Better You

Manfaat Air Kelapa Untuk Tubuh Anda

  by: Redaksi       20/9/2013
  • Bukan hanya sebagai penghilang dahaga atau amunisi perawatan kecantikan para wanita, kandungan air dalam buah tropis satu ini juga memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Apa saja ya?

    Infeksi Saluran Kemih
    Sayangnya, penderita penyakit ini banyak sekali dihadapi para wanita. No worries, dear... Air kelapa ternyata mampu membantu Anda membunuh bakteri yang menyebabkan infeksi saluran kemih. Minum air kelapa dua kali sehari, jika Anda juga menderita infeksi vagina. Namun ada baiknya jika Anda pun melakukan pencegahan penyakit ini dengan cara banyak minum air putih. Jangan pernah menahan buang air kecil, karena bakteri akan keluar melalui urin, dan selalu menjaga kebersihan daerah Miss Cheerful.

    Tetap Terhidrasi
    Dehidrasi dapat menyebabkan komplikasi kesehatan. Jadi, setiap kali Anda mengalami dehidrasi, segera minum air kelapa. Ini tidak hanya membuat Anda terhidrasi, tetapi juga mengeluarkan racun dari tubuh. Terlebih air kelapa mengandung semua elektrolit yang dibutuhkan tubuh, seperti sodium, potasium, klorida, kalsium, dan magnesium. Elektrolit ini bersama air minum memegang peran penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi terutama selama dan setelah kegiatan olahraga yang menguras keringat.



    Sistem Imun
    Air kelapa juga mengandung asam laurat (yang ditemukan dalam ASI). Fungsi asam ini adalah antimikroba, dan antibakteri. Jika air kelapa Anda minum secara teratur, hasilnya akan sangat baik untuk meningkatkan sistem imun tubuh dalam melawan berbagai virus dan penyakit.



    Penurunan Berat Badan
    Ini adalah salah satu manfaat kesehatan dari air kelapa yang tidak hanya berlaku untuk wanita, tetapi juga pria. Air kelapa - yang dikenal rendah kalori – dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Selain mengeluarkan racun dari tubuh, air kelapa juga membersihkan sistem dan mendorong oksigen dalam sel darah. Dengan begitu, air kelapa yang bebas lemak mampu menurunkan tingkat kolesterol LDL dan membakar timbunan lemak dalam tubuh. (Muhtar Rais/IR/Image: iStock/Thinkstock)