Fashion

Penuh Warna & Imajinatif, Jacqueline Loekito Rilis Koleksi Terbaru

  by: Astriana Gemiati       12/8/2021
  • Lahir dari ibu asal Inggris dan ayah asal Indonesia, Jacqueline Loekito percaya bahwa dia memiliki perpaduan latar belakang karakter yang unik dan indah, hingga telah membentuk caranya dalam mendesain karya-karyanya.


    Lulusan University for Creative Arts, Inggris, ini resmi mendirikan labelnya sendiri yang bernama Jacqueline Loekito pada tahun 2012. Kemudian, setelah menyelesaikan gelar Master di Institute of Fashion Design FHNW HGK, ia pun memutuskan untuk tinggal dan terus bekerja sebagai desainer pakaian dengan labelnya sendiri di Basel, Swiss. 




    Melalui karyanya, Jacqueline mendefinisikan kembali normalitas hetero yang khas dalam mode tradisional dengan menciptakan koleksi artistik tanpa gender. Visi utamanya adalah bahwa pakaiannya dapat digunakan untuk perempuan dan pria alias unisex. Desainnya memiliki khas konsep sharp tailoring, flattering lines, serta palet penuh warna berani yang memenuhi elemen maskulinitas dan feminitas di setiap desainnya. Genderless clothing telah menjadi visinya sejak Jacqueline mulai belajar mode pada tahun 2006. Ia percaya bahwa masa depan tidak akan ada pemisahan antara pakaian pria dan perempuan, serta labelnya dapat memancarkan perspektif bahwa tidak adanya kategori lagi dalam gender.



    Konsistensi Jacqueline mengenai perspektif tentang norma-norma gender standar yang sedang bertransisi di lingkungan masyarakat diterjemahkan secara apik ke dalam rancangannya. Jika menilik koleksi sebelumnya dalam SS/19 “Papin Madness II”, Jacquline menampilkan draping yang mudah, pakaian rajut model chunky, dan atasan luaran penuh warna. Merah dan pink menjadi koleksi warna utama dengan tujuan untuk mempopulerkan warna-warna ini di antara kedua jenis gender.



    Collection 21/22 “Avina”

    Setelah rehat sejenak pada tahun 2020, Jacqueline kembali merilis koleksi 21/22 terbarunya bernama “Avina” yang berkolaborasi dengan seniman Swiss, Tobias Gutmann. Terinspirasi oleh bayi mereka —Aviel & Mina, koleksi ini menceritakan bagaimana mereka menghabiskan banyak waktu di tempat tidur dengan bayi mereka yang baru lahir selama lockdown COVID-19 pada tahun 2020.



    Desain koleksi ini didorong oleh cerita sebelum tidur, hasrat dan kecintaan mereka terhadap para bayi, kenangan mimpi buruk masa kecil, serta harapan untuk masa depan anak-anak mereka Aviel dan Mina (Avina). Semua diwujudkan dalam koleksi dengan motif dan bentuk serangga serta buaya, siluet dan cetakan dari gambaran ekspresif Tobias yang dikembangkan Jacqueline menjadi sebuah bahasa cinta yang baru. Psstt, seluruh koleksi terbarunya juga tak lepas dari detail dan desain gaya khas Jacqueline itu sendiri—gender neutral.









    Selengkapnya koleksi 21/22 “Avina” oleh Jacqueline Loekito:




    Congrats!





    ( Astriana Gemiati / Image: Dok. Jacqueline Loekito, Dok. Instagram )