Lifestyle

Captain America : An Absolute Blast From a Retro Hero

  by: Redaksi       8/9/2011
  • The serum amplifies the inner qualities of its taker, as well as their physical attributes. Good becomes great... bad becomes worse.

    Bersiaplah untuk dibawa ke dalam nuansa Perang Dunia II yang penuh drama, bersama sutradara Joe Johnston selama 124 menit. Well, tidak seperti film superhero Marvel yang lebih mengutamakan aksi menggelegar, dalam Captain America: First Avenger, Anda akan disajikan sebuah film dengan pengembangan karakter dari seorang nothing menjadi pahlawan karismatik bernama Captain America. Pembangunan setting tahun 40an dalam film yang berdasarkan komik karya Joe Simon dan Jack Kirby ini sangat rapi dan detail, seperti desain pakaian dari Captain America yang dimodifikasi dari versi asli sehingga lebih mirip pakaian perang. Namun sayang terdapat banyak plot holes dan kurangnya pengembangan cerita. Padahal dengan eksplorasi yang lebih dalam, cerita film ini bisa jauh lebih menggigit. Anda akan tersenyum kecil dengan humor-humor yang cheesy, terutama seputar hubungan cinta antara Steve Rogers (Chris Evan) dan Peggy Carter (Hayley Atwell).

    Cerita Captain America bermula saat pemuda bertubuh kecil bernama Steve Rogers mencoba untuk mendaftar sebagai tentara angkatan darat Amerika Serikat. Namun karena berat badannya hanya 49kg, dan memiliki berbagai masalah kesehatan, ia berulang kali gagal melewati tes. Sampai akhirnya ia ditemukan oleh Dr. Erskine (Stanley Tucci), yang memprakarsai program Super-Soldier. Rogers kemudian diberikan serum yang membuatnya menjadi prajurit superkuat, lengkap dengan huge pecs dan killer abs. Dalam perjalanannya sebagai Captain America, Rogers kemudian akan berhadapan dengan Red Skull (Hugo Weaving), a nazi villain yang memimpin organisasi teroris bernama Hydra.



    Film blockbuster yang satu ini sangat layak ditonton, terutama jika Anda mengikuti seri-seri Marvel sebelumnya, dan apabila Anda menyukai film-film action adventure seperti seri Indiana Jones. Captain America menjadi salah satu chapter penting untuk persiapan film The Avengers yang akan rilis tahun 2012 nanti. The Avengers sendiri merupakan super team yang terdiri dari berbagai superhero Marvel, seperti Iron Man, Thor, dan Hulk (plus one fearless lady: Scarlett Johansson sebagai Black Widow). Yang pasti, Captain America akan menghibur Anda dengan elemen-elemen seru, seperti efek CGI yang sangat impresif, setting retro yang memukau, dan pemeran utama yang dreamy. Anda akan dibuat terkagum-kagum dengan transformasi bentuk tubuh Chris Evans. Jadi jangan ragu untuk menontonnya bersama pasangan di akhir pekan ya... (Calvin Hidayat/SL/DI/Image: dok. Google)