Lifestyle

Wanita Siap Jadi Fokus Utama dalam Film-Film kelas Oscar

  by: Redaksi       11/9/2015
  • Rangkaian film summer telah usai, kini Hollywood mulai bersiap-siap untuk rilis line-up film musim gugur yang biasanya diharapkan jadi andalan di ajang Oscar tahun depan. Cosmo memilih beberapa film di mana karakter wanita fearless jadi fokus utamanya. (Sahiri Loing / SW / Image: dok. Cosmo)


    Our Brand is Crisis

    Sebuah versi fiksi dari film dokumenter berjudul sama, Our Brand is Crisis berkisah tentang seorang konsultan politik, Jane “Calamity” Bodin (Sandra Bullock), yang ditarik dari masa pensiunnya untuk membantu kampanye seorang kandidat untuk memenangkan kursi kepresidenan negara Bolivia. A little trivia, karakter Bullock awalnya adalah pria (siap dibintangi George Clooney, yang kini produser) namun diubah atas request sang Miss Congeniality yang ingin melakoni karakter menantang. All Cosmo can say is, it’s been too long since Gravity...


    Sicario

    Siapa sangka sang mean fashionista dari Devil Wears Prada, Emily Blunt, kini sangat believable berperan sebagai action hero. Tahun lalu Blunt sudah membuktikannya saat membintangi Edge of Tomorrow bersama Tom Cruise, dan di Sicario aktris asal Inggris ini berperan sebagai agen FBI yang memiliki misi untuk membongkar perdagangan narkoba. Pemeran lainnya pun tak kalah “gahar”: Benicio Del Toro dan Josh Brolin. But for sho we’ll be cheering for the awesome Ms. Blunt!




    Suffragette

    Oh how lucky we are to be living in this era. Ada kalanya wanita tak punya hak untuk vote ataupun untuk memiliki properti, dan film Suffragette memaparkan kisah seorang buruh pabrik, Maud Watts (Carey Mulligan), yang menjadi salah satu pionir dalam menegakkan a woman’s right to vote di awal abad ke-20. Terdapat sedikit unsur Selma dalam film ini dan perlu di-mention juga kalau Suffragette adalah salah satu film “langka” yang pemeran serta tim utamanya semua diisi oleh wanita (termasuk sutradara, penulis, dan produser). Dilengkapi kehadiran Meryl Streep sebagai karakter feminis, Emmeline Pankhurst, dan juga Helena Bonham Carter, then you can bet this’ll be one of the strongest Oscar candidate.


    Carol

    Tampaknya Cate Blanchett tak pernah melakukan hal yang salah. Film-filmnya berkualitas dan performanya selalu menuai pujian, tak terkecuali film terbarunya, Carol, yang dapat review cemerlang saat diputar dalam sirkuit festival. Film yang digarap oleh Todd Haynes (Far from Heaven) ini berkisah tentang kisah cinta antara seorang wanita kaya dan sudah menikah, Carol Aird, dan seorang pegawai department store, Therese Belivet (Rooney Mara), dengan setting tahun 50an. Brilliant actresses, gorgeous setting, controversial love affair—yes, please!


    Room

    Selama ini Brie Larson sepertinya adalah salah satu “aset” tersembunyi Hollywood. Aktingnya di Short Term 12 banyak dipuji dan dinilai semestinya layak dinominasikan untuk Oscar. Well, maybe she’ll get it next year with Room. Film drama/thriller yang diadaptasi dari buku best-seller karangan Emma Donoghue ini berkisah tentang seorang anak kecil berusia lima tahun yang sejak lahir dibesarkan di sebuah ruangan kecil (yang disebut Room) bersama sang Ibu (Larson). Bagaimana mereka bisa terkurung di dalamnya? Just check out the movie, dear.




    Secret in Their Eyes

    Sudah cukup lama Julia Roberts absen dari dunia layar lebar, namun akhir tahun ini ia kembali dalam genre film yang bisa dibilang jarang dalam resumenya: thriller. Secret in Their Eyes diadaptasi dari film Argentina pemenang piala Best Foreign Picture dan berkisah tentang seorang polisi (Roberts) yang bertekad mengungkap pembunuh anak perempuannya. It’s very dark stuff, namun selain Roberts, karakter pendampingnya pun cukup mumpuni: Nicole Kidman dan Chiwetel Ejiofor. Can’t wait!