Beauty

Kosmetik Halal: Tren atau Kebutuhan?

  by: Arinda Christy       20/9/2016
  • Perawatan kulit dan makeup terus dikembangkan tak hanya demi mempercantik wanita, namun juga membuat tiap individu merasa nyaman akan dirinya. Akan tetapi, apa jadinya jika komposisi yang dikandung tak sesuai dengan jati diri dan keyakinan mereka?

    Tentu hal ini malah justru meresahkan dan kurang sejalan dengan tujuan awalnya. Inilah mengapa kosmetik halal akhir-akhir ini menjadi wacana yang layak untuk disimak, terutama di kalangan para muslimah pemerhati kecantikan.

    Tak hanya berlabel aman untuk digunakan, berbagai merk skincare dan tata rias kini menjamin produknya bebas dari komposisi yang diharamkan oleh Islam seperti alkohol dan hewan-hewan tertentu. Beberapa perempuan yang meyakini bahwa bahan terlarang tersebut tak boleh sampai terserap ke dalam tubuhnya lewat kulit tentu menyambut bahagia tersedianya kosmetik halal tersebut.



    Apalagi di Tanah Air kita, badan MUI (Majelis Ulama Indonesia) sudah melansir sebuah aplikasi smartphone nan canggih untuk masyarakat yang ingin mengecek kehalalan sebuah produk. Di luar negeri, kosmetik halal mulai diakui dan mendapatkan tempat di hati banyak orang tak terkecuali bagi non-muslim sekalipun mengingat komposisinya yang terbukti baik dan tidak membahayakan kesehatan.

    Sebaliknya, sekelompok orang-orang juga tak nampak mengikuti tren ini meski mungkin tertarik. Asalkan cocok dan bisa memunculkan hasil berupa wajah mulus yang didambakan, sudah cukup bagi mereka. Seperti halnya sejumlah perawatan kulit asal Korea, kiblat kecantikan di benua Asia, dengan kandungan kolagen yang diekstrak dari kulit babi dan dipercaya dapat menjadikan wajah lebih halus, kencang, dan awet muda oleh para penggunanya.




    Namun Cosmo percaya bahwa selama ada kebutuhan akan kosmetik yang terpercaya serta sesuai dengan syariat agama, bukan mustahil kosmetik halal yang tadinya hanya sebuah tren akan menjadi fenomena tetap yang senantiasa dicari. Bagaimana menurut Anda?

    (Melur Pinilih. Foto: Yulia Grigoryeva/ShutterStock/ClickPhotos)