Better You

17 Hal yang Wajib Diketahui Para Perempuan Sebelum Donor Darah

  by: Giovani Untari       23/8/2021
  • Melakukan donor darah adalah suatu hal yang sebaiknya kita lakukan apabila kita bisa melakukannya.

    Bayangkan di luar sana ada begitu banyak orang yang memerlukan bantuan darah, girls! Donor darah yang kita berikan tentu saja bisa ikut membantu menyelamatkan kehidupan lainnya. 

    Namun jika kamu belum pernah melakukan donor darah sebelumnya, tentu saja akan ada banyak pertanyaan terkait dengan aktivitas satu ini (seperti: ‘Apakah saya boleh berdonor darah saat menstruasi?’, ‘Apa saja persyaratannya?, ‘Apa kita boleh kembali bekerja setelahnya?’ dsb).




    Jadi Cosmo bertanya pada Ebony Dunkley, seorang suster senior di NHS Blood & Transplant tentang segala informasi wajib diketahui oleh para perempuan sebelum mereka melakuan donor darah.



    1. Apakah saya bisa melakukan donor darah saat menstruasi?

    “Anda tentu bisa melakukan donor darah meski saat menstruasi, tetapi jika Anda sedang berada di fase heavy period maka sebaiknya Anda tidak melakukannya,” terang Dunkley.

    “Itu karena segala bentuk dan tindakan yang membuat seseorang kehilangan darah (termasuk donor darah), dapat ikut mengurangi kadar zat besi dalam tubuh. Hal ini berpotensi membuat Anda merasa sakit atau tidak enak badan dalam kurun waktu tertentu. Apabila Anda juga sedang melakukan pemeriksaan medis, sebaiknya Anda menunggu hingga hasilnya keluar.”


    Dunkley menambahkan, “Anda juga harus waspada apabila siklus menstruasi terlambat (bukan karena kehamilan) sebelum donor darah. Jika saat ini Anda sedang mengonsumsi obat resep dokter karena gangguan menstruasi (seperti nyeri haid yang menyakitkan atau siklus haid yang terlalu deras dalam jangka waktu yang lama), maka Anda juga harus mengatakan hal ini kepada petugas sebelum membuat janji untuk donor darah.”


    2. Berapa banyak darah yang akan diambil?

    “Selama donor darah petugas medis akan mengambil sekitar 470 ml darah, di mana ukuran tersebut kurang dari sekitar setengah liter darah Anda.”


    3. Apakah semua golongan darah bisa melakukan donor darah?

    “Semua golongan darah tentu saja bisa melakukan donor darah dan kami selalu membutuhkan golongan darah yang berbeda setiap harinya. Tapi tentu akan ada momen di mana kami lebih membutuhkan darah dari golongan yang lebih langka seperti O Negatif dan B Negatif. Bila Anda masih belum mengetahui apa golongan darah yang dimiliki, Anda bisa mengetahuinya setelah melakukan donor darah.”


    4. Seberapa sering kita bisa donor darah?

    “Di Inggris para perempuan bisa mendonorkan darahnya setiap 16 minggu sekali (atau sekitar 3 kali dalam setahun). Sedangkan pria bisa donor darah setiap 12 minggu sekali karena mereka memiliki kadar hemoglobin lebih banyak di dalam darahnya.”



    5. Apakah ada tes tertentu yang harus saya lakukan sebelum donor darah?

    “Saat melakukan perjanjian, para staf akan melakukan penilaian apakah Anda layak donor darah atau tidak pada hari tersebut. Sebagai gambaran Anda juga bisa terlebih dahulu mengunjungi Blood.co.uk dan menjawab pertanyaan dari NHS Blood and Transplants untuk mengetahui apakah Anda bisa melakukan donor darah.”


    6. Apakah saya bisa mengetahui proses selanjutnya setelah darah saya didonorkan?

    “Setelah donor darah, biasanya Anda akan langsung mendapat pesan singkat yang memberitahukan ke rumah sakit mana darah Anda akan didistribusikan.”


    7. Adakah kondisi kesehatan tertentu yang membuat seseorang tidak bisa donor darah?

    “Meski semua orang pada dasarnya bisa melakukan donor darah, tetapi ada beberapa aturan yang membatasinya. Seperti kondisi kesehatan tertentu, obat-obatan yang dikonsumsi, serta apakah Anda baru saja pergi ke luar negeri, atau baru saja menerima vaksin COVID-19. Anda bisa mendonorkan darah apabila memenuhi syarat seperti: dalam keadaan sehat dan fit, memiliki berat badan di kisaran 50 – 160 kg, berusia 17 – 66 tahun, (atau berusia 70 tahun ke atas dan tercatat sudah melakukan donor darah selama dua tahun terakhir). Apabila Anda dalam kondisi underweight, hamil, sedang menjalani program bayi tabung, pengobatan tertentu, atau sebelumnya menerima donor darah, maka Anda tidak bisa melakukan donor darah.”


