Better You

Ini 3 Dampak Buruk Kurang Minum Air Putih!

  by: Giovani Untari       31/8/2021
  • Percaya atau tidak, beberapa permasalahan kesehatan seperti: sakit kepala, pusing, masalah usus, serta rasa lelah bisa disebabkan oleh satu masalah yang sama yaitu DEHIDRASI.

    Menurut sebuah riset, terdapat kaitan yang erat antara kurangnya cairan dalam tubuh dengan kinerja fisik, kognitif, fungsi pencernaan, ginjal, jantung, sakit kepala, masalah kulit, dan lainnya.




    "Air memegang peranan penting agar sistem tubuh mampu bekerja secara normal. Kekurangan cairan dapat menyebabkan seseorang mengalami diare, masalah pada buang air kecil, muntah, bahkan diabetes mellitus. Asupan kadar air harian yang buruk juga memicu terjadinya dehidrasi. Dan saat seseorang mengalami dehidrasi yang cukup parah, ini dapat terjadi secara berkelanjutan. Tubuh yang terus menerus kekurangan cairan akhirnya ikut berdampak pada sistem kerja tubuh yang memburuk," ujar Dr Basavaraj Kuntoji, seorang dokter penyakit dalam di Manipal Hospitals, India.




    Nutrisionis sekaligus Holistic Wellness Coach, Karishma Shah menambahkan, "Kombinasi kimia antara hidrogen dan oksigen sangat penting untuk fungsi sistem kerja tubuh dan pergerakan fisik seseorang. Setiap sel, jaringan, dan organ dalam tubuh membutuhkan air untuk terus bekerja sesuai fungsinya. Air juga membantu menjaga suhu tubuh, membuang sisa racun, dan pelumas yang ada di dalam sendi kita. Faktanya, banyak orang yang percaya bahwa air putih bisa digantikan dengan cairan lainnya seperti kopi, teh, jus dan ragam minuman lainnya, padahal hal tersebut tidaklah benar. Mengganti air putih ke cairan lain, justru bisa membuat tubuh jadi semakin dehidrasi."


    Tubuh selalu mencoba memberitahu kita apa yang tengah mereka rasakan dengan memberi sinyal agar kita kembali ke pola hidup yang tepat. Tetapi kita terkadang sering mengabaikan sinyal tersebut.

    Ini dia sejumlah masalah kesehatan yang sering kita rasakan apabila kurang minum air putih dan mengalami dehidrasi. Let's find out:


    1. Masalah kulit

    Yup, tidak hanya memengaruhi organ dalam tubuh, kurang minum air putih dan dehidrasi juga berdampak pada area kulitmu. "Kulit kita merupakan organ tubuh terbesar dan kondisi kesehatannya bergantung pada proses regenerasi sel. Jika Anda kerap mengalami kulit kering, bersisik, pecah-pecah, serta breakout, bisa jadi karena Anda kurang minum air putih sehingga tubuh kesulitan membuang racun dalam tubuh," ujar Shah.





    2. Sulit buang air besar

    Air juga merupakan komponen yang esensial dalam sistem pembuangan tubuh. Saat tubuh terhidrasi, sistem pencernaan dan proses metabolisme pun akan berjalan lancar. Sebaliknya, jika kamu mengalami dehidrasi maka membuat proses pembuangan akan ikut terhambat sehingga kamu mengalami sembelit. 

    Tahukah kamu... jika metabolisme yang buruk karena kurangnya konsumsi air putih ternyata bisa membuat kita lebih cepat merasa lapar! Hal ini jelas akan ikut berdampak pada kenaikan berat badan. What~


    3. Peradangan dan kelelahan

    Karishma menambahkan, "Semua sistem di tubuh membutuhkan air, karena itu adalah kunci dalam mengatur dan menjaga keseimbangan tubuh. Kurangnya kadar air dalam tubuh membuat kita merasa lelah, cepat capek, dan lesu. Di saat bersamaan, dehidrasi juga membuka jalan tubuh mengalami dan merasakan adanya peradangan entah itu karena alergi, nyeri sendi, gatal-gatal, dan penyakit radang sistem pencernaan. Sel tubuh manusia juga butuh air agar terus berkembang dan bertahan. Jumlah sel tubuh yang kurang memadai dapat menyebabkan masalah kesehatan serius."



    Menurut Dr Kuntoji, tanda lainnya seseorang mengalami dehidrasi dan kekurangan air putih adalah munculnya rasa haus yang berlebihan, bibir pecah-pecah, lidah terasa kering, urin yang berwarna gelap, produksi urin yang menurun, serta pusing. Di sisi lain, dehidrasi juga menyebabkan masalah kesehatan serius seperti gangguan kesadaran, peningkatan denyut jantung, penurunan tekanan darah, mata terasa cekung, elastisitas kulit yang menurun.




    (Artikel ini disadur dari Cosmopolitan India / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih Bahasa: Giovani Untari / Ed. / Images: Dok. Daria Shevtsova from Pexels, Steve Johnson from Pexels, Karolina Grabowska from Pexels, Alex Azabache from Pexels).