Better You

Tiga Alasan Mengapa Pemecatan Bisa Terjadi

  by: Redaksi       29/9/2011
  • Mungkin Anda pernah mendengar cerita dari teman Anda yang kehilangan pekerjaannya begitu saja, tanpa alasan yang cukup jelas. Jika Anda penasaran mengapa seseorang bisa sampai dipecat, maka tak ada salahnya Anda mendengar pendapat dari Martha Finney, seorang Career Expert, seperti dilansir oleh Cosmo US. Penulis buku Money With Meaning: 42 Practical Ways to Discover Your Callin and Land Your Dream Job Now ini memberikan beberapa alasan mengapa seseorang bisa diberhentikan masa kerjanya yang walaupun dengan cara terhormat, namun tetap sajasih cenderung menyakitkan. Cegah hal itu, ladies!

    Perusahaan Anda Sedang Bermasalah



    Di saat perusahaan Anda memiliki banyak masalah, sehingga terpaksa diakuisisi atau bahkan dijual, dan ada seseorang kolega yang mampu melakukan pekerjaan jauh lebih baik, maka posisi Anda sekarang dalam perusahaan cukup berbahaya. Coba temui bos Anda untuk mengekspresikan keprihatinan Anda terhadap kondisi yang terjadi, dan berikan clue bahwa Anda masih memiliki banyak skill yang bisa membantu perusahaan. Setidaknya, jika Anda harus terpaksa di-PHK, Anda sudah mengetahui tanggal pastinya, sehingga bisa mencari pekerjaan baru as soon as possible.

    Anda Melakukan Kesalahan Besar



    Saat Anda membuat kesalahan fatal, hal pertama yang Anda ingin lakukan tentunya adalah meminta maaf sebesar-besarnya. Namun tindakan tersebut ternyata seringkali tak membantu masalah, malah tak jarang membuatnya semakin buruk. Tidak peduli seberapa tulus permintaan maaf Anda, hal tersebut tidak akan memperbaiki situasi yang sudah terjadi. Hal terbaik yang bisa Anda lakukan sebenarnya adalah meminta bantuan rekan Anda untuk meminimalisir kerusakan yang Anda sebabkan. Dengan begitu, Anda akan dilihat oleh atasan sebagai seseorang yang berani bertanggungjawab, dan mental seperti itulah yang sebenarnya dibutuhkan perusahaan.

    Tugas Anda Berkurang

    Jika Anda melihat tanggung jawab mulai perlahan-lahan diambil, cobalah untuk berbicara dengan bos Anda mengenai hal ini. Katakan dengan sopan bahwa Anda tetap ingin menjadi bagian penting dalam tim. Anda juga bisa menyebutkan berbagai prestasi yang dimiliki, sehingga Anda dapat mengingatkan kembali kontribusi yang pernah Anda buat. Seandainya saja Anda dipecat, setidaknya Anda tidak dikeluarkan dengan sia-sia, karena pernah memberikan banyak hal positif untuk perusahaan yang berguna untuk perjalanan karier Anda selanjutnya. (Calvin Hidayat/DI/Gambar: Dok.google)