Lifestyle

Tendangan dari Langit: Garapan Apik dari Padang Bromo

  by: Redaksi       5/9/2011
  • “Saya pilih Indonesia untuk piala dunia.” - Wahyu

    Merasa berhasil me-recharge diri Anda selama liburan kemarin? Hmm, selamat ya ladies, kini saatnya kembali beraktivitas layaknya hari-hari sebelumnya. Untuk mengisi keceriaan di awal minggu, ada baiknya Anda pergi dengan the girls, pasangan, atau pun rekan kerja ke bioskop terdekat dan memilih film Tendangan Dari Langit sebagai movie of the day. Film karya Hanung Bramantyo ini sedikit berbeda dengan film-film sebelumnya. Cukup ramai diperbincangkan akibat sering menelurkan tontonan dengan isu agama yang sensitif bagi beberapa orang, kini saatnya ia memberi “tendangan” baru dalam kancah hiburan yang mengusung olahraga bola kaki sebagai temanya.

    Film ini berkisah tentang Wahyu (Yosie Kristanto), seorang pelajar SMA di Desa Langitan, Jawa Timur yang sangat ingin menjadi pesepakbola handal. Dalam perjalanannya, usaha yang ia lakukan tidaklah mudah. Ditentang keras oleh sang ayah (Sujiwo Tejo), dimanfaatkan oleh pamannya sendiri (Agus Kuncoro), dijauhi oleh perempuan pujaannya (Maudy Ayunda) hingga akhirnya bertemu dengan pelatih Persema (Persatuan Sepak Bola Malang) yang kemudian malah membawanya berkenalan dengan dua orang pemain andalan yang tidak lain adalah Irfan Bachdim dan Kim Kurniawan. Mampukah Wahyu bersanding dengan mereka sesuai impian dan harapannya?



    Alur yang tertata baik, teknik pengambilan gambar yang pintar, soundtrack yang pas, dan akting segar yang amat natural dari para pemainnya menjadikan film ini tidak membosankan dari awal hingga akhir. Penggarapan apik berlatar keeksotisan alam Bromo betul-betul sukses membuat mata terkesima dengan alam Indonesia yang luar biasa. Cerdas, jujur, dan menghibur. Itulah tiga kata untuk “anak terbaru” sutradara muda berbakat ini.



    Selain itu, ketelitian Hanung dalam membaca event nasional memang berhasil mengangkat semangat para penggemar sepakbola yang sedang menaruh harapan besar terhadap tim sepakbola nasional untuk berlaga di kancah dunia pada world cup mendatang. So, film ini bukan hanya tentang cinta, semangat, atau pun Irfan Bachdim dan Kim Kurniawan. Namun lebih dari itu, Hanung jelas ingin agar Anda dan semua orang terus mendukung tim Indonesia untuk melangkah optimis dalam mencetak prestasi. Bravo! (Rengganis Parahita/FT/Image: dok. Google)