Love & Sex

Katakan Ini Saat Sahabat .....

  by: Febrina       25/9/2012
  • A friend is someone who gives you total freedom to be yourself”, kata Jim Morrison. So, sesibuk apapun Anda, sempatkanlah waktu khusus untuk para sahabat, terlebih saat mereka sedang mengalami hal-hal tersulit dalam hidupnya. But, you must be more careful, ladies! Jangan sampai niat tulus ingin membantu, malah membuat keadaan menjadi lebih buruk hanya karena salah ucap. Well, agar hal itu tidak terjadi berikut Cosmo berikan bocorannya.

    Saat Dia Baru dipecat
    Don't Say: “Gimana kalau kamu melamar di bar saja, lumayan kan untuk membantu masalah finansial kamu.”
    Do Say: Calm down, dear! Ini berarti sudah waktunya kamu untuk mencoba sesuatu yang lebih menarik.”

    Katakan pada sahabat kalau, “Ketika satu pintu tertutup, pasti ada pintu lain yang akan terbuka,” kepada teman Anda agar ia bisa segera melewati masa-masa sulitnya. “Bagi beberapa orang, pekerjaan berhubungan erat dengan identitas. Maka tidak heran jika mereka akan merasa sangat kecewa saat dipecat,” jelas seorang psikolog dr. Cindy Nour. Berikan support kepada mereka dengan mengatakan bahwa kejadian ini akan memberikan kesempatan baginya untuk bisa mencoba hal-hal baru.



    Saat Dia Baru Putus Cinta
    Don't Say: “Kalau boleh jujur, saya sebenarnya memang tidak pernah suka dengan dia.”
    Do Say: “Saya tahu kok apa yang kamu rasakan saat ini. Putus cinta memang sangat menyakitkan, dear.”

    Tenangkan dia dengan mengatakan: “Hubungan kamu dengan dia boleh saja berakhir, tapi kan kalian masih bisa tetap menjaga hubungan baik.” Katakan juga bahwa apapun yang ia rasakan itu sangatlah wajar kok. Yang terpenting, Anda tetap berusaha untuk mengerti rasa kehilangan yang dia rasakan, namun jangan lupa ingatkan juga untuk mulai menata hari-hari baru yang sudah menanti.

    Saat Dia Banyak Hutang
    Don't Say: Oh, no – tidak punya uang adalah hal terburuk!”
    Do Say:Let's make a plan and get you back on track, dear!”

    Belas kasihan Anda tidak akan banyak membantu, darling! Lebih baik Anda membantu dia mencari pekerjaan, atau mencari financial planner, research tentang financial menagement atau mendorongnya untuk lebih fokus mengatur anggaran. Yakinkan dia bahwa apapun masalahnya, pasti akan ada jalan keluar.



    Saat Dia Depresi
    Don't Say: “Kamu hanya sedang mengalami hari yang buruk, darling.”
    Do Say: “Jika kamu mau, kamu bisa menceritakan apapun yang sedang kamu rasakan, dear. Saya akan dengan senang hati mendengarkannya.”

    Depresi merupakan masalah yang cukup serius, sehingga kebanyakan orang memilih untuk mencoba mengatasinya sendiri. Namun, sebenarnya mereka tetap membutuhkan bantuan teman-temannya. So, jika teman Anda sudah mulai menunjukkan gelagat aneh, seperti tiba-tiba menghindari untuk bersosialisasi dan terlihat sangat down atau terpukul, cobalah dekati dia dengan gentle dan mulai nasehati dia, tapi jangan terkesan menggurui ya.

    Saat Salah Satu Anggota Keluarganya Meninggal
    Don't Say: I'm sorry. Is there anything I can do?”
    Do Say: In this situation, nothing – cukup berikan dia pelukan yang menenangkan.”

    Tidak semua orang ingin mendengarkan ucapan “I'm so sorry'” saat sedang tertimpa musibah, kata Psikolog dr. Elizabeth Celi. “Terkadang mereka hanya butuh didengarkan. Biarkan teman Anda tahu bahwa Anda stand by kapanpun dia membutuhkan Anda. That's what friends are for, ladies! (Febrina/SW/Image:Photodisc/ThinkStock)