Lifestyle

7 Tips Decluttering yang Mudah & Cocok untuk Pemula

  by: Giovani Untari       19/8/2021
  • Kebiasaan membeli sesuatu, menyimpan, dan tidak menggunakannya lagi membuat banyak barang menumpuk di sekitar kita.

    Kali ini ayo kita mulai melakukan decluttering! Ready to be next Marie Kondo, dear?




    Sering mengalami momen kamu kesulitan mencari tempat untuk menyimpan sesuatu lantaran lemari atau kotak penyimpanan yang biasa digunakan sudah penuh? Ini adalah tanda awal kamu harus mulai melakukan decluttering!

    Pada dasarnya aktivitas satu tak sesulit yang kita bayangkan kok. Bahkan decluttering membawa banyak dampak positif seperti menghilangkan stres, mengalihkan pikiran dari hal negatif, dan pastinya membuat area rumah lebih rapi dan bersih.


    Masih ragu? Ini dia sejumlah decluttering hacks yang bisa kamu coba:


    1. Tentukan areanya

    Dengan cara ini kamu akan lebih fokus saat melakukan decluttering. Kamu bisa mulai dari area rumah yang paling membutuhkan perubahaan seperti: kamar tidur, lemari pakaian, kamar mandi, dapur, atau ruang kerja.

    Sedikit tips, selesaikan decluttering di satu area rumah terlebih dahulu, baru lanjutkan ke area lainnya. Trik ini membantu agar kamu tidak terlalu merasa kelelahan.


    2. Siapkan beberapa kotak

    Hal esensial saat akan melakukan decluttering adalah menyiapkan beberapa kotak untuk menampung barang declutter. Bagi kotak tersebut ke beberapa kategori seperti: kotak khusus barang yang masih bisa diperbaiki, didonasikan, di-recycle, barang yang tidak sesuai tempatnya, dan yang sebaiknya dibuang




    3. Mulailah memilih barang yang benar-benar penting

    Pilih mana barang yang paling penting dan sering kamu gunakan. Letakkan barang tersebut di area yang bisa dijangkau. Singkirkan juga barang yang sudah rusak, expired, dan tidak bermanfaat. Sedangkan barang yang masih dalam kondisi baik namun jarang terpakai bisa kamu donasikan, jual kembali, atau berikan kepada orang lain.


    4. Letakkan satu kotak khusus untuk menyimpan barang tertentu

    Mari namai kotak ini sebagai “Maybe Box”. Isi Maybe Box dengan barang yang kamu anggap sewaktu-waktu bisas diperlukan atau merasa sayang untuk dibuang. Letakkan kotak tersebut dari jangkauanmu selama tiga bulan. Jika dalam tiga bulan tidak ada barang yang digunakan dari Maybe Box, maka saatnya mengucapkan selamat tinggal pada semua barang di kotak tersebut.




    5. Lakukan decluttering secara lebih rutin

    Atur jadwal melakukan decluttering setiap sebulan sekali agar rumah selalu rapi, bersih, dan memiliki lebih banyak ruang. Setelahnya cobalah untuk menambah intensitas melakukan decluttering seperti menjadi dua minggu atau seminggu sekali saat weekend. Semakin sering melakukan decluttering tentu saja akan semakin baik!



    6. Jangan beli wadah / organizer baru sebelum barang dirapikan

    Saat hendak melakukan decluttering kita pasti ikut semangat membeli beberapa organizer, sekat pemisah, atau wadah penyimpanan. Tujuannya agar barang terlihat lebih rapi. Tapi sebaiknya kita membeli barang tersebut setelah selesai melakukan decluttering agar bisa disesuaikan dengan jumlah barang yang tersisa.


    7. Bijak saat membeli sesuatu

    Just because there’s empty space, doesn’t mean you have to fill it! Jadi setelah decluttering bukan berarti kamu punya alasan untuk membeli banyak barang baru. Belilah barang yang benar-benar kamu butuhkan serta gunakan. Jangan lapar mata saat membeli sesuatu, supaya barang yang dibeli sungguh bermanfaat dan tidak berakhir menjadi sampah.




    (Giovani Untari / Images: Dok. RODNAE Productions from Pexels, Karolina Grabowska from Pexels, cottonbro from Pexels)