplikasi kencan di smartphone serta berhenti menjalani kencan pertama lagi dan lagi *fingers crossed*.


    Sekarang siapkan timer kamu, babes! Sebab kalian hanya punya waktu kurang dari satu jam.



    *Bukan nama sebenarnya.



    (Artikel dimuat di E-Magazine Cosmopolitan Indonesia dengan judul Hot Take: First Dates Should Only Last 57 Minutes / Penulis asli: Carina Hsieh / Alih bahasa: Giovani Untari / FT / Images: Dok. Photo by Andrea Piacquadio from Pexels, Priscilla Du Preez on Unsplash, René Ranisch on Unsplash, Tanya Trofymchuk on Unsplash, Giorgio Trovato on Unsplash)