Celebrity

Cerita di Balik Mewahnya Hidup Dorothy Wang

  by: Silvya Winny       15/9/2016
  • Tanggal 10 Agustus 2016 lalu di Kraton Residence Jakarta, Cosmo berkesempatan untuk bertemu Dorothy Wang dari reality show Rich Kids of Beverly Hills (RCOBH). Yes that Dorothy, dear! American TV personality yang kini memiliki lini sampanye dan perhiasan tersebut menyempatkan waktunya untuk berbincang-bincang bersama Cosmo dan beberapa wartawan hiburan Tanah Air. Simak wawancara seru Editor Cosmo Silvya Winny dan Vidi Prima dengan putri bungsu biliuner real estate keturunan Taiwan, Roger Wang tersebut. 

    Cosmo (C): Hi, Dorothy! Apa kabar?
    Dorothy Wang (DW): Hi semuanya. I’m good, thank you.

    C: Bicara tentang show RCOBH, apakah orangtua Anda mengatakan sesuatu tentang acara ini?
    DW:
    Tidak, karena mereka tahu jika acara itu tentang saya. Saya juga tidak menyembunyikan apapun, dan juga karena sebelumnya saya sudah lebih dulu terbuka di Twitter dan Instagram. I’m really open book and I think that my family has nothing to hide also.



    C: Apa yang membuat RKOBH berbeda?
    DW:
    Saya pikir ini seperti sebuah pelarian, fantasi, sebagian juga aspirational, tapi juga banyak orang dapat terhubung pada cerita kami. Ini tak sepenuhnya jauh dari kehidupan sehari-hari. Rasanya seperti melihat Anda atau sahabat, tapi di situasi  berbeda. Saya pikir juga orang ingin “melarikan diri” sejenak dari kehidupan, tapi juga ingin menyaksikan bagaimana orang secara jujur melalui hidup mereka.

    C: Apa itu “privasi” menurut pandangan Anda?
    DW:
    Ketika memulai show, salah satu hal yang saya tanyakan pada diri sendiri adalah, “Apakah oke jika orang-orang tahu semua yang saya lakukan?” For some reasons, I never value my own privacy. Saya tak tahu mengapa, saya cuma tidak begitu peduli dengan hal itu. Saya biarkan orang tahu saya sedang ada di mana, mengenakan apa, berteman dengan siapa, dan saya senang membagi hal itu. Awalnya memang berat karena beberapa kerabat tidak menginginkan saya berada di TV, dan saya mengerti itu. Tapi semakin dewasa, saya sadar jika tak semua orang seperti saya. Mereka ingin menjadi anonymous dan saya harus menghormati keputusan mereka. Jika itu melibatkan orang lain dan mungkin mereka tidak mau dunia mengetahuinya, maka saya akan membuatnya lebih privat.

     

     

    In honor of summer starting, here’s a classic #TBT of our fav #RichKids and crew!

    A photo posted by #RichKids of Beverly Hills (@richkidsofbh) on

     

    C: Apakah Anda memang telah berteman sebelumnya dengan para pemain RKOBH atau baru kenal saat proses shooting?
    DW:
    Lucu rasanya jika banyak orang mengatakan jika saya dan para pemain di show melalui proses casting. Padahal saya dan Morgan (Stewart) sudah saling kenal sejak kuliah di USC. Saya kenal Jonny (Drubel) sejak 19 tahun. EJ (Earvin) Johnson) sudah saya kenal sejak 4 tahun lalu dan saya kenal Brendan (Fitzpatrick) sejak lama, mungkin saat saya berusia 18 atau 19 tahun. Jadi kita memang telah berteman  sebelumnya dan kami memiliki teman yang lainnya di lingkaran yang berbeda.

    C: Anda melihat show ini sebagai ajang personal branding?
    DW:
    Saya pikir ya. Saya sendiri ingin memiliki kerajaan bisnis dari beberapa hal yang sangat disukai dan mampu mengantarkannya kepada penggemar dengan menggunakan show untuk membangun brand.

    C: What is the funnest part on the show?
    DW:
    Saya suka traveling dan mengeksplorasi banyak tempat. Jadi saya suka ketika hal itu terjadi di show – dan tentunya ketika kami semua tidak bertengkar selama trip, haha!
    Saya juga suka di musim ini saat pernikahan Morgan dan Brandon karena mereka adalah generasi pertama yang menikah di lingkaran pertemanan kami. Sungguh sebuah event yang magical untuk dapat melihat pernikahan teman.



    C: Apa hal yang paling berkesan dalam show?
    DW:
    Saya rasa yang paling berkesan adalah fakta bahwa saya memiliki living album mengenai pengalaman saya bersama teman-teman yang bisa saya tunjukkan kepada keluarga dan anak-anak. Di setiap musim selalu ada moment berkesan yang terjadi.

    C: Orang-orang hanya tahu bagian glamor dari hidup Anda. Tapi seperti manusia lainnya, tentu Anda memiliki masalah. So how do you handle problems in real life?
    DW:
    Saya rasa sama saja seperti orang lain saat menangani masalah – kadang saya menangis, kadang saya… tak peduli, kadang saya marah. Saya juga bicara dengan keluarga dan sahabat, atau kadang saya cuma ingin sendirian. Walaupun saya hidup dalam “backdrop” yang amat sangat glamor, tapi masalah yang kami lalui dan yang orang lain hadapi juga sama, and we’re related to that.

    C: Apa arti social media bagi Anda?
    DW:
    Social media seperti bagian dari diri saya, untuk generasi kita pun begitu. Ini benar-benar mengubah semuanya, orang-orang bisa menciptakan karier dan bisnis mereka, seperti saya yang memiliki TV show karena social media saya. Semua orang pun sekarang bisa menjadi bos untuk diri mereka sendiri, mereka bisa menjual sesuatu di social media, atau menjadi model yang ditemukan dari social media, membangun brand, dan memulai bisnis kecil mereka.

    C: Apps that you can’t live without...
    DW: Pertama Waze – saya sangat buruk ketika mengarahkan jalan, haha! Mungkin karena saya anak paling kecil dan kakak saya yang selalu menunjukkan jalan karena saya duduk di belakang mobil. Kedua, Postmade untuk mengantarkan makanan. Ketiga, Uber – aplikasi ini sangat mengubah semuanya. Dan tentunya Snapchat. (Vidi Prima / SW / Image: doc. Cosmopolitan Indonesia)

     

    BACA JUGA:

    8 Selebriti Pecinta Kalung Choker

    Selebriti Hollywood Ini Juga Keranjingan Pokemon Go

    5 Selebriti Inggris Terkaya (di Bawah 30 Tahun)

    5 Pasangan Selebriti yang Makin Mesra