Career

Cara Mudah Membangun Reputasi di Kantor

  by: Silvya Winny       23/9/2015
  • Sudah tidak diragukan lagi kalau reputasi yang baik memegang peranan besar bagi pengembangan karier. Tidak sulit untuk membangun reputasi di kantor kok, cukup lakukan hal-hal di bawah ini dan karier akan segera meningkat!

     

    Hindari “Berisik” di Media Sosial



    Akun media sosial secara tidak langsung adalah gambaran pribadi Anda secara online. Tentu Anda tidak ingin terlihat seperti seseorang yang selalu mengeluh, kan? Alih-alih curhat, lebih baik gunakan media sosial untuk menyebarkan konten positif yang penuh inspirasi. Jika memang ingin mengeluh di media sosial, pastikan melakukannya dalam mode private.

     

    Tidak Datang Terlambat

    Datang tepat waktu juga penting untuk membangun reputasi yang baik di kantor. Tidak hanya menunjukkan kedisiplinan, tidak datang terlambat juga membuktikan komitmen Anda. Dengan begitu, rekan kerja dan atasan juga lebih percaya pada potensi yang dimiliki.

     

    Bahasa Tubuh yang Tegas dan Terbuka



    Percaya atau tidak, salah satu trik membangun reputasi yang baik adalah lewat bahasa tubuh. Bahasa tubuh yang tegas dan terbuka, seperti duduk atau berdiri tegak, tidak menyilangkan tangan, dan selalu berbicara dengan suara yang lantang, menunjukkan kalau Anda adalah seseorang yang percaya diri. Hal itu pada akhirnya akan berpengaruh pada reputasi Anda.

     

    Selalu Konsisten

    Satu hal yang menunjukkan kompetensi Anda di kantor adalah selalu bersikap konsisten. Hmmm, tetapi bukan konsisten melakukan hal yang buruk ya. Konsisten berarti Anda dapat menyelesaikan pekerjaan dengan kualitas yang baik dan menunjukkan kalau ingin selalu berkembang.

     

    Jangan Lakukan Jika Tidak Yakin

    Ladies, hati-hati menerima project yang diserahkan oleh atasan. Ini karena satu saja kegagalan dapat meruntuhkan reputasi. Lebih baik menolak dengan halus sebuah project yang Anda sendiri tidak yakin dapat menyelesaikannya. Jika memang tetap ingin melakukannya, jangan ragu untuk untuk berdiskusi dengan rekan kerja dan atasan. (Hana Devarianti/VP/Image: Warner Bros. Ent.)