Better You

Mendambakan Hal Baru mesti Diimbangi dengan Inner Peace

  by: Adya Azka       15/9/2015
  • Senantiasa memiliki craving untuk memiliki hidup yang “baru”? Entah itu karier baru, lokasi baru, rumah baru, atau—gasp!—pasangan baru. Hmm, wajar sih sebenarnya, tapi sebelum pikiran Anda telanjur melayang kemana-mana coba deh resapi hal berikut ini.

    Novelty Excites Us
    Yup, sesuatu yang baru jelas adalah hal yang menyenangkan, bahkan terdapat area di otak kita (substantia nigra/ventral segmental area atau SN/VTA) yang khusus merespons pada stimuli yang orisinal yang pada gantinya akan memberikan reward dalam bentuk dopamine (the reward chemical). Namun novelty tersebut ternyata memang tak langgeng, seperti yang diungkap oleh Dr.Duzel. “Lambat laun, setelah hal baru tersebut jadi familiar, otak tak akan lagi memberikan ‘reward’ yang diinginkan,” ujar Dr. Emrah Duzel yang melakukan riset tentang fenomena tersebut. “Oleh karena itu kita akan kembali mencari sesuatu yang baru.”

    But Be Careful What You Wish For
    Menurut Jon Kabat-Zinn, pengarang buku Wherever You Go, There You Are, hal baru memang bagus (seperti belajar bahasa asing untuk mengaktifkan daya memori otak) tapi bila alasan di balik mengejar sesuatu yang baru bersifat negatif (walaupun “tujuan” Anda terbilang positif karena ingin merasa lebih bahagia) seperti kesal lantaran konflik atau kepenatan karena situasi hidup di kota besar, maka ada kemungkinan ke mana pun Anda pergi kondisi hidup Anda tidak akan berubah.





    Wherever You Go, There You Are
    Yang bermakna: Walaupun Anda pindah ke Lombok yang tenang pun untuk menghindari kepenatan atau kekesalan yang terpendam namun kerap perasaan atau tendensi yang Anda “pelihara” selama ini akan tetap terbawa ke lokasi baru Anda. Kebalikannya pun sama: bila Anda tergolong orang yang joyful maka berpindah-pindah ke lokasi yang berbeda pun tak akan membawa dampak yang negatif. So, solusinya: daripada terus fokus Anda ingin berada di mana, try to find peace in the present first. Setelah mendapatkan inner peace tersebut, go ahead, pindahlah ke lokasi mana pun yang Anda inginkan. Just remember, dear: wherever you go, there you are! (Sahiri Loing / SW / Image: julief514 / iStock / Thinkstock)