    8. Apakah donor darah bisa menyebabkan saya mengalami anemia?

    “Ya, tapi itu jika Anda melakukan donor darah terlalu sering. Kadar hemoglobin (protein yang berada di sel darah merah Anda) jelas berbeda-beda setiap orang. Pria biasanya memiliki kadar yang lebih tinggi dibanding perempuan, sebab perempuan mengalami menstruasi. Tapi kami biasanya menetapkan standar yang tinggi karena ingin memastikan kadar hemoglobin Anda tidak turun di bawah angka normal setelah donor darah.”


    9. Apa yang sebaiknya saya makan dan minum sebelum donor darah?

    “Makanlah seperti biasanya sebelum donor darah untuk membantu kadar gula darah dalam tubuh Anda tetap stabil. Ini adalah hal yang sangat penting untuk mencegah Anda merasa pusing setelah donor darah. Mengonsumsi snack sebelum donor darah juga bisa membantu menjaga kadar gula darah. Pastikan makanan yang dikonsumsi kaya akan kandungan zat besi contohnya daging dan sayuran hijau. Zat besi akan membantu Anda tetap merasa sehat selama dan setelah donor darah. Jangan lupa untuk mengonsumsi banyak cairan sebelum donor darah agar Anda tidak mengalami dehidrasi.”





    10. Apakah saya boleh minum alkohol sebelum donor darah?

    “Kami merekomedasikan Anda untuk tidak mengonsumsi alkohol di hari H donor darah. Sebagian dari darah yang akan Anda donorkan mengandung air. Cairan yang hilang selama donor darah bisa menyebabkan menurunnya tekanan darah dan berpotensi membuat Anda merasa pusing bahkan pingsan. Untuk mencegah hal ini terjadi, sebelum donor darah kami akan menyarankan Anda terlebih dahulu minum air sebanyak 500 ml. Sangat penting untuk menghindari alkohol sebelum dan sesudah donor darah karena alkohol menyebabkan dehidrasi dan memperlambat proses penyembuhan Anda.”


    11. Apakah saya boleh berolahraga sebelum / sesudah donor darah?

    “Hindari segala olahraga yang terlalu berat atau melakukan latihan angkat beban sebelum dan setelah melakukan donor darah. Buatlah tubuh beristirahat sejenak untuk memberinya kesempatan ‘mengisi ulang’ cairan yang hilang sehabis donor darah. Cara ini akan membantu Anda terhindar dari rasa pusing. Olahraga ringan seperti berjalan kaki bisa menjadi opsi apabila Anda ingin tetap berolahraga. Tetapi pastikan Anda melakukannya saat sudah merasa sehat dan terhidrasi penuh.”


    12. Berapa lama proses donor darah?

    “Seluruh proses akan memakan waktu sekitar satu jam.”


    13. Apa makanan yang sebaiknya saya konsumsi setelah donor darah?

    “Anda diperbolehkan mengonsumsi paling tidak dua minuman dan snack sebelum keluar dari tempat donor. Ini membantu membuat tubuh terhidrasi kembali dan menjaga gula darah Anda tetap stabil. Setelah pulang dari tempat donor darah, Anda bisa makan dan minum apapun seperti biasanya. Penting untuk mengonsumsi makanan yang sehat agar menggantikan zat besi yang hilang saat donor darah.”


    14. Apakah saya boleh melakukan seks paska donor darah?

    “Seperti pernyataan di atas, kami menyarankan Anda untuk tidak melakukan aktivitas yang intens selama beberapa jam setelah donor darah, termasuk seks.”



    15. Apakah saya boleh kembali bekerja setelah mendonorkan darah?

    “Untuk menjaga kondisi tubuh Anda tetap sehat setelah sesi donor darah, Anda harus beristirahat selama 30 menit setelahnya. Anda pun harus makan dan minum sesuatu sebelum keluar dari tempat donor darah. Setelahnya, Anda bisa kembali bekerja secara normal. Namun hindari melakukan aktivitas berat dengan tangan yang darahnya diambil. Hindari juga mandi dengan air panas setelah donor darah.”


    16. Adakah efek samping lainnya yang bisa saya rasakan saat donor darah?

    “Umumnya orang merasa baik-baik saja setelah donor darah. Tapi beberapa orang mungkin akan merasa ingin pingsan, pusing, berkeringat, gemetar, bahkan mual. Jika mengalami hal tersebut, Anda harus segera berbaring dan beristirahat sampai tubuh merasa membaik. Jangan lupa minum banyak cairan. Memar yang ada di tangan Anda biasanya akan menghilang seiring berjalannya waktu. Anda bisa kembali menghubungi petugas apabila mengalami gejala lainnya.”


    17. Apakah saya bisa melakukan donor darah apabila sering melakukan seks dengan banyak orang?

    Sejak Juni 2021, peraturan di Inggris mengalami perubahan agar proses donor darah berjalan lebih adil. Sekarang aktivitas seksual apapun tidak memengaruhi proses donor darah seseorang.




    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan UK / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Giovani Untari / Ed. / Images: Karolina Grabowska from Pexels, Lucas Oliveira from Pexels)