Fashion

Treatment Kecantikan Yang Sebaiknya Dihindari

  by: Redaksi       29/9/2011
  • Well, wanita memang ingin terlihat cantik dengan melakukan berbagai cara. Dimulai dengan rajin cuci muka hingga facial di salon. Tapi sebenarnya ada perawatan yang tidak harus Anda lakukan lho. Hindari treatment-treatment di bawah ini, teman.

     

    Laser Bukan Jawaban Yang Tepat



    Melakukan laser pada wajah merupakan beauty instant. Selain kulit yang halus, wajah akan terlihat bercahaya. Tetapi, apakah Anda pernah mempertimbangkan risikonya? Sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter yang ahli ya dear. Jika ternyata tahi lalat Anda merupakan kanker jinak, perawatan laser justru akan mengakibatkan hasil yang lebih parah. Lalu bagaimana dengan jerawat? Oke, laser dapat menghilangkan jerawat secara cepat dan sementara, tapi tidak bisa mencegahnya. Jerawat dapat dipastikan akan datang kembali dalam waktu satu atau dua minggu kemudian. Selain biaya yang mahal, treatment ini dapat membuat Anda menjadi ketergantungan.

    Solusi: Rajin membersihkan muka minimal dua kali sehari saat pagi dan sebelum tidur. Masker wajah dengan buah pepaya yang dipercaya memiliki banyak vitamin. Lakukan olahraga agar pori-pori pada wajah cepat terbuka dan mengeluarkan kotoran melalui keringat.

     

    Hindari Liposuction!

    Oh no ladies, bukan dengan cara melakukan operasi sedot lemak atau disebut liposuction. Cara ini hanya ditujukan bagi orang yang mengalami obesitas atau kelebihan berat bedan. Risiko melakukan liposuction yaitu pendarahan atau infeksi pada saluran pencernaan! Selain harus melewati prosedur yang cukup panjang, Cosmo tidak menyarankan untuk kesehatan Anda.



    Solusi: Anda bisa memiliki bentuk tubuh yang indah dengan melakukan olahraga yang disukai. Jogging dan thai boxing merupakan aktivitas yang dapat menurunkan berat badan dengan cepat, asalkan dilakukan secara teratur. Oh ya, menjaga pola makan dengan benar ialah kunci diet yang sehat.

     

    Suntik Vitamin C

    Banyak sekali wanita yang melakukan suntik vitamin C agar memiliki kulit yang putih dan halus bagaikan seorang model. Suntik vitamin C hanya diperlukan bagi orang yang megalami sakit flu atau demam untuk menjaga kekebalan tubuh. Tidak untuk kecantikan! Prof. Dr. Budhi Setianto, kardiolog RS Harapan Kita berujar bahwa suntik vitamin C dengan dosis tinggi mengakibatkan pembuluh darah mengeras dan sirkulasi darah terganggu. Akibatnya, peredaran darah tidak berjalan dengan lancar sehingga penyakit seperti gagal ginjal dan stroke dapat muncul. Anda tentu tidak menginginkannya kan?

    Solusi: Mudah saja, penuhi kulkas Anda dengan buah-buahan seperti jeruk, lemon, kiwi, dan apel, serta sayuran. Masker bengkoang juga membantu untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Jangan mudah percaya dengan sesuatu yang instant tetapi membahayakan kesehatan Anda ya! Be pretty and healthy! (Mahda/FT/Image: Dok Google